Apa alat musik khas ibu kota jakarta yang digesek?

apa alat musik khas ibu kota jakarta yang digesek
7. Tehyan – Tehyan termasuk alat musik tradisional perangkat gambang kromong. Tehyan dibuat dari kayu dan dimainkan dengan cara digesek. Cara memainkan alat musik ini hampir mirip dengan biola atau rebab. Ada juga Kongahian dan Sukong yang memiliki bentuk sama seperti tehyan.

Apakah Sukong termasuk alat musik tanjidor?

Macam-Macam Alat Musik Betawi – Dilansir dari laman kemendibud.go.id, Inilah macam-macam alat musik Betawi dan cara memainkannya yang perlu kamu ketahui: Terompet adalah alat musik yang berasal dari Betawi. Biasanya terompet digunakan untuk mengiringi orkes gambang kromong dan gamelan wayang Betawi.

Cara memainkannya dengan ditiup. Alat musik ini bentuknya seperti bonang. Kromong terdiri dari 10 gong (pecon) yang terbuat dari bahan kuningan atau perunggu yang disusun 2 baris. Tempat menyimpan kromong terbuat dari kayu dan ada tali penyangganya. Cara memainkan kromong yaitu dipukul menggunakan kayu lonjong yang dibalut kain untuk menghasilkan nada yang indah.

Alat Musik Betawi, Foto: Unsplash. Gendhang adalah salah satu jenis alat musik tradisional Betawi, Alat ini termasuk dalam orkes gambang kromong. Gendang biasanya terbuat dari kayu da kulit kerbau yang sudah dikeringkan. Cara memainkannya dengan dipukul pada kedua sisi menggunakan telapak tangan.

Salah satu alat musik dari Betawi yang masih populer dan sering dimainkan hingga saat ini. Tanjidor awalnya dimainkan oleh budak-budak Belanda di Batavia. Tanjidor terdiri dari beberapa alat musik, ada alat musik pukul seperti tambur, ada juga alat musik tiup seperti tombon, tenor, piston, dan klarinet.

Cara memainkannya secara berkelompok. Topeng Betawi adalah alat musik Betawi yang terdiri dari gendhang besar, gendhang kecil, rebab, gambang, bonang, kromong, krecek, gong, saron dan totok. Alat musik khas dari Betawi yaitu gambang kromong. Alat musik ini seperti tanjidor yang terdiri dari beberapa alat musik, seperti gambang, kromong, kongahyan, tehyan, sukong, ningning, suling, gendang, kecrek, kempul, jutao, dan gong.

  • Cara memainkannya juga berkelompok.
  • Itulah macam-macam alat musik suku Betawi.
  • Amu bisa belajar alat-alat musik tersebut agar kelestariannya tetap terjaga.
  • Jika bukan kita sebagai generasi muda dan bangsa yang melestarikan budaya daera akan hilang dan hanya akan menjadi sebuah kenangan dan sejarah saja.

Semoga bermanfaat.(UMI)

Dari mana asal alat musik tehyan?

18 May 2019 15:58 Tehyan adalah alat musik tradisional khas betawi yang biasa dimainkan oleh para keturunan Tionghoa dalam setiap acara kebudayaan Betawi seperti gambang kromong dan ondel-ondel. Oen Sin Yang atau Go Yong, kakek berumur 73 tahun ini konsisten untuk melestarikan permainan alat musik Tehyan menjadi salah satu alat musik dari Cina yang berkembang dan menjadi bagian dari masyarakat Cina Benteng yang tinggal di Kota Tangerang.

Berasal dari manakah alat musik tanjidor?

Jakarta – Tanjidor adalah alat musik khas Betawi yang dimainkan secara berkelompok. Alat musik ini dimainkan dengan ditiup. Tanjidor berasal dari kata Tanji dan dor. Tanji berarti menabuh sedangkan dor adalah bunyi dor, dor, dor. Dua kata itu digabungkan menjadi tanjidor.

Dari mana asal musik gambang kromong?

KOMPAS.com – Gambang kromong merupakan kesenian musik yang berasal dari Betawi. Biasanya gambang kromong dimainkan saat mengiringi pertunjukan lenong serta tari cokek. Namun, gambang kromong juga bisa membawakan berbagai lagu vokal serta instrumen, tanpa pengiring lenong dan tari cokek.

Bagaimana cara memainkan tehyan alat musik Betawi?

antarafoto.com/ANTARA FOTO/Lucky R/pd/15 Alat musik Tehyan dari Jakarta Tehyan – Menurut Imam Firmansyah dan kawan-kawan dalam jurnal Tinjauan Proses Pembuatan Alat Musik Gesek Betawi Kongahyan (2020), tehyan merupakan alat musik rebab yang memiliki dua senar.

Tehyan dimainkan dengan cara digesek menggunakan alat khusus berserat yang telah disisipkan di antara kedua senarnya. Tehyan atau tahiyan terbuat dari kayu jati. Alat musik ini memiliki tabung resonansi yang menggunakan batok kelapa sebagai bahan pembuatannya. Pada bagian resonansinya diberikan dua senar agar bisa menghasilkan bunyi.

Baca juga: Apa Alat Musik daerah Bangka Belitung? Melansir dari SUDIN Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Pusat, tehyan pertama kali diperkenalkan oleh masyarakat Tionghoa yang tinggal dan menetap lama di Jakarta, selama masa pemerintahan Hindia Belanda.

  1. Alat musik ini sering digunakan dan dipadukan dalam kesenian gambang kromong, lenong betawi ondel-ondel, maupun kesenian lainnya.
  2. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com.
  3. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join.

Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Apakah gambang kromong berasal dari Jakarta?

Dari Manakah Asal Daerah Musik Gambang Kromong? – Gambang kromong merupakan musik tradisional dari daerah Jakarta, tepatnya kesenian masyarakat betawi. Sejarahnya pun unik karena merupakan campuran tradisi dari warga Cina. Namun, saat ini kesenian gambang kromong hampir terlupakan keberadaannya karena jenis kesenian dari daerah pinggiran Jakarta.

Dikutip dari buku ʻSeni Musik Tradisional Nusantaraʻ karya Ketut Wisnawa gambang kromong adalah jenis musik orkestra. Kromong merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul. Selain itu, kesenian ini juga dikombinasikan dengan alat musik lainnya. Gambang kromong yang dikombinasikan dengan alat musik modern disebut terompet, gitar, biola dan gamelan dan menggunakan tangga nada Pentatonik China.

Gambang kromong merupakan musik tradisional dari daerah Jakarta biasa dimainkan oleh masyarakat keturunan Tionghoa dan masyarakat Betawi. Mereka umumnya adalah petani, pekerja pabrik, buruh hingga pedagang. Nah, selamat belajar sejarah gambang kromong merupakan musik tradisional dari daerah Jakarta ya! Editor : Puti Aini Yasmin

See also:  Jakarta disebut kota apa?

Tehyan jenis alat musik apa?

JAKARTA, KOMPAS.com – Berbagai produk yang dihasilkan oleh warga dipamerkan dan dijual di stan setiap kelurahan se-Kecamatan Pasar Minggu dalam pergelaran Festival Bongsang di Jalan Raya Ragunan, Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Salah satunya yakni tehyan, alat musik khas Betawi,

  • Etua Tim Penggerak PKK Kelurahan Kebagusan, Safarini, menyebutkan, tehyan dibuat oleh warga di kelurahannya.
  • Ini alat musik Betawi tehyan.
  • Dibikin warga Kebagusan,” ujar Safarini di stan Kelurahan Kebagusan, Minggu (25/3/2018).
  • Safarini menjelaskan, tehyan adalah alat musik gesek.
  • Tehyan terbuat dari kayu jati, mempunyai tabung resonansi yang terbuat dari batok kelapa, dan dilengkapi senar.

“Ini mainnya kayak biola, digesek. Suaranya melengking,” kata Safarini. Baca juga: Replika Budaya Betawi Tempo Dulu Akan Percantik Setu Babakan Tehyan adalah alat musik berunsur Tionghoa. Alat musik ini biasanya dimainkan dengan alat-alat musik lainnya dalam musik tanjidor khas betawi,

  1. Tehyan yang diproduksi warga Kebagusan itu dijual seharga Rp 300.000.
  2. Ini dipromosikan, dijual di sini, home industry,” ucap Safarini.
  3. Adapun Festival Bongsang berlangsung sejak Sabtu (24/3/2018) hingga hari ini.
  4. Festival ini digelar selama 24 jam nonstop dengan menghadirkan beragam penampilan budaya Betawi dan aneka kuliner.

Ada pula berbagai produk buatan warga yang dijual. Kompas TV Kenakan Pakaian Betawi, Jokowi Sambut Raja Swedia Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join.

Apa nama lain dari tanjidor?

Jawaban: Tanjidor (kadang hanya disebut tanji) adalah sebuah kesenian Betawi yang berbentuk orkes. Kesenian ini sudah dimulai sejak abad ke-19 atas rintisan Augustijn Michiels atau lebih dikenal dengan nama Mayor Jantje di daerah Citrap atau Citeureup. Alat-alat musik yang digunakan biasanya sama seperti drumben. Penjelasan: jadi nama lain nya adalah tanji

Apa saja alat alat tanjidor?

02 Dec Tanjidor – Posted at 16:47h in Kabupaten Bekasi Salah satu jenis musik tradisional Jawa Barat yang mendapat pengaruh kuat dari musik Eropa adalah Tanjidor. Musik ini hidup dan berkembang di daerah Bekasi dan Karawang. Mengingat daerah Bekasi dan Karawang berdekatan dengan Betawi, maka budaya Betawi sangat kental di kehidupan sosial budaya masyarakat daerah Bekasi dan Karawang, termasuk keseniannya (tanjidor).

  1. Tanjidor merupakan ensambel musik yang namanya lahir pada masa penjajahan Hindia Belanda.
  2. Ata “tanjidor” berasal dari kata dalam bahasa Portugis, tangedor, yang berarti “alat-alat musik berdawai (stringed instruments)”.
  3. Tetapi kenyataannya, nama Tanjidor tidak sesuai lagi dengan istilah asli dari Portugis itu.

Namun yang masih sama adalah sistem tangga nada dari tangedor, yakni sistem diatonik. Alat-alat musik yang dimainkan seni Tanjidor adalah: klarinet (tiup), piston (tiup), trombon (tiup), saksofon tenor (tiup), saksofon bas (tiup), drum (membranofon), simbal (perkusi), dan side drums (tambur).

  1. Jenis alat musik yang dominan pada kesenian Tanjidor adalah alat musik tiup.
  2. Pemain-pemainnya terdiri dan 7 sampai 10 orang.
  3. Mereka mempergunakan peralatan musik Eropa tersebut, untuk memainkan reportoar lagu diatonik maupun lagu-lagu yang berlaras pelog bahkan slendro.
  4. Tentu saja terdengar suatu suguhan yang terpaksa, karena dua macam tangga nada yang berlawanan dipaksakan pada peralatan yang khas berisi kemampuan teknis nada-nada diatonik.

Karena gemuruhnya bahan perkusi, dan keadaan alat-alat itu sendiri sudah tidak sempuma lagi memainkan laras diatonik yang murni, maka adaptasi pendengaran lama kelamaan menerimanya pula. Peralatan musik Tanjidor yang ditemui tidak ada yang masih baru, bekas peninggalan jaman Belanda, sekarang kebanyakan semuanya sudah bertambalan pateri dan kuning, karena proses oksidasi.

  • Disinyalir jenis musik ini muncul pada abad ke-18, yang ketika itu dimainkan untuk mengiringi perhelatan atau mengarak pengantin.
  • Musik tanjidor sering ditampilkan pula untuk menyambut tamu agung.
  • Pada zaman dahulu di kala musim menggarap sawah, para seniman menggantungkan alat-alat musik Tanjidor di rumahnya.

Setelah panen selesai, barulah mereka berkutat kembali dengan alat-alat Tanjidor, kemudian ngamen dari rumah ke rumah, dari restoran ke restoran dalam kota Jakarta, Cirebon, dan daerah lainnya. Tanjidor ini akrab dengan perayaan Cina, Cap Go Meh; di Cirebon, terdapat pada jalan masuk kompleks masjid serta Makam Sunan Gunung Jati: merayakan hari besar Islam, atau hari sedekah bumi yang menjadi tradisi masyarakat petani di Cirebon.

  1. Diantara lagunya yang terkenal adalah Warung Pojok.
  2. Di antara lagu-lagu lain yang sering dibawakan oleh Tanjidor, antara lain Kramton, Bananas, Cente Manis, Keramat Karam (Kramat Karem), Merpati Putih, Surilang, dll.
  3. Lagu Keramat Karam lahir karena peristiwa meletusnya Gunung Krakatau yang menelan banyak korban.
See also:  Tempat nongkrong di jakarta utara yang instagramable?

Lagu-lagu tersebut dimainkan atas dasar keinginan masyarakat kota Betawi yang pada tahun 1920-an sangat digemari dan dianggap ‘lagu baru’ pada masa itu.

Bagaimana bentuk tanjidor?

Bedug Tanjidor Terompet Tanjidor Simbal Tanjidor Tanjidor Tenor Tanjidor TANJIDOR adalah kesenian tradisional Betawi yang berbentuk orkes. Seni musik yang dimainkan secara berkelompok ini banyak dipengaruhi musik Eropa, terutama dalam penggunaan alat musik tiup.

Biasa disingkat tanji yang berarti menabuh. Karena yang ditabuh adalah tambur yang berbunyi dor-dor-dor, maka digabunglah menjadi tanjidor. Asal-usul tanjidor masih belum jelas. Paramita Rahayu Abdurachman dalam Bunga Angin Portugis di Nusantara menyebut kemungkinan berasal dari sisa kebudayaan Islam; entah Moro atau daerah lain.

Istilah “tanjidor” sendiri punya kemiripan dengan bahasa Portugis. Dalam bahasa Portugis ada kata “tanger” yang berarti memainkan alat musik dan “tangedor” (diucapkan tanjedor) untuk orang yang memainkan alat musik berdawai di luar ruangan. Kemudian ada “tangedores” berarti brass band yang dimainkan pada parade militer atau pawai keagamaan.

  • Meski sistem tangga nadanya sama-sama diatonik, kesenian di Portugis cukup berbeda dari tanjidor di masyarakat Betawi.
  • Tanjidor justru lebih didominasi alat musik tiup.
  • Sejauh ini, kemunculan tanjidor selalu dikaitkan dengan kebiasaan pejabat dan orang-orang kaya di dan sekitar Batavia (Jakarta) yang memiliki ansambel di rumah dan dimainkan budak-budak mereka.

Salah satunya Augustijn Michiels atau lebih dikenal sebagai Mayor Jantje, seorang tuan tanah di Citrap (Citeureup), Bogor. Peran Mayor Jantje dalam kemunculan tanjidor diulas Mona Lohanda pada pengantar buku Mayor Jantje: Cerita Tuan Tanah Batavia Abad ke-19 karya Johan Fabricius.

Michiels memiliki beberapa ansambel musik di rumahnya: ansambel Eropa, marching band tentara, ansambel Cina, dan gamelan. Sebagai tuan tanah, dia juga memiliki ratusan budak. Budak-budak itu mempunyai keahlian, di antaranya memainkan alat musik. Maka, 30 budak bergabung dalam Korps Musik Papang (Het Muziek Corps der Papangers).

Para pemusik itu bertugas menghibur Mayor Jantje saat pesta dan jamuan makan, Mereka memainkan musik sembari berbaris memutari meja yang diisi para tamu. Ketika Michiels meninggal dunia tahun 1833, keluarganya melelang 30 musisi budak dan instrumen mereka.

  1. Setelah perbudakan dihapuskan, para budak yang merdeka dan dapat bermain musik membentuk perkumpulan musik, yang kemudian masyhur dengan nama tanjidor.
  2. Mereka memainkan lagu-lagu Eropa untuk mengiringi pesta dansa, polka, mars, lancier, dan lagu-lagu parade.
  3. Perlahan mereka juga mulai memainkan lagu-lagu Betawi, Melayu, dan sebagainya.

Musik tanjidor kemudian dikembangkan oleh masyarakat yang tinggal di daerah Bekasi, Depok, Tangerang, Bogor, dan Karawang. Para pemainnya pun kebanyakan berasal dari daerah-daerah di luar Jakarta. Pada zaman dulu, para pemusik tanjidor tak menyandarkan hidup dari tanjidor.

Apa nama lain dari gambang kayu?

Jawaban: Gambang kromong Penjelasan: Xylophone adalah alat musik perkusi yang terdiri dari batang-batang kayu dalam berbagai ukuran yang berbunyi jika dipukul. Di Indonesia, wooden xylophone dikenal dengan nama Gambang Kromong, yaitu alat musik tradisional masyarakat Betawi.

Apakah gong termasuk gamelan?

Aneka Macam Alat Musik pada Gamelan – Gamelan terdiri dari sejumlah alat musik. Umumnya seperti gendang, gong, suling, gambang, rebab, siter, dan masih banyak lagi. Berikut beberapa instrumen musik yang ada di gamelan : Gendang atau kendang berfungsi sebagai pengatur irama dan tempo yang dimainkan.

Cara memainkannya dengan menabuh atau memukul permukaan gendang yang ditutupi kulit hewan. Lalu, ada gong yang terbuat dari logam kuningan dan digantung. Saat dimainkan, gong dipegang oleh lima jari lalu dipukul dengan stik pendek. Alat ini berfungsi sebagai pemangku irama, untuk menguatkan gendang dalam menentukan bentuk gending.

Kemudian suling berfungsi sebagai pengisi lagu. Biasanya terbuat dari bambu yang diberi lubang sebagai penentu nada. Suling dibagi menjadi suling slendro dan pelog yang dibedakan menurut letak lubangnya. Gambang terdiri dari susunan bilah-bilah kayu atau bambu berjumlah 18 buah yang diletakkan di rak resonator.

  • Bilah ini disusun berjajar dari yang paling kecil hingga terbesar untuk menghasilkan nada bervariasi.
  • Fungsi gambang untuk pemangku lagu, memperindah lagu dengan cengkok, dan pembuka gending-gending gambang.
  • Alat ini dipukul dengan tabuh.
  • Selanjutnya, rebab adalah alat musik gesek yang mempunyai tiga atau dua utas dawai dari logam (tembaga).

Rebab berbentuk bulat dengan tangkai pegangan yang panjang. Dalam gamelan Jawa, rebab tak hanya berfungsi sebagai pelengkap untuk mengiringi nyanyian sinden, tetapi juga untuk menuntun arah lagu sinden.

Talempong termasuk alat musik apa?

Talempong dalam klasifikasi musik tradisional termasuk alat musik pukul. Bahannya terdiri dari campuran logam yaitu: tembaga atau cuprum) CU), timah putih atau selinikum (Sn), dan seng atau Zinkum (Zn).

Apa saja alat alat Tanjidor?

02 Dec Tanjidor – Posted at 16:47h in Kabupaten Bekasi Salah satu jenis musik tradisional Jawa Barat yang mendapat pengaruh kuat dari musik Eropa adalah Tanjidor. Musik ini hidup dan berkembang di daerah Bekasi dan Karawang. Mengingat daerah Bekasi dan Karawang berdekatan dengan Betawi, maka budaya Betawi sangat kental di kehidupan sosial budaya masyarakat daerah Bekasi dan Karawang, termasuk keseniannya (tanjidor).

  1. Tanjidor merupakan ensambel musik yang namanya lahir pada masa penjajahan Hindia Belanda.
  2. Ata “tanjidor” berasal dari kata dalam bahasa Portugis, tangedor, yang berarti “alat-alat musik berdawai (stringed instruments)”.
  3. Tetapi kenyataannya, nama Tanjidor tidak sesuai lagi dengan istilah asli dari Portugis itu.
See also:  Mengapa provinsi dki jakarta disebut dengan daerah khusus?

Namun yang masih sama adalah sistem tangga nada dari tangedor, yakni sistem diatonik. Alat-alat musik yang dimainkan seni Tanjidor adalah: klarinet (tiup), piston (tiup), trombon (tiup), saksofon tenor (tiup), saksofon bas (tiup), drum (membranofon), simbal (perkusi), dan side drums (tambur).

  1. Jenis alat musik yang dominan pada kesenian Tanjidor adalah alat musik tiup.
  2. Pemain-pemainnya terdiri dan 7 sampai 10 orang.
  3. Mereka mempergunakan peralatan musik Eropa tersebut, untuk memainkan reportoar lagu diatonik maupun lagu-lagu yang berlaras pelog bahkan slendro.
  4. Tentu saja terdengar suatu suguhan yang terpaksa, karena dua macam tangga nada yang berlawanan dipaksakan pada peralatan yang khas berisi kemampuan teknis nada-nada diatonik.

Karena gemuruhnya bahan perkusi, dan keadaan alat-alat itu sendiri sudah tidak sempuma lagi memainkan laras diatonik yang murni, maka adaptasi pendengaran lama kelamaan menerimanya pula. Peralatan musik Tanjidor yang ditemui tidak ada yang masih baru, bekas peninggalan jaman Belanda, sekarang kebanyakan semuanya sudah bertambalan pateri dan kuning, karena proses oksidasi.

  1. Disinyalir jenis musik ini muncul pada abad ke-18, yang ketika itu dimainkan untuk mengiringi perhelatan atau mengarak pengantin.
  2. Musik tanjidor sering ditampilkan pula untuk menyambut tamu agung.
  3. Pada zaman dahulu di kala musim menggarap sawah, para seniman menggantungkan alat-alat musik Tanjidor di rumahnya.

Setelah panen selesai, barulah mereka berkutat kembali dengan alat-alat Tanjidor, kemudian ngamen dari rumah ke rumah, dari restoran ke restoran dalam kota Jakarta, Cirebon, dan daerah lainnya. Tanjidor ini akrab dengan perayaan Cina, Cap Go Meh; di Cirebon, terdapat pada jalan masuk kompleks masjid serta Makam Sunan Gunung Jati: merayakan hari besar Islam, atau hari sedekah bumi yang menjadi tradisi masyarakat petani di Cirebon.

  1. Diantara lagunya yang terkenal adalah Warung Pojok.
  2. Di antara lagu-lagu lain yang sering dibawakan oleh Tanjidor, antara lain Kramton, Bananas, Cente Manis, Keramat Karam (Kramat Karem), Merpati Putih, Surilang, dll.
  3. Lagu Keramat Karam lahir karena peristiwa meletusnya Gunung Krakatau yang menelan banyak korban.

Lagu-lagu tersebut dimainkan atas dasar keinginan masyarakat kota Betawi yang pada tahun 1920-an sangat digemari dan dianggap ‘lagu baru’ pada masa itu.

Apa itu alat musik sukong?

Sukong biasa dimainkan dalam kesenian gambang keromong Tali busur pada alat musik sukong terbuat dari ekor kuda jantan Alat musik tradisional sukong berasal dari kebudayaan Tionghoa Budaya Betawi merupakan akulturasi dari berbagai budaya yang ada di nusantara.

  • Hal tersebut terlihat dari berbagai kesenian Betawi yang memperlihatkan keunikannya tersendiri.
  • Salah satu keunikan kesenian dari Betawi yang memperlihatkan adanya perpaduan berbagai budaya adalah gambang keromong.
  • Dalam kesenian gambang keromong, selain terdapat alat musik asli nusantara seperti gambang dan kecrek, ada juga beberapa alat musik tradisional yang berembrio dari tradisi Tionghoa.

Salah satu alat musik tradisional Tionghoa yang masuk dalam kelompok alat musik yang biasa dimainkan pada kesenian gambang keromong adalah sukong. Dilihat dari bentuk dan cara memainkanya, sukong menyerupai alat musik rebab yang berasal dari Arab. Hanya saja, ukuran sukong lebih kecil dan hanya memiliki dua untai dawai.

  • Sukong dimainkan dengan cara digesek.
  • Bagian badan sukong terbuat dari batok kelapa.
  • Sedangkan, busurnya terbuat dari batang pohon yang elastis.
  • Rambut yang biasa dipakai dalam busur menggunakan rambut ekor kuda jantan yang berwarna putih keemasan.
  • Alat musik tradisional sukong biasa digunakan untuk mengiringi kesenian Betawi seperti ondel-ondel dan pementasan lenong.

Sebagai alat musik yang berfungsi sebagai melodi, sukong bisa menghasilkan irama dari lagu-lagu Betawi seperti “Kicir-kicir” dan “Jali-jali”. Sukong merupakan alat musik yang muncul dari tradisi dan budaya Betawi yang plural. Sudah saatnya alat musik tradisional yang satu ini mendapat perhatian khusus agar tetap diproduksi dan dimainkan untuk menjaga eksistensinya.

Apakah itu alat musik Tanjidor?

Alat musik tanjidor merupakan sebuah ensambel musik atau orkes yang terdiri dari berbagai alat musik yang dimainkan secara bersamaan. Jika gamelan memiliki mayoritas alat musik perkusi, tanjidor merupakan ensambel musik yang terdiri dari mayoritas alat musik tiup,

Sukong itu apa?

Sukong dan Cara Memainkannya – Sumber: Instagram @kongahyan.tehyan Sukong merupakan alat musik yang muncul dari tradisi dan budaya Betawi yang plural. Dalam kesenian gambang kromong, selain terdapat alat musik asli nusantara seperti gambang dan kecrek, ada juga beberapa alat musik tradisional yang berembrio dari tradisi Tionghoa. Sumber: Instagram @kongahyan.tehyan Dilihat dari bentuk dan cara memainkanya, sukong menyerupai alat musik rebab yang berasal dari Arab. Hanya saja, ukuran sukong lebih kecil dan hanya memiliki dua untai dawai. Sukong dimainkan dengan cara digesek. Bagian badan sukong terbuat dari batok kelapa.