Lalampa Toboli yang Gurih di Parigi Sulawesi Tengah

Lalampa Toboli, Ramahtraveler.com – Apa yang terlintas saat mendarat di Kota Palu Sulawesi Tengah? Kalau saya penasaran dengan makanan tradisional, kuliner khas Sulawesi Tengah. Berasa ada yang kurang kalau tidak merasakan apa yang sehari-hari masyarakat Sulawesi Tengah makan. Pingin tau juga sejarah/asal-usul Lalampa, berasal dari mana, apa bahan/resep-nya, beli dimana.

Bertanya-tanya dan mencari di mesin pencarian google, saya mendapatkan nama ‘Lalampa’. Banyak tersedia di warung-warung yang ada di Toboli, Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Oleh karenanya dikenal dengan nama Lalampa Toboli.

Sebenarnya banyak sekali kuliner khas Sulawesi Tengah, namun kali ini kita bahas Lalampa asal Toboli dulu ya. Saya baru saja dari Parigi, Kabupaten Parigi Moutong. Jadi sayang sekali kalau tidak membahas ini dan berbagi pengalaman dan rasa menikmati gurih dan harumnya aroma Lalampa.

Mau ke Parigi ? Bisa baca ini:
* Info Lengkap: Hotel dan ATM di Parigi Sulawesi Tengah

Peta lokasi Toboli Parigi Sulawesi Tengah
Toboli (Pin merah) di Parigi Utara, Sulawesi Tengah. Di ujung dalam teluk Tomini.
Toboli
Peta Toboli di Parigi Utara, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Lalampa di Toboli, Parigi Moutong SulTeng

Ada banyak warung yang menyajikan Lalampa di Toboli. Kamu bisa pilih mana saja yang kamu lihat cocok dan nyaman untuk duduk-duduk. Semuanya warung tradisional dan terbuka dengan meja kayu panjang dan kursi plastik.

Warung yang kami datangi berada di pojokan Jalan Parigi Palu dan jalan Trans Sulawesi. Kalau dari arah Palu, warungnya berada di pojok kanan. Terlihat lebih ramai, jadi kami memutuskan untuk mencoba di warung tersebut saja.

Warung Lalampa Toboli Parigi Sulawesi Tengah
Kami mampir di Warung yang di pojok persimpangan. (Foto: Google Map)

Di warung ini kita bisa melihat proses pembuatan Lalampa. Jadi bisa mengenal lebih dekat lagi apa itu Lalampa. Itu yang dikatakan kawan kami dari Palu yang sering bepergian melalui jalan ini ke Parigi.

Dan benar saja, tidak lama dari kami duduk, seorang lelaki yang keluar dari bagian belakang langsung menawarkan kami untuk melihat proses pembuatan Lalampa di bagian belakang warung.

Bagian belakang sepertinya adalah rumah pemilik warung. Di terasnya ada 2 ibu-ibu yang melipat-lipat ujung daun pisang lalampa lalu menusukkan lidi untuk menutup bagian ujung tersebut. Di sini adalah pembungkusan Lalampa dengan lapisan luar daun pisang kedua. Sama seperti lemper yang ada 2 lapisan daun pisang juga.

Lalampa Toboli - Parigi Utara - Parigi Moutong - Sulawesi Tengah - Yopie Pangkey - RamahTraveler - 6
Bungkus pertama daun pisang.

Di bagian dalam 1 meja ukuran besar yang diatasnya ada beras ketan yang sudah dikukus dengan santan dan ditutup daun pisang untuk menghindari serangga yang datang. Kemudian ada beberapa nampan berisikan daging ikan cakalang yang sudah digiling dan ditumis.

Harum daging cakalang giling dan tumis serta harum daun pisang sudah terasa dari saya melewati pintu rumah.

Dalam satu hari mereka bisa produksi ribuan lalampa untuk didistribusikan ke warung-warung lain di sekitarnya. Sebagian dikirim ke Palu dan sebagian berdasar pesanan pelanggan atau wisatawan yang mampir.

Lalampa Toboli - Parigi Utara - Parigi Moutong - Sulawesi Tengah - Yopie Pangkey - RamahTraveler - 2
Setelah dilapisi bungkus kedua daun pisang, Lalampa siap dipanggang.

Selesai melihat dan memotret proses pembuatan Lalampa Toboli, saya kembali kedepan. Makan beberapa Lalampa dan sesekali menyeruput kopi hitam yang hangat.

Panas siang hari saat itu tidak terlalu kami rasa dan pedulikan. Kenikmatan Lalampa Toboli ini sanggup membuat kami lupa dengan rasa lelah sehabis hunting foto di beberapa spot di seputaran Parigi.

Segelas kopi hitam benar-benar jadi pelengkapnya. Rasa ‘strong’ kopi berpadu dengan gurihnya ketan dan ikan cakalang dalam Lalampa Toboli. Ditambah dengan aroma wangi daun pisang yang menjadi bungkusnya. Benar-benar suasana siang hari yang sempurna.

Membayangkan suasana pagi atau sore di Toboli, menikmati Lalampa Toboli sebelum kembali ke Palu. Sarapan Lalampa Toboli dan segelas kopi. Nikmatnya sama tetapi mungkin suasananya saja yang berbeda.

Lalampa dan Kopi - Yopie Pangkey - RamahTraveler - 3
Lalampa dan Kopi.

Resep Lalampa Toboli

Saat sampai di rumah saya pensaran dengan bahan/resep Lalampa Toboli ini. Di bawah ini adalah resep Lalampa Toboli hasil dari pencarian di berbagai sumber artikel.

Berikut ini komposisi bahan dan bumbu untuk membuat Lalampa. Kamu bisa sesuaikan jumlahnya sesuai dengan keinginan.

Bahan:

500gram beras ketan, rendam 2 jam
400 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1 sdt garam
daun pisang untuk membungkus
3 sdm minyak untuk mengoles daun pisang
1 lembar daun pandan yang dipotong-potong

Cakalang tumis untuk isi - Yopie Pangkey - RamahTraveler - 5
Cakalang tumis untuk isi.

Isi:

250 gram daging ikan cakalang asap (tongkol), disuwir halus
2 lembar daun jeruk purut, iris halus
1 lembar daun kunyit, iris halus
1 lembar daun pandan, sobek dan simpulkan
1 genggam (20 helai) daun kemangi
250 ml santan ari 1 butir kelapa
2 sdm minyak sayur untuk menumis

Haluskan:

3 butir bawang merah
3 siung bawang putih
5 buah cabai merah keriting
5 buah cabai rawit merah
2 butir kemiri
1 batang serai, ambil bagian yang putih, iris halus
1 sdt garam

Cara Membuat Lalampa Toboli

  • Rendam ketan dalam air dingin selama 2 jam. Tiriskan.
  • Kukus ketan bersama daun pandan hingga setengah matang. Angkat.
  • Didihkan santan dengan garam hingga mendidih
  • Tuangkan santan ke dalam ketan kukus, aduk sampai santan habis terserap ketan.
  • Kukus kembali ketan selama sekitar 30 menit hingga matang. Angkat.

Isian:

  • Tumis bumbu halus hingga wangi.
  • Masukkan ikan cakalang/tongkol dan bahan lainnya. Aduk hingga rata.
  • Tuang santan, masak hingga benar-benar kering. Angkat.

Bungkus:

  • Ambil selembar daun pisang yang sudah dipotong persegi.
  • Ambil 1-2 sdm ketan, ratakan di atas daun pisang.
  • Taruh 1 sdm adonan isi di atas ketan.
  • Gulung hingga padat dan rapi, sehingga adonan isi ada di tengah ketan.
  • Ambil selembar daun pisang yang lebih lebar untuk menutup 2 ujung di gulungan pertama.
  • Semat kedua ujungnya dengan lidi.
Lalampa Toboli - Parigi Utara - Parigi Moutong - Sulawesi Tengah - Yopie Pangkey - RamahTraveler - 1
Dioles minyak, lalu dipanggang sampai bewarna kecoklatan dan keluar aroma wangi.

Panggang:

  • Bakar tempurung/batok kelapa hingga membara.
  • Oles bungkus daun pisang dengan sedikit minyak.
  • Letakkan Lalampa sekitar 5-10 cm diatas bara.
  • Panggang hingga daun pisangnya mengering dan keluar aroma wangi.

Angkat dan hidangkan.

Baca juga:
* Nasi Kuning Enak di Warkop Harapan Cemerlang Palu

* 7 Oleh-oleh Khas Palu yang Digemari Wisatawan

Lalampa Toboli - Parigi Utara - Parigi Moutong - Sulawesi Tengah - Yopie Pangkey - RamahTraveler - 4
Lalampa Toboli yang gurih dan wangi.

Mau terbang ke Palu?
* Info Penerbangan ke Palu 2019

Kuliner Tradisional yang Gurih dan Wangi

Demikian cerita saya tentang Lalampa Toboli yang gurih dan wangi saat berkunjung ke Parigi di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, untuk menyaksikan Festival Teluk Tomini 2019.

Kalau kamu ke Parigi jangan sampai kelewatan dan tidak mampir di Toboli untuk menikmati kuliner tradisional ini.

Oya, selain di Toboli Parigi dan Palu Sulawesi Tengah, kamu bisa jumpai Lalampa di Manado Sulawesi Utara dam Gorontalo.

Ayo datang ke Parigi Sulawesi Tengah dan mampir di rest area Toboli, nimati makanan/kuliner tradisional Lalampa Toboli yang gurih dan wangi. (yp)

Mari berbagi