Pesona Madura Eksotik Carnival

Madura Eksotik Carnival, Kemilau Madura 2018 – Sebuah acara unik yang benar-benar berlangsung meriah dan sukses menghipnotis warga Kabupaten Pamekasan. Fashion show batik khas Pamekasan dengan Sape Sono, dua ini yang benar-benar menarik perhatian seluruh warga dan wisatawan yang datang.

Berlangsung di jalan di depan Pendopo Wabup, Pamekasan, Jumat malam (19/10), antusias warga Pamekasan begitu tingginya. Mereka menikmati sajian pergelaran unik yang untuk kali pertama berlangsung tersebut. Bupati Pamekasan, Badrut, pun berharap ajang Madura Eksotik Carnival ini bisa menjadi event terbaik di Jawa Timur.

Badrut sangat yakin Madura Eksotik Carnival bisa menyamai ketenaran Jember Fashion Carnaval (JFC) yang sudah dikenal lebih dulu seantero nusantara bahkan dunia.

Madura Eksotik Carnival - Kemilau Madura 2018 - 6
Madura Eksotik Carnival – Kemilau Madura 2018.
Madura Eksotik Carnival - Kemilau Madura 2018 - 9
Madura Eksotik Carnival, salah satu rangkaian acara Kemilau Madura 2018.

Badrut menegaskan, Kabupaten ingin mengeksploitasi semua potensi yang dimiliki oleh Pamekasan. Ada batik khas Pamekasan, ada Sape Sono, Seronin, dan beberapa hal lain yang Pamekasan miliki.

“Setelah kami kaji, kami analisa, kami yakin bahwa sesuatu yang dimiliki Pamekasan akan lebih hebat dari kabupaten-kabupaten lain di Jawa Timur. Acara ini kami rangkai agar menjadi bagian dari cara kami mempromosikan Pamekasan,” lanjutnya.

Fashion show batik khas Pamekasan dengan Sape Sono sangat ditonjolkan dalam Madura Eksotik Carnival tahun ini. Ada yang unik saat kita melihat Sape Sono. Sapi yang memang khusus disiapkan untuk carnival ini bisa berjalan dengan sangat anggun seperti tak mau kalah dengan para model yang memperagakan batik khas Pamekasan.

Sape Sono - Madura Eksotik Carnival - Kemilau Madura 2018 - 1
Sape Sono di Madura Eksotik Carnival.

Baca: Berwisata ke Piaynemo Island Raja Ampat

Badrut pun berharap, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bisa mendukung penuh kemajuan pariwisata di Pamekasan. Menurutnya, banyak sekali seni dan budaya khas asli Pamekasan yang bisa dijadikan daya tarik wisata baru di Jawa Timur khususnya Pamekasan.

“Kami ingin presentasi tentang beberapa potensi yang kami miliki. Bersyukur kalau kami bisa bekerjasama dengen Kementerian Pariwisata untuk mendorong Pamekasan yang kami cintai ini, agar bisa menjadi kabupaten yang menyenangkan untuk semuanya,” papar Badrut.

Kordinator Top 100 Calender of Event (CoE), I Gusti Ngurah Putra, yang juga ikut membuka ajang tersebut, memberi apresiasi pergelaran Madura Eksotik Carnival ini.

Ngurah Putra menilai, Ikon utama dari Kemilau Madura 2018 ini adalah “Madura Eksotik Carnival”

“Bisa dibilang ikonnya malam ini. Karena ini keunikannya. Kalau dibandingkan carnival-carnival lain di berbagai tempat, ini mungkin tidak ada yang menyaingi. Karena ada kombinasi antara Sape Sono dengan batik. Apalagi batiknya juga lebih banyak ditonjolkan disini,” papar Ngurah.

Bagaimana menurutmu Madura Eksotik Carnival di Kemilau Madura 2018 ini? Mudah-mudahan bisa menyaksikannya di tahun 2019 mendatang ya. (*)

Mari berbagi


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *