Liburan? Ayo Nikmati 11 Wisata Alam di Banyuwangi

Wisata Banyuwangi – Banyuwangi, adalah kabupaten paling timur di Pulau Jawa, oleh karenanya memiliki tagline ‘The Sunrise of Java’. Memiliki luas sekitar 5.872 km persegi, membuat Banyuwangi menjadi kabupaten terluas di Provinsi Jawa Timur, sekaligus yang terluas di Pulau Jawa.

Terkenal karena Gandrung Sewu, Santet, Banteng, dan Pisang; Wisata Banyuwangi juga kaya potensi. Bumi Blambangan ini memiliki wisata kawah gunung berapi, wisata air terjun, wisata pantai, pulau, 3 Taman Nasional, arung jeram, situs sejarah, wisata buatan, ombak bagi surfer.

Lengkap bukan?

Baca juga:
* 11 Rekomendasi Wisata Kuliner Banyuwangi, Maknyus!

Daftar Isi:

Kamu tidak akan bosan traveling berwisata di Banyuwangi. Ga akan kehabisan ide mau mengunjungi destinasi wisata yang mana. Itulah alasan banyak traveler mendatangi banyak tempat wisata di Banyuwangi Jawa Timur ini.

Wisatawan yang datang bukan hanya wisatawan nusantara, banyak juga wisatawan mancanegara datang ke daerah yang juga memiliki banyak festival.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan, Banyuwangi selalu siap dengan atraksi dan destinasi wisata. Untuk atraksi, Banyuwangi tidak perlu diragukan. Hampir setiap pekan ada kegiatan di sini. Begitu juga dengan tempat wisatanya. Banyuwangi memiliki sejumlah wisata alam, termasuk pantai-pantai yang akan membuat suasana liburan jauh dari kata membosankan.

Baca juga:
* 10 Destinasi Wisata Malang yang Keren dan ngeHits

Daftar Tempat Wisata di Banyuwangi

Sektor pariwisata Banyuwangi tumbuh sangat pesat. Dan sekarang Banyuwangi sudah menjadi tujuan wisata baru di Indonesia. Seperti disebut tadi di awal. Banyuwangi itu lengkap.

Berikut ini beberapa tempat wisata di Banyuwangi yang menarik untuk dikunjungi. Destinasi wisata ini kami rangkum dari berbagai sumber.

1. Kawah Ijen

blue fire kawah ijen - pesonatravel
Blue Fire Kawah Ijen. (Sumber: pesona.travel)

Wisata Kawah Ijen bukan hanya menjadi destinasi idaman wisatawan nusantara. Kawah Ijen sangat terkenal bagi wisatawan/traveler mancanegara, khususnya dari Eropa. Mereka ingin menyaksikan secara langsung fenomena alam Blue Fire (api biru) di Kawah Ijen.

Fenomena Blue Fire hanya ada2 di dunia, satu di Islandia dan satu di Kawah Ijen Banyuwangi jawa Timur. Fenomena langka inilah yang menjadi daya tarik bagi traveler dari penjuru dunia.

Setiap hari dari pukul 02.00 sampai menjelang terbit matahari, banyak wisatawan yang turun ke Kawah Ijen untuk melihat ‘Blue Fire’ dari dekat. Waktu terbaik untuk melihatnya sekitar pukul 04:00 – 06:00 WIB.

Keunikan lainnya adalah, Kawah Ijen adalah salah satu kawah yang bersifat ‘paling asam’ terbesar di dunia. Tingkat keasamannya sangat tinggi (mendekati nol). Kalau ada tubuh manusia yang masuk kedalamnya, akan larut dengan cepat.

Saat sudah terang, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan alam yang luar biasa indahnya. Kalau cuaca cerah dengan sinar matahari cukup, maka warna kawah dan warna langit akan menjadikan fotomu sangat bagus.

Ketinggian Kawah Ijen sekitar 2.368 meter dpl dengan luas sekitar 20 kilometer persegi. Kawahnya dikelilingi oleh dinding kaldera setinggi 300-500 meter.

Kawah Ijen - tempat wisata di Banyuwangi - @jordhanbmtr_
Kawah Ijen, tempat wisata di Banyuwangi yang menakjubkan. (Foto: IG @jordhanbmtr_)

Harga Tiket Masuk Kawah Ijen

Pengunjung Nusantara:
– Weekday : Rp5000
– Weekend : Rp7500

Pengunjung Mancanegara:
– Weekday Rp100.000
– Weekend Rp150.000

Beli Tiket Masuk Kawah Ijen Online:

Saat ini kamu sudah bisa melakukan pembelian tiket masuk Kawah Ijen secara online.

Cara nya mudah. Melalui Google Play Store, kamu cari ‘Ijen Blue Fire’, lalu unduh/instal aplikasinya.

Melalui aplikasi ‘Ijen Blue Fire’ kamu bisa booking tiket kapan saja dan dimana saja tanpa harus datang ke lokasi dulu.

Syarat membeli tiket online juga mudah. Kamu cukup siapkan KTP saat booking, dan paspor bagi wisatawan mancanegara.

Di aplikasi Ijen Blue Fire, kamu bisa memesan maksimal 10 tiket dengan cara memasukkan data sesuai syarat. Kalau mau booking lebih dari 10, bisa kamu lakukan esok harinya.

2. Taman Nasional Alas Purwo

Taman Nasional Alas Purwo - tempat wisata di banyuwangi - indonesiatravel
Taman Nasional Alas Purwo. (Sumber: indonesiatravel)

Banyuwangi memiliki 3 taman nasional, salah satunya adalah Taman Nasional Alas Purwo. Luasnya sekitar 434,20 kilometer persegi, terkenal dengan hutan penuh misteri dan paling angker di Pulau Jawa.

Budaya Sayan (gotong royong mendirikan rumah) bisa kita jumpai di masyarakat sekitar TN Alas Purwo. Juga kegiatan bertapa, semedi, dan selamatan–selamatan lain yang berkaitan dengan pencarian ketenangan bathin.

Akan kita jumpai masyarakat bersemedi pada hari-hari tertentu, seperti 1 suro, bulan purnama, dan bulan mati.

Namun dibalik kisah misteri dan cerita angkernya, tempat wisata di Banyuwangi ini banyak menyimpan keanekaragaman hayati dan pemandangan indah.

Menjadi surganya mahluk hidup, beberapa flora dan fauna memiliki habitat di area Taman Nasional Alas Purwo. Masyarakat sekitar juga menggantungkan hidupnya dengan mencari nafkah di sekitar taman nasional ini.

Kamu akan menikmati rekreasi, relaksasi ataupun meditasi dari beragam obyek wisata indah dan menarik di TN Alas Purwo.

Lokasi Taman Nasional Alas Purwo masuk wilayah Kecamatan Tegaldelimo dan Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi.

3. Pantai Plengkung Banyuwangi

Pantai Plengkung Banyuwangi - triptrus. com
Pantai Plengkung Banyuwangi. (Sumber: triptrus.com)

Plengkung beach yang lebih dikenal dengan G-Land sangat terkenal dikalangan surfer dunia. Ombaknya digadang-gadang masuk dalam 7 ombak terbaik di dunia. Ombaknya berukuran besar dan konsisten, sangat disukai peselancar.

Bagi kamu yang hobi atau mau belajar surfing bisa datang ke Pantai Plengkung Banyuwangi. Karena ada juga ombak yang bisa untuk peselancar pemula.

Bagi yang tidak hobi selancar, tetap asik traveling kemari. Selain melihat para surfer beraksi, kamu akan terhibur dengan panorama alam Pantai Plengkung Banyuwangi yang indah.

Suasana matahari terbit tidak akan maksimal disini. Yang bisa kamu nikmati adalah suasana matahari terbenam.

4. Pantai Sukamade

Pantai Sukamade - Wisata Banyuwangi - @jelajahtrip
Pantai Sukamade – Wisata Banyuwangi dengan atraksi wisata menyaksikan penyu dan tukik. (Foto: IG @jelajahtrip)

Pantai Sukamade adalah satu dari tiga destinasi wisata utama Banyuwangi, selain Gunung Ijen dan Pantai Plengkung. Dikenal dengan istilah Triangle Diamonds (segitiga berlian), 3 tempat wisata ini menjadi andalan sektor pariwisata Banyuwangi.

Masuk kawasan Taman Nasional Meru Betiri, Pantai Sukamade terkenal sebagai surganya penyu bertelur di Banyuwangi. Penyu-penyu raksasa secara rutin mendatangi Pantai Sukamade untuk bertelur. Mungkin karena tempatnya yang terpencil dan aman bagi penyu ya.

Waktu yang tepat untuk menyaksikan penyu bertelur adalah di malam hari. Sedangkan di pagi hari, kita bisa melakukan kegiatan melepas tukik (anak penyu) di pantai. Atraksi wisata yang sangat menarik.

Diketahui ada 4 spesies penyu yang terdapat di Sukamade Beach. Yaitu Penyu sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu Hijau (Chelonia Mydas), dan Penyu Slengkrah (Lepidochelys Olivacea). Dan yang paling mudah ditemukan adalah Penyu Blimbing (Demochelys Coriaceae).

5. Pantai Pulau Merah

Pantai Pulau Merah - @bobocantikdotcom
Pantai Pulau Merah. (Foto: IG @bobocantikdotcom)

Warga sekitar menamainya Ringin Pintu sebelum akhirnya lebih dikenal dengan nama Pulau Merah. Asal usul diberi nama demikian karena ada sebuah pulau yang dekat sekali dengan pantai dan pasir di pulau tersebut berwarna merah.

Pantai Pulo Merah berpasir putih membentang sepanjang 3 kilometer. Ombak disini terbilang cukup tinggi sehingga tidak tidak dianjurkan untuk berenang, apalagi untuk anak-anak.

Bagi para surfer, ombak di Pantai Pulo Merah sangat ideal untuk berselancar. Ombaknya yang bisa menjadi tujuan wisata peselancar pemula, amatir, dan profesional. Rata-rata ketinggian ombak antara 2-5 meter.

Pada tahun 2013 pernah diadakan Banyuwangi International Surf Competition 2013 di Pantai Pulau Merah. Diikuti oleh 15 negara, dalam 3 kategori; internasional, nasional, dan lokal.

Setiap tahunnya, ribuan Umat Hindu memadati Pantai Pulau Merah untuk melakukan upacara Melasti.

Buka lokasinya di Google Map: Pantai Pulau Merah

Harga Tiket Masuk Pantai Pulau Merah

Harga tiket masuk: Rp. 8.000
Tidak ada biaya parkir.

6. Pantai Teluk Hijau

Pantai Teluk Hijau -  @rumahdroneaerial.id
Pantai Teluk Hijau. (Foto: IG @rumahdroneaerial.id)

Banyuwangi memang kaya akan pantai perawan yang jarang disentuh wisatawan. Salah satunya adalah Pantai Teluk Hijau (Green Bay).

Green Bay Banyuwangi ini dikenal karena keindahannya yang alami. Kita akan dihibur oleh pemandangan pantai yang indah dengan pasir putih dan warna air laut yang biru kehijauan.

Pantai Teluk Hijau masuk dalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri. Berjarak sekitar 90 kilometer dari Kota Banyuwangi, kearah Selatan, ke Pesanggrahan-Sarongan-Sukamade. Masih satu jalur dengan jalan menuju Pantai Sukamade di TN Meru Betiri.

Parkir kendaraan di pantai Rajegwesi, kita harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh 1 kilometer. Atau bisa juga dengan menggunakan perahu. Karena lokasi Pantai Teluk Hijau ini masih ‘tersembunyi’.

Kalau berjalan kaki, kita akan melewati pantai yang cukup unik, yaitu pantai batu. Pantai ini memang terdiri dari batu-batu hitam, bukannya pasir seperti pantai biasa.

Ombak di Green Bay Banyuwangi ini relatif kecil, karena posisinya yang sedikit terlindung. Sehingga wisatawan umum aman untuk berenang disini. Duduk leyeh-leyeh disini saja sudah sangat menghibur, karena kita benar-benar berada di tempat yang sepi namun indahnya luar biasa.

Jalan-jalan di pasirnya yang lembut atau foto-foto di beberapa sudut pantai bisa kamu lakukan disini.

Harga Tiket Masuk Pantai Teluk Hijau:

Harga tiket masuk: Rp. 5.000

7. Pantai Wedi Ireng

Pantai Wedi Ireng -  destinasi wisata banyuwangi - @banyuwangi_tourism
Pantai Wedi Ireng. (Foto: @banyuwangi_tourism)

Ada lagi pantai di Banyuwangi yang tidak populer namun memiliki keindahan yang menakjubkan. Yaitu Pantai Wedi Ireng, obyek wisata pantai Banyuwangi yang berada di Dusun Pancer,Desa Sumberagung, Pesanggaran.

Pantai Wedi Ireng, diambil dari bahasa Jawa; “wedi” berarti pasir dan “ireng” berarti hitam. Pantai disini pasirnya memang hitam, walaupun ada yang pasir putihnya juga.

Ombaknya juga relatif kecil, karena pantai ini benar-benar terlindung dari ombak samudera. Berada di bagian dalam teluk kecil dan ada beberapa pulau di mulut teluk.

Kalau ingin kemari, kamu harus menuju Pantai Mustika Pancer. Setelah memarkir kendaraan, kamu harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki mendaki dan menuruni satu bukit. Atau bisa juga dengan perahu yang memerlukan waktu sekitar 20 menit.

Pantai di teluk ini benar-benar sunyi dan juga perawan seperti Pantai Teluk Hijau. Pasir dan lautnya bersih, banyak pepohonan rindang, ditambah dengan hembusan angin sepoi-sepoi.

Tempat wisata sempurna bagi yang menyukai ketenangan dan keindahan. Seakan berada di surganya dunia.

Harga Tiket Masuk Pantai Wedi Ireng

Tiket Masuk: Rp. 5.000
Biaya perahu 1x antar: Rp. 25.000
Biaya perahu antar jemput: Rp. 40.000

Sewa perahu: Rp. 550.000
Kalau sewa perahu (maksimal 6 orang), kita bisa mengunjungi Pulau Bedil, Pulau Mustika, Pasir Pendek, Batu Mukijo, dan Pantai Wedi Ireng.

8. Pantai Bangsring

Pantai Bangsring - @yanto_bejjo
Pantai Bangsring. (Foto: IG @yanto_bejjo)

Pantai Bangsring ini recommended banget untuk kamu kunjungi saat traveling ke Banyuwangi. Pesona alam bawah lautnya benar-benar menawan. Berada di area seluas sekitar 15 hektar, kedalaman air lautnya bervariasi antara 2-15 meter.

Untuk menikmati keindahan underwater Pantai Bangsring, kamu tidak harus menyelam dalam. Di area dengan kedalaman 1-5 meter kamu sudah bisa menikmati keindahan terumbu karang dan beragam biota laut lainnya.

Yang menarik dari Pantai Bangsring adalah kesadaran para nelayan yang berupaya memperbaiki ekosistem bawah laut di Pantai Bangsring. Mereka berinisiatif melakukan transpalntasi terumbu karang dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai atraksi wisata untuk traveler yang datang.

Untuk snorkeling atau diving di Pantai Bangsring, kamu bisa memulainya dari pantai dan dari rumah apung yang berjarak sangat dekat dari pantai.

Beberapa jenis ikan yang bisa kamu temui disini antara lain; jenis Blue Devil, Angelfish, ikan Botana/Blue Tang, clownfish, ikan scorpio, dan jorunna parva.

Buka lokasinya di Google Map: Pantai Bangsring

menyelam di Pantai Bangsring Banyuwangi - @bunder_tabuhan
Menyelam di Pantai Bangsring Banyuwangi. (Foto: IG @bunder_tabuhan)

Harga Tiket Masuk Pantai Bangsring

Tiket Masuk: gratis
Parkir motor: Rp. 3.000
Parkir mobilr: Rp. 5.000
Ongkos perahu ke rumah apung: Rp. 5.000

Biaya Fasilitas Lain:
Camera Underwater Rp. 150.000/unit
1 Chasing Water Proof Rp. 35.000,-
1 set Fin/sirip Rp. 15.000,-
1 set alat diving Rp. 400.000,- (khusus yang berlisensi diving).
set alat diving plus guide Rp. 800.000,-
Try Diving khusus pemula Rp. 150.000,- / 15 menit
Perahu Kano tunggal Rp. 30.000,- /60 menit
Perahu Kano Double Rp. 40.000,-/60 menit
Banana Boat Rp.5.000,-/orang (PP Rumah Apung)
Bola Air Rp.30.000,-/Pakai
Kursi Pantai Rp.5.000,-/60 menit

9. Pantai Boom

Pantai Boom adalah salah satu pantai yang ada di kota Banyuwangi. Dulunya merupakan pelabuhan penting bagi kapal-kapal yang membawa berbagai angkutan (biasanya kopra) dan kapal-kapal nelayan.

Di kawasan Pantai Boom ini sedang dimulai proyek pelabuhan khusus untuk kapal pesiar (yacht) yang konon menjadi yang terbesar di Indonesia. Bernama Pelabuhan Boom Marina Banyuwangi, nantinya akan memiliki dermaga dengan berbagai fasilitas pendukung pariwisata yang cukup mewah, seperti residensial, zona marina, dan rekreasi.

Di Pantai Boom wisatawan bisa melakukan aktivitas memancing, bermain air, atau sekadar berjalan-jalan di pinggir pantai.
Beberapa acara seringkali diadakan di Pantai Boom.

10. De Djawatan Benculuk

De Djawatan Banyuwangi - indonesia-az com
De Djawatan Banyuwangi. (Sumber: indonesia-az.com)

Tidak ketinggalan dengan daerah lain soal spot foto yang fotogenik (instagrammable), Banyuwangi juga punya yang namanya De’Djawatan Benculuk.

Djawatan (jawatan) berarti bagian dari departemen atau pemerintahan daerah. Bisa juga berarti dinas. Sedangkan Benculuk adalah
nama desa di Kecamatan Cluring, Banyuwangi.

Djawatan Benculuk sejatinya adalah kawasan hutan lindung milik Perhutani KPH Banyuwangi Selatan. Dari masa pendudukan Belanda, area ini menjadi Tempat Penimbunan Kayu (TPK) hasil hutan.

Yang unik dan menjadi daya tarik destinasi wisata Banyuwangi yang satu ini adalah, keberadaan sekitar 50 pohon trembesi.

De Djawatan Benculuk - tempat wisata di banyuwangi - @gedyambegp
De Djawatan Benculuk, spot foto di Banyuwangi yang keren. (Foto: IG @gedyambegp)

Pohon-pohon trembesi besar tersebut memberikan suasana misterius, magis, dan mistis. Namun meskipun demikian, sekaligus menjadikannya sangat bagus untuk difoto alias fotogenik. Kalau generasi muda sekarang bilang instagramable.

Karena alasan penyesuaian untuk pariwisata agar lebih menjual, maka destinasi ini diberinama ‘De Djawatan’.

Berada diantara pohon-pohon bernuansa mistis di De Djawatan Banyuwangi ini, kamu serasa terlempar jauh ke masa lalu.

Harga Tiket Masuk De Djawatan Benculuk

Tiket masuk: Rp. 5.000
Parkir motor Rp 2.000
Parkir Mobil Rp 5.000
Parkir bus Rp 10.000

11. Air Terjun Kalibendo

Air Terjun Kalibendo - @triasokt
Air Terjun Kalibendo. (Foto: IG @triasokt)

Bagi kamu yang ingin merasakan ketenangan di air terjun, bisa kunjungi Air Terjun Kelibendo. Air terjun setinggi 10 meter ini berada di kaki Gunung Ijen dan masuk dalam kawasan Agro Wisata Kalibendo.

Setelah memarkir kendaraan, kita harus trekking menyusuri jalur setapak dan menyusuri sungai yang airnya jernih. Baru trekkingnya saja sudah cukup menghibur, dengan suguhan alam pedesaan yang asri.

Lelah melalui jalan berliku naik turun akan terbayarkan saat kamu tiba di Air Terjun Kalibendo.

Jangan ragu untuk mandi di bawah air terjun tersebut. Segarnya air terjun akan sanggup membuat pikiran dan perasaanmu segar kembali. Seperti batere yang baru terisi, sekembali dari Air Terjun Kalibendo, pikiranmu yang segar akan siap menghadapi rutinitas pekerjaan.

Baca juga wisata Jawa Timur lainnya:
* 10 Destinasi Wisata Malang yang Keren dan ngeHits

* Gandrung Sewu Miliki Comercial Value Besar

Destinasi Wisata Banyuwangi Mantab

Demikian beberapa tempat wisata di Banyuwangi yang sudah kami himpun dari berbagai sumber. Masih banyak sebenarnya yang ingin kami masukkan, namun untuk sementara ini dulu ya.

Apa ada yang sudah masuk dalam daftar tujuan wisatamu saat liburan?

Kalau belum, kamu bisa datangi tempat-tempat diatas saat traveling ke Banyuwangi.

Saran kami, jangan sampai tidak mengunjungi Kawah Ijen yang memiliki fenomena alam hanya ada 2 di dunia. Kalau kamu ke Kawah Ijen, kamu bisa melihat banyak wisatawan yang bahkan mengajak anak kecil naik keatas.

Bagi yang suka dengan wisata pantai, pantai di Banyuwangi banyak yang masih alami dan jarang dikunjungi wisatawan. Sangat cocok bagi yang suka dengan suasana sepi untuk mencari ketenangan.

Yang suka foto-foto atau difoto, kesemua tempat wisata di Banyuwangi ini bagus-bagus. Jangan terlewat untuk foto-foto di De Djawatan Banyuwangi.

Yang jelas, Kabupaten ‘The Sunrise of Java’ menyimpan banyak potensi wisata yang menakjubkan dan wajib kamu datangi.

Semoga kita semua bisa berlibur dan menikmati tempat-tempat wisata di Banyuwangi ya. Selamat berlibur.

Mari berbagi