Bst tahap 3 kapan cair 2021 jakarta?

bst tahap 3 kapan cair 2021 jakarta
JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan bahwa Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 3 telah ditransfer ke rekening penerima sejak Jumat (2/4/2021). Hal itu disampaikan akun resmi Instagram Dinas Sosial DKI Jakarta, @dinsosdkijakarta, Jumat.

Apakah BST Bank DKI tahap 7 dan 8 sudah cair?

Bisnis.com, JAKARTA – Bantuan Sosial Tunai (BST) DKI Jakarta tahap 5 dan 6 telah cair pada bulan Juli-Agustus 2021, tetapi pencairan dana pada Oktober untuk tahap 7 dan 8 kini telah dihentikan. Nilai bansos tunai tersebut mencapai Rp600.000 per kepala keluarga.

Adapun total penerima bansos di DKI Jakarta mencapai 1,84 juta kepala keluarga. Bantuan tersebut akan dikirimkan melalui rekening Bank DKI masing-masing penerima. Kenapa bansos tunai tahap 7 dan 8 diberhentikan? Dinsos DKI Jakarta menyebutkan bahwa BST Jakarta tahap 7 dan 8 tidak akan dilanjutkan. Ditambah, pemerintah juga sudah menyelesaikan penyaluran BST termasuk 124 KPM melalui Bank DKI dari data tunda yang sebelumnya berjumlah 99.763 KPM, yang dengan selisih tersebut disalurkan oleh Kemensos RI melalui PT Pos Indonesia pada pertengahan Agustus lalu.

Namun berbicara mengenai penyaluran BST Tahap 7 dan 8 ternyata tidak ada, seperti yang disampaikan pada akun Instagram @dinsosdkijakarta pada (30/9/2021) lalu. “Pencairan BST hanya sampai di tahap 6 di Bulan Juni 2021 kak, terima kasih,” jelasnya. Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria yang mengungkapkan bantuan sosial di DKI Jakarta untuk sementara waktu hanya sampai pada tahap 6.

“Sementara begitu, Sambil menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Keputusannya ada di pemerintah pusat,” kata Riza, Jumat (15/10/2021). Pencairan dana yang diterima masyarakat pada Oktober ini merupakan bentuk bantuan lain yaitu Kartu Lansia Jakarta (KLJ) yang juga salah satu program milik Dinsos Jakarta.

Program KLJ telah sampai pada penyaluran dana tahap 3 (Juli-September) yang mulai disalurkan pada 28 September 2021 lalu, dengan nominal Rp600.000 per orang/bulan dan berarti akan menerima total bantuan Rp1,8 juta. “KLJ, KPDJ, dan KAJ akan dicairkan pada akhir September, mengingat pemutakhiran data setelah pencairan di Triwulan II,” tutur Kepala Dinsos DKI Jakarta Premi Lasari pada Senin (27/9/2021).

Kenapa BST tak cair lagi?

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp 300.000 yang ditujukan kepada warga terdampak pandemi Covid-19 resmi dihapus terhitung September 2021. Menurut Menteri Sosial Tri Rismaharini, pihaknya memang hanya merencanakan program BST selama empat bulan sejak awal, yakni Januari-April 2021 untuk membantu masyarakat yang terdampak kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

  • Program BST itu pun lalu dilanjutkan selama dua bulan yaitu Mei-Juni sebab ada PPKM darurat dan gerak masyarakat masih terbatas.
  • Risma menegaskan, penyaluran BST hanya disebabkan jika terjadi kegawatdaruratan di masa pandemi Covid-19.
  • Sudah, saya enggak berani.
  • Itu emang BST penyalurannya disebabkan untuk pandemi,” terang Risma dilansir dari Antara, Selasa (21/9/2021).

Pada masa perpanjangan PPKM Jawa-Bali kemarin, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, sudah tidak ada lagi wilayah yang menerapkan level 4. Baca Juga: Bansos Tambahan Mulai Cair Akhir September Tak hanya itu, PPKM kali ini pun lebih diperlonggar sehingga kegiatan perekonomian bisa berjalan lebih leluasa.

BST merupakan bansos yang dikeluarkan Kementerian Sosial dalam masa PPKM darurat. Besaran BST senilai Rp300 ribu yang disalurkan oleh PT Pos ke penerima bantuan. Total, sebanyak 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) mendapat BST Covid-19. Kemensos juga memberikan bansos PPKM berupa beras untuk warga terdampak Covid-19 di Jawa-Bali pada periode Juni-Agustus lalu.

Baca Juga: Kabar baik! Dana KJP Plus tahap I September 2021 sudah cair DONASI, Dapat Voucer Gratis! Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat. Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store,

BST tahap ke 3 kapan cair?

Bantuan Sosial Tunai bagi warga yang terdampak Covid-19,atau yang disingkat BST yang bersumber dari Kementerian Sosial (Kemensos) tahap III akhirnya cair secara serentak Minggu 12 Juli 2020, khususnya di desa se Kecamatan Wilangan.

Bansos 2022 kapan cair tanggal berapa?

Pemerintah akan memberikan bansos senilai Rp600.000 bagi 20,65 juta orang dengan penyalurannya sebanyak dua kali masing-masing Rp300.000.

See also:  Tuliskan bunyi sila pertama yang tertulis di dalam piagam jakarta?

Apa itu BST Kemensos 2022?

Konsep Definisi Variabel – Bantuan Sosial Tunai (BST) adalah bantuan berupa uang yang diberikan kepada keluarga miskin, tidak mampu, dan/atau rentan yang terkena dampak wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Besaran Bantuan Sosial Tunai adalah senilai Rp.600.000,-/keluarga/bulan.

  1. Bantuan Sosial Tunai ini merupakan program jaringan pengaman sosial Kementerian Sosial yang diperuntukan bagi keluarga miskin dan rentan miskin yang terdampak Covid-19.
  2. Program ini merupakan bantuan penugasan khusus Presiden.
  3. Bantuan sosial untuk wilayah di luar Jabodetabek diberikan dalam bentuk uang, sedangkan untuk wilayah Jabodetabek diberikan dalam bentuk sembako.

Pemberian bantuan BST, tidak termasuk penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, dan Kartu Pra Kerja.

BST diperpanjang sampai kapan?

Tahun 2022 Kemensos mengalokasikan Rp74,08 triliun (94,67%) untuk belanja bansos JAKARTA (22 September 2021) – Pemerintah melalui Kementerian Sosial tetap melanjutkan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Dengan anggaran Rp78,25 triliun Tahun Anggaran (TA) 2022 yang sudah disetujui DPR RI, Kemensos mengalokasikan Rp74,08 triliun (94,67%) untuk belanja bansos.

Dengan gambaran tersebut, Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan, Kemensos tetap akan melaksanakan tugas perlindungan sosial melalui program bansos. Mensos memastikan, pemerintah tidak akan menghentikan bantuan kepada masyarakat miskin terdampak pandemi. “Bantuan sosial untuk masyarakat miskin dan rentan, terus berlanjut.

Tahun depan, Kemensos menganggarkan Rp74,08 triliun atau 94,67% untuk bantuan sosial. Jadi tidak benar kalau Kemensos menghentikan program bansos,” kata Mensos Risma di Jakarta (22/09), menanggapi berbagai pemberitaan. Program bansos yang dikelola Kemensos terdiri dari bansos reguler dan bansos khusus.

Bansos reguler dirancang untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam percepatan penanganan kemiskinan. Bansos reguler yang dimaksud adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako. “PKH dan BPNT terus berjalan baik ada atau tidak ada pandemi. Karena memang dimaksudkan untuk penanganan kemiskinan dan meningkatkan kualitas SDM unggul,” kata Mensos.

Adapun bansos khusus memiliki karakteristik berbeda. Bansos khusus eksisting yang dikelola Kemensos adalah Bantuan Sosial Tunai (BST). “BST ini dirancang untuk kedaruratan, bukan untuk keperluan permanen. BST diluncurkan pemerintah terkait dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) seiring tingginya angka penularan virus saat itu,” kata Mensos.

Pembatasan kegiatan berdampak pada menurunnya aktivitas ekonomi dan masyarakat berkurang pendapatannya. “Maka pemerintah perlu memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak. Sejalan dengan menurunnya angka penularan virus, pemerintah juga melonggarkan aktivitas, ekonomi bergerak dan masyarakat bisa kembali produktif,” kata Mensos.

BST diluncurkan pemerintah tahun 2020, sebagai upaya meringankan beban masyarakat terdampak pandemi. Tahun 2021, pemerintah melanjutkan program BST untuk empat bulan yakni Januari-April 2021 dengan pertimbangan dampak pandemi belum sepenuhnya menurun.

  1. Emudian, BST kembali diperpanjang untuk dua bulan yakni bulan Mei dan Juni 2021 dengan indeks Rp300 ribu/bulan/Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
  2. BST menyasar 10 juta KPM dengan penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
  3. Tahun 2022, Kemensos melanjutkan bansos reguler yakni PKH dengan anggaran sebesar Rp28,7 triliun dengan target 10 juta KPM.

Penyaluran dilakukan setiap 3 bulan sekali dalam 4 tahap (Januari, April, Juli dan Oktober) melalui Bank HIMBARA (BNI, BRI, Mandiri dan BTN).

Kapan Dana Bansos Kantor Pos cair?

PR DEPOK – BPNT Juli 2022 akan cair lewat Kantor Pos, cek penerimanya melalui link cekbansos.kemensos.go.id. Kementerian Sosial (Kemensos) telah menjadwalkan pencairan bansos BPNT di bulan Juli 2022 bagi masyarakat miskin atau rentan miskin. Dana bansos BPNT ini sudah bisa dicairkan melalui Kantor Pos sejak tanggal 1 Juli 2022,

  1. Baca Juga: Update Covid-19 Indonesia 28 Juli 2022: Kasus Corona Baru Hari Ini Bertambah 6.353 Jadwal pencairan BPNT atau bantuan sembako ini rencananya akan disalurkan sepanjang tahun 2022 setiap bulannya.
  2. PM yang sudah terdaftar bisa segera mencairkan dana bansos BPNT sampai dengan tanggal 31 Juli 2022 di Kantor Pos,

Namun untuk bisa mendapatkan bansos BPNT 2022, syarat utamanya adalah masyarakat harus lebih dulu terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Baca Juga: Link Nonton Jinxed at First Episode 14 Sub Indo Tayang di Viu: Seul Bi Melihat Masa Depannya dengan Soo Kwang Terlebih, Kemensos juga telah menetapkan beberapa kriteria bagi yang bisa mendaftar DTKS, di antaranya:

See also:  Uin jakarta termasuk provinsi apa?

Apakah ada bansos tahap 3?

Foto: Infografis/Jangan khawatir, Ini Deretan bansos yang tetap cair di 2022/Aristya Rahadian Jakarta, CNBC Indonesia – Sejumlah bantuan sosial (bansos) akan mulai disalurkan pada Agustus 2022. Pemerintah memberikan bantuan tersebut sebagai upaya meningkatkan daya beli masyarakat.

Pada Agustus 2022 ini, setidaknya ada 4 jenis bantuan sosial yang akan disalurkan. Antara lain bantuan langsung tunai (BLT) bagi UMKM, Kartu Prakerja, Bansos Program Keluarga Harapan (PKH), dan BLT Subsidi Gaji. Lebih lanjut, berikut rincian bantuan tersebut.1. BLT UMKM Bansos BLT UMKM masuk ke dalam daftar bantuan yang akan diberikan pada Agustus 2022.

Bantuan ini diberikan untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang terdampak langsung Covid-19 dengan kriteria tertentu. Jika Anda termasuk penerima, Anda akan mendapatkan bansos uang tunai sebesar Rp 600 ribu. Dana tersebut dibagikan kepada sebanyak 12 juta pelaku usaha.

Adapun untuk mengecek apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima bantuan, dapat mengunjungi eform.bri.co.id,2. Kartu Prakerja Gelombang 38 Bansos berupa Kartu Prakerja Gelombang 38 juga masuk ke dalam daftar bantuan yang cair pada Agustus 2022. Peserta yang lolos seleksi kartu Prakerja Gelombang 38 akan mendapatkan insentif bulan ini.

Adapun cara untuk mendapatkannya adalah Anda harus mendaftar lebih dahulu di situs Prakerja. Di mana pendaftaran sudah dibuka sejak Minggu, 25 Juli 2022. Pastikan Anda memenuhi syarat mendaftar Program Kartu Prakerja yang dapat disimak selengkapnya di laman www.prakerja.go.id,3.

  • Bansos PKH Kementerian Sosial masih menyalurkan bansos PKH 2022 pada Agustus yang saat ini memasuki tahap 3.
  • Berdasarkan data tahun 2021 dari pkh.kemensos.go.id, cakupan penerima bansos PKH antara lain.
  • Ategori Ibu Hamil/Nifas: Rp 3 juta, Kategori Anak Usia Dini 0 sampai dengan 6 Tahun Rp 3 juta, Kategori Pendidikan Anak SD/Sederajat Rp 900 ribu, dan Kategori Pendidikan Anak SMP/Sederajat Rp1,5 juta.

Kemudian Kategori Pendidikan Anak SMA/Sederajat Rp 2 juta, Kategori Penyandang Disabilitas berat Rp 2,4 juta, dan Kategori Lanjut Usia Rp.2,4 juta. Untuk mengecek apakah Anda merupakan penerima bantuan ini, dapat mengakses cekbansos.kemensos.go.id yang telah disediakan Kemensos.4.

  1. BLT Subsidi Gaji BLT Subsidi Gaji masuk juga ke dalam daftar bantuan cair Agustus 2022.
  2. Adapun besaran BLT Subsidi Gaji yang diberikan kepada masyarakat yang memenuhi syarat adalah sebesar Rp1 juta.
  3. Diketahui anggaran BLT Subsidi Gaji 2022 sebesar Rp8,8 triliun.
  4. Subsidi gaji diberikan kepada pekerja yang menerima gaji di bawah Rp3,5 juta.

Apabila penasaran dan ingin mengetahui apakah Anda termasuk sebagai penerima bantuan subsidi upah atau subsidi gaji, cara mengeceknya adalah dengan mangakses bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id Artikel Selanjutnya

Kapan dana bansos cair lagi?

PR DEPOK – Simak besaran dana dan cara cek penerima bantuan sosial ( bansos ) PKH tahap 3 di bulan September 2022, Setiap kategori penerima bansos PKH tahap 3 di bulan September 2022 mendapatkan besaran dana berbeda-beda. Masyarakat penerima bansos PKH tahap 3 yang cair September 2022 bisa cek nama penerima di laman cekbansos.kemensos.go.id.

Baca Juga: BLT BBM Cair September 2022 hanya Disalurkan ke Pemilik KTP Ini, Akses Link Berikut tuk Cairkan Rp600.000 Setelah sebelumnya cair Agustus, pemerintah kembali menyalurkan dana bansos PKH tahap 3 pada bulan September 2022, Periode Juli, Agustus, September 2022 ini termasuk ke dalam penyaluran bansos PKH tahap 3,

Masyarakat yang ditetapkan sebagai penerima manfaat bansos PKH tahap 3 bulan September 2022, akan mendapatkan dana hingga Rp3 juta per tahun sesuai dengan kategori penerima masing-masing. Baca Juga: Ramalan Zodiak Cancer, Leo, dan Virgo Jumat, 2 September 2022: Peluang Baru Akan Terbuka Segera kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id, dari ibu hamil hingga lansia akan mendapatkan dana bantuan PKH tahap 3 bulan September 2022,

BST diperpanjang sampai kapan?

Tahun 2022 Kemensos mengalokasikan Rp74,08 triliun (94,67%) untuk belanja bansos JAKARTA (22 September 2021) – Pemerintah melalui Kementerian Sosial tetap melanjutkan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Dengan anggaran Rp78,25 triliun Tahun Anggaran (TA) 2022 yang sudah disetujui DPR RI, Kemensos mengalokasikan Rp74,08 triliun (94,67%) untuk belanja bansos.

Dengan gambaran tersebut, Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan, Kemensos tetap akan melaksanakan tugas perlindungan sosial melalui program bansos. Mensos memastikan, pemerintah tidak akan menghentikan bantuan kepada masyarakat miskin terdampak pandemi. “Bantuan sosial untuk masyarakat miskin dan rentan, terus berlanjut.

See also:  Samsat jakarta timur hari ini buka apa tidak?

Tahun depan, Kemensos menganggarkan Rp74,08 triliun atau 94,67% untuk bantuan sosial. Jadi tidak benar kalau Kemensos menghentikan program bansos,” kata Mensos Risma di Jakarta (22/09), menanggapi berbagai pemberitaan. Program bansos yang dikelola Kemensos terdiri dari bansos reguler dan bansos khusus.

Bansos reguler dirancang untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam percepatan penanganan kemiskinan. Bansos reguler yang dimaksud adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako. “PKH dan BPNT terus berjalan baik ada atau tidak ada pandemi. Karena memang dimaksudkan untuk penanganan kemiskinan dan meningkatkan kualitas SDM unggul,” kata Mensos.

Adapun bansos khusus memiliki karakteristik berbeda. Bansos khusus eksisting yang dikelola Kemensos adalah Bantuan Sosial Tunai (BST). “BST ini dirancang untuk kedaruratan, bukan untuk keperluan permanen. BST diluncurkan pemerintah terkait dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) seiring tingginya angka penularan virus saat itu,” kata Mensos.

  1. Pembatasan kegiatan berdampak pada menurunnya aktivitas ekonomi dan masyarakat berkurang pendapatannya.
  2. Maka pemerintah perlu memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.
  3. Sejalan dengan menurunnya angka penularan virus, pemerintah juga melonggarkan aktivitas, ekonomi bergerak dan masyarakat bisa kembali produktif,” kata Mensos.

BST diluncurkan pemerintah tahun 2020, sebagai upaya meringankan beban masyarakat terdampak pandemi. Tahun 2021, pemerintah melanjutkan program BST untuk empat bulan yakni Januari-April 2021 dengan pertimbangan dampak pandemi belum sepenuhnya menurun.

  • Emudian, BST kembali diperpanjang untuk dua bulan yakni bulan Mei dan Juni 2021 dengan indeks Rp300 ribu/bulan/Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
  • BST menyasar 10 juta KPM dengan penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
  • Tahun 2022, Kemensos melanjutkan bansos reguler yakni PKH dengan anggaran sebesar Rp28,7 triliun dengan target 10 juta KPM.

Penyaluran dilakukan setiap 3 bulan sekali dalam 4 tahap (Januari, April, Juli dan Oktober) melalui Bank HIMBARA (BNI, BRI, Mandiri dan BTN).

Apa itu bantuan BST 2022?

Konsep Definisi Variabel – Bantuan Sosial Tunai (BST) adalah bantuan berupa uang yang diberikan kepada keluarga miskin, tidak mampu, dan/atau rentan yang terkena dampak wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Besaran Bantuan Sosial Tunai adalah senilai Rp.600.000,-/keluarga/bulan.

Bantuan Sosial Tunai ini merupakan program jaringan pengaman sosial Kementerian Sosial yang diperuntukan bagi keluarga miskin dan rentan miskin yang terdampak Covid-19. Program ini merupakan bantuan penugasan khusus Presiden. Bantuan sosial untuk wilayah di luar Jabodetabek diberikan dalam bentuk uang, sedangkan untuk wilayah Jabodetabek diberikan dalam bentuk sembako.

Pemberian bantuan BST, tidak termasuk penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, dan Kartu Pra Kerja.

Apakah dana bansos akan cair lagi?

PR DEPOK – Bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan ( PKH ) dan Bantuan Pangan Non Tunai dari Kementerian Sosial (Kemensos) kembali cair pada Juli 2022, Tanggal cair bansos PKH dan BPNT diperkirakan mulai 1 Juli hingga 31 Juli 2022, maka dari itu segera cek nama penerima bantuan.

  1. Sesuai jadwal, penyaluran bansos PKH bulan Juli merupakan pencairan tahap 3 yang akan berlangsung selama tiga bulan hingga bulan September, sedangkan BPNT memang disalurkan setiap bulan.
  2. Baca Juga: Cek Bansos PKH Tahap 3 untuk Ibu Hamil dan Balita 0-6 Tahun Rp3 Juta yang Cair Juli 2022 Masyarakat bisa cek nama penerima bansos PKH dan BPNT yang sedang cair Juli 2022 melalui link resmi Kemensos, cekbansos.kemensos.go.id,

Sebelum cek nama penerima bansos di cekbansos.kemensos.go.id, berikut ini kategori penerima PKH, Ada tujuh kategori penerima, yaitu: 1. Penyandang disabilitas berat menerima uang PKH sebesar Rp2,4 juta per tahun. Baca Juga: Link Nonton dan Sinopsis Film Korea 2037, Kisah Narapidana Wanita di Kamar Sel Nomor 12 2.

Apa yang dimaksud dengan peserta PBI?

Penulis: Virdita Ratriani KONTAN.CO.ID – Syarat dan cara daftar PBI JK bisa disimak di artikel ini. PBI JK adalah peserta jaminan kesehatan yang tergolong fakir miskin dan orang tidak mampu yang iuran BPJS Kesehatannya dibayarkan oleh pemerintah. Peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan atau PBI adalah salah satu program bantuan sosial (bansos) yang diberikan kepada masyarakat berupa bantuan iuran jaminan kesehatan menggunakan basis data dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Adblock
detector