Apa nama bahasa daerah yang digunakan masyarakat dki jakarta?

apa nama bahasa daerah yang digunakan masyarakat dki jakarta
5. Melayu – Bahasa ini dituturkan oleh masyarakat Betawi DKI Jakarta, sering juga disebut bahasa Betawi atau Melayu Betawi. Bahasa Melayu Betawi terdiri dari dua dialek, yaitu dialek Betawi Pusat dan dialek Betawi Pinggiran. Bahasa Melayu Betawi memiliki persentase perbedaan sebesar 75,75 persen dengan bahasa Melayu di Riau.

Bahasa apa yang digunakan oleh orang Betawi?

Nomor Registrasi 201800669 Domain Tradisi dan Ekspresi Lisan Bahasa Betawi termasuk salah satu bentuk dialek bahasa Melayu. Keistimewaannya adalah mudah digunakan untuk berkomunikasi dengan suku-suku bangsa lain yang paham bahasa Indonesia. Bahasa Betawi merupakan hasil pembauran bahasa-bahasa antar suku dan dipengaruhi unsur bahasa asing (Arab, Belanda, Portugis, Inggris, dan Cina).

  1. Bahasa Melayu dialek Nusa Kalapa telah dipergunakan di Jakarta paling tidak sejak abad ke-10.
  2. Bahasa Melayu dialek Jakarta atau Bahasa Betawi ini terdapat kosakata yang tergolong “Betawi Kawi”, yang dipengaruhi oleh bahasa Melayu Polinesia dan bahasa Kawi-Jawi.
  3. Bahasa Betawi yang dipergunakan sejak abad ke-10, mendapat pengaruh dari bahasa Portugis mulai abad ke-16.

Pada awalnya Bahasa Melayu digunakan oleh orang-orang atau penduduk asli Jakarta dan menjadi dasar bahasa Indonesia. Mudah sekali berbaur dengan bahasa Indonesia karena banyak persamaan antara keduanya, sehingga sering pula disebut bahasa Indonesia dialek Jakarta.

  1. Perbedaan utamanya hanya pada ucapan sejumlah kata-kata yang pada kedua bahasa itu belum ada padanannya.
  2. Umumnya penduduk Betawi asli mengucapkan bunyi a menjadi e, misalnya Abah =Abe, Ada =Ade, Saja =Saje, dan lainnya, yang banyak dipengaruhi oleh bahasa Arab, bahasa Cina, bahasa Jawa, dan bahasa Sunda.

Penduduk asli kota Jakarta yang pernah mempunyai nama Sunda Kelapa, Jayakarta, dan Batavia berbahasa Melayu. Di Pelabuhan Sunda Kelapa terjadi pertemuan para pedagang dari dalam (Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jawa Timur dan Malaka) dan luar Nusantara (orang Arab dan Cina datang lebih dulu daripada orang Portugis dan Belanda) dengan penduduk setempat.

  • Pertemuan antarbangsa ini mengakibatkan kontak bahasa.
  • Dalam berkomunikasi dagang digunakan Bahasa Melayu sebagai lingua franca.
  • Bahasa Betawi ini merupakan salah satu dialek areal dari bahasa melayu, yang berkembang sejak awal-awal abad masehi di kawasan antara sungai Cisadane disebelah barat sampai sungai Citarum di sebelah timur; dari pantai Teluk Jakarta disebelah utara sampai dekat kaki gunung salak disebelah selatan.
See also:  Smk negeri yang ada di jakarta timur?

Kosakatanya sebagian besar sama dengan kosakata bahasa melayu umum; lalu diperkaya dengan kosakata dari bahasa Arab, cina, Belanda dan beberapa bahasa daerah lain, seperti bahasa Jawa, Sunda, dan Bali. Selain ada kosakata khas milik bahasa Betawi. Kosakata bahasa asing yang diserap ke dalam Bahasa Melayu berasal dari Bahasa Arab, Cina, Portugis, Belanda, Inggris dan Sanskerta.

Penyerapan dari bahasa-bahasa itu turut memberikan ciri kepada Bahasa Melayu yang dituturkan oleh penduduk Jakarta asli sehingga menjadi Bahasa Melayu dialek Betawi, Dialek Betawi memiliki ciri khas fonetis yang membedakannya dengan Bahasa Melayu dialek lainnya. Bahasa Cina, terutama Bahasa Hokkian, merupakan bahasa asing yang turut memperkaya khazanah kosakata Bahasa Melayu Betawi.

BAHASA DAERAH 34 PROVINSI DI INDONESIA

Bahasa Indonesia Nonformal Bahasa Melayu Betawi banyak digunakan dalam percakapan berbahasa Indonesia pada situasi nonformal. Pada masa pra Sumpah Pemuda bahasa Indonesia yang masih disebut bahasa Melayu menjadi alat komunikasi atau bahasa yang sering dipergunakan di dalam pergaulan sehari-hari antara suku-suku bangsa Indonesia atau antara bangsa Indonesia dan bangsa asing sehingga bahasa Melayu adalah menjadi semacam jembatan yang mengakrabkan pergaulan dan memesrakan hubungan antara suku-suku bangsa dari pelbagai daerah Indonesia.

bahasa Betawi dimana?

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Bahasa Betawi
Basè Betawi, Omong Betawi
Dituturkan di Indonesia
Wilayah Jabodetabek

  • DKI Jakarta
  • Jawa Barat
    • Kabupaten Bekasi
    • Kabupaten Bogor
      • Bojonggede
      • Cibinong
      • Ciseeng
      • Gunungsindur
      • Kemang
      • Parung
      • Tajurhalang
    • Kota Bekasi
    • Kota Bogor

      Tanah Sareal

    • Kota Depok
  • Banten
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangerang Selatan

Jawa Barat

  • Kabupaten Karawang
    • Kecamatan Batujaya
    • Pakisjaya
Penutur bahasa 5 juta (2000) ( tidak tercantum tanggal )
Rumpun bahasa Austronesia

  • Melayu-Polinesia
    • Melayu-Sumbawa
      • Melayik
        • Melayu Pasar
          • Bahasa Betawi
Dialek
  • Betawi Ora’
  • Betawi Tengahan
Sistem penulisan Latin dan Jawi
Status resmi
Diatur oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kode bahasa
ISO 639-1
ISO 639-2 bew
ISO 639-3 bew
Glottolog beta1252

Bahasa Betawi adalah bahasa yang dituturkan oleh Suku Betawi yang mendiami daerah Jakarta dan sekitarnya.

Apa nama suku bangsa yang berasal dari DKI Jakarta?

Betawi adalah suku bangsa yang berdiam di wilayah DKI Jakarta, dan wilayah sekitarnya yang termasuk wilayah Provinsi Jawa Barat. Suku bangsa ini biasa pula disebut ‘Orang Betawi’, ‘Melayu Betawi’, atau ‘Orang Jakarta ‘ (atau Jakarte menurut logat setempat).

See also:  Pelabuhan yang ada di provinsi dki jakarta adalah?

Apa bahasa daerah Betawi brainly?

Jawaban: Bahasa daerah Betawi adalah Bahasa Melayu Kreol. Rumah adat suku Betawi adalah Rumah Kebaya. Tarian daerah suku Betawi adalah tari Topeng Betawi,tari Japin Betawi,tari Sirih Kuning. Pakaian daerah suku Betawi adalah Celana batik,Sadariah,baju kurung. Penjelasan: Moga bermanfaat.

Apa itu menan?

Kosakata –

Ora

Penduduk asli Depok lebih sering menggunakan kata “ora” daripada kata “tidak”. Dari seringnya penggunaan kata “ora” inilah, bahasa yang digunakan masyarakat Depok, terutama penduduk asli disebut Betawi Ora. Kata “ora” merupakan kata serapan dari bahasa Jawa yang memiliki arti “tidak”. Contoh penggunaan dalam kalimatnya adalah, “Ora punya duit.” Artinya adalah tidak punya uang.

Ilok atau Ilokan

Kata ilokan mempunyai arti “masa” atau “masa iya”. Contoh penggunaan dalam kalimat adalah seperti ini, “Ilokan anak wadon pulang malem.” Artinya, “Masa anak perempuan pulang malam”. Atau contoh lainnya, “Ilokan beli minyak ge antre.” Artinya, “Masa iya beli minyak aja antre.”

Ge atau Go

Orang Depok sering kali menggunakan kata “ge” atau “go” dalam percakapan sehari-hari yang bisa diartikan “saja”. Misalnya, “Saya ge belom madang dari pagi.” Artinya, “Saya aja belum makan dari pagi”. Contoh yang lain, “Beras sekilo ge udah mahal pisan.” Artinya, “Beras sekilo saja mahal sekali.

Bae

Kata “bae” biasanya digunakan di akhir kalimat. Terjemahan bebasnya bisa diartikan “saja”. Contoh dalam kalimatnya adalah seperti ini, “Ke mana bae?” (ke mana saja?) atau “Bangun dah, molor bae!”(Bangun, deh, tidur aja!)

Anoan

Kita sering kali menyebut sesuatu dengan kata “anu”. Anu kalau dalam percakapan masyarakat Depok, terutama penduduk asli adalah “anoan”. Misalnya, dua orang bercakap tentang rumah yang bocor. Salah satu dari dua orang tersebut berkata, “Anoannya lu benerin bae.” Ia berkata seperti itu sambil menunjuk genteng. Jadi, anoan yang dimaksud orang tersebut adalah genteng.

Menan atau bodo nanan

Menan bisa diartikan bodo amat. Misalnya, seseorang sedang berbicara mengenai kehebatan politikus kebanggaannya kepada seseorang. Namun, lawan bicaranya tersebut cenderung tidak peduli atau bahkan apatis. Lantas, ia mengucapkan “menan”. Kata ini bisa juga untuk menunjukkan ketidakpedulian seseorang terhadap sesuatu.

See also:  Bagaimana sikap rakyat jakarta menyambut berita proklamasi?

Bagen

Bagen memiliki arti “biar” atau “biarkan”. Contoh dalam kalimatnya adalah seperti ini, “Bagenin bae!”(Biarin aja!) atau, “Bagen, ah sudah dikasih tau kagak ngarti pisan.” (Biar, ah sudah dikasih tahu tapi nggak ngerti banget.)

Hetdah atau Etdah

Orang Depok sering kali mengucapkan “hetdah” untuk menunjukkan kekesalan atau keheranan akan sesuatu. Misalnya, “Hetdah, ini bocah dibilangin susah bener yak!” atau, “Hetdah, harga minyak naik lagi?!”

Ngapah

“Ngapa” memiliki arti “kenapa”. Jadi, kosakata ini merupakan kata tanya. Contoh kalimat yang menggunakan kata “ngapah” dalam percakapan sehari-hari orang Depok adalah seperti ini, “Emang ngapah?” (Memang kenapa?)

Taek atau Taik

Dalam bahasa Betawi Depok, kata ini bukan sejenis kata pisuhan dengan menggunakan nama kotoran.

Apa arti Mindo dalam bahasa gaul?

3. Mindo – instagram.com/busanabetawidotcom Bagi sebagian besar orang, khususnya orang Sunda serta orang Jawa, kata mindo ini artinya kedua (yang kedua), nih. Akan tetapi pada bahasa Betawi, kata mindo bermakna makannya nambah terus, lho. Contoh percakapan: A : Masih laper nih gue (Masih lapar nih saya) B : Yaudah mindo gih, masih banyak nasi sama lauknye tuh (Yaudah nambah makan sana, masih banyak nasi sama lauknya)

Jabanin itu apa sih?

Jakarta, SUARA TANGERANG – Jabanin yang dikenal dalam masyarakat Betawi artinya adalah layani / tandingi. Kata ini kemudian dijadikan sebagai akronim dari organisasi under bow atau sayap organisasi Laskar Betawi, yaitu Jawara Berantas Narkoba Indonesia yang telah dideklarasikan di Jakarta, Sabtu siang (7/10).

Hadir dalam acara itu, para deklarator H. Enjang Hasanudin BA, Herman Susilo, Krisna, Hendra Jaya, Mayjen TNI (Purn) Asril Tanjung S.IP, kader dan simpatisan Jabanin serta perwakilan Ormas tingkat pusat yang ada di Jakarta. Menurut H Enjang, Jabanin untuk memerangi narkoba yang kini menjadi musuh bersama keluarga Indonesia.

“Orang nomor satu di negera ini pun telah menyatakan,

Ente berasal dari bahasa apa?

Sebenarnya kata Ane dan Ente adalah berasal dari bahasa arab, yaitu Anaa (أنا) yang berarti Saya, kemudian diadopsi menjadi bahasa betawi menjadi Ane. Adapun Ente juga berasal dari bahasa Arab dari kata Anta (أنت) artinya Kamu, kemudian diadopsi menjadi bahasa betawi menjadi Ente.