Gubernur yang menjadikan ondel-ondel sebagai simbol kota jakarta adalah?

gubernur yang menjadikan ondel-ondel sebagai simbol kota jakarta adalah
Ondel-ondel ditetapkan sebagai simbol kota Jakarta pada masa pemerintahan Ali Sadikin Pembahasan : Ondel – Ondel adalah pertunjukan boneka raksasa yang merupakan salah satu budaya suku Betawi. Boneka ondel-ondel tingginya sekitar 2,5 meter dan dibuat menggunakan bambu, yang dibuat sehingga mudah dipanggul oleh pemainnya yang masuk di dalam boneka.

  • Ondel-ondel adalah ikon atau ciri khas kota Jakarta.
  • Ondel-ondel digunakan untuk memeriahkan pertunjukan, festival atau untuk menyambut tamu kehormatan.
  • Pertunjukan Ondel-Ondel biasanya menggunakan sepasang boneka, yaitu ondel-ondel pria-wanita.
  • Pertunjukan ondel-ondel dijadikan simbol DKI Jakarta pada masa pemerintahan Ali Sadikin sebagai Gubernur Jakarta (periode 1966-1977).

Hingga saat ini, ondel-ondel dapat ditemui memeriahkan kegiatan seperti peringatan kemerdekaan atau Pekan Raya Jakarta. Pelajari lebih lanjut bentuk kebudayaan yang menjadi ciri khas budaya Bali di: brainly.co.id/tugas/27414676 Pelajari lebih lanjut perbedaan seni rupa tradisional dan modern di: brainly.co.id/tugas/8921236 Pelajari lebih lanjut sifat kota dan kabupaten di Jakarta di: brainly.co.id/tugas/11913476 – Detail Jawaban: Kode: 8.10.4 Kelas: VIII Mata pelajaran: Geografi Materi: Bab 4 – Keragaman Sosial Budaya sebagai Modal Dasar Pembangunan Nasional

Siapa yang menciptakan lagu ondel-ondel?

gubernur yang menjadikan ondel-ondel sebagai simbol kota jakarta adalah Herusutimbul/commons.wikimedia.org Contoh soal dan pembahasan tentang mengenal lagu Ondel-Ondel yang berasal dari Betawi, Jakarta. Bobo.id – Pada pembelajaran jelajah Jakarta : Pendidikan Lingkungan Budaya Jakarta, Kelas 6 SD/MI, Pelajaran 1, tepatnya halaman 4, materinya adalah mengenal lagu Ondel-Ondel,

  1. Apakah teman-teman pernah mendengar lagu Ondel-Ondel ? Lagu Ondel-Ondel lirik lagunya ditulis dalam bahasa betawi yang sederhana.
  2. Biasanya, kita akan mendengar lagu ini ketika perayaan hari ulang tahun Kota Jakarta, upacara adat Betawi, pertunjukan seni, ataupun di tempat wisata di Jakarta.
  3. Awalnya, lagu Ondel-Ondel jadi populer ketika dinyanyikan oleh seniman Betawi yaitu Benyamin Sueb.

Benyamin Sueb adalah tokoh seniman yang tidak bsia dilupakan oleh masyarakat Betawi dan menjadi seniman yang diakui di Indonesia. Karena ia banyak mengenalkan berbagai macam kesenian dan kebudayaan Betawi ke seluruh Indonesia. Meskipun menggunakan bahasa Betawi, tetapi banyak masyarakat Indonesia yang juga menyukai dan mengenal lagu daerah ini, lo.

  1. Berikut lirik lagu ondel-Ondel yang sering kita dengar.
  2. Ondel-Ondel Baca Juga: Cari Jawaban Kelas 3 SD Tema 7, Sikap Apa yang Harus Kita Ambil dalam Menghadapi Perbedaan? Nyok kite nonton ondel-ondel nyok kite ngarak ondel-ondel Ondel-ondel ade anaknye anaknye nandak gel igelan Mak Bapak ondel-ondel ngibing ngarak penganten disunatin Nyang nonton rame ke girangan ikut ngarak iring iringan Pak pak dung pak dung pak pak pak gendang nyaring ditepak nyang nonton girang pade surak surak Tangan iseng jailin pale anak ondel-ondel taroin puntungan rambut kebakaran Anak ondel-ondel jejingkrakan palenye nyale bekobaran Nyang nonton pade kebingungan disiramin air comberan Untuk semakin memahami materi tentang mengenal lagu Ondel-Ondel, teman-teman bisa mengerjakan contoh soal dan pembahasannya berikut ini.

Yuk, simak! Baca Juga: Cari Jawaban Materi Kelas 6 SD/MI Tema 9, Membuat Buklet Tokoh Angkasa Luar, Yuri Gagarin 1. Dari daerah mana asal lagu Ondel-Ondel? Jawaban: Lagu Ondel-Ondel berasal dari Betawi, Jakarta.2. Siapa pencipta lagu Ondel-Ondel? Jawaban: Lagu Ondel-Ondel diciptakan oleh Djoko Subagyo pada 1970.3.

  1. Siapa nama seniman yang mempopulerkan lagu Ondel-Ondel? Jawaban: Seniman yang mempopulerkan lagi Ondel-Ondel adalah Benyamin Sueb pada 1971.
  2. Baca Juga: Cari Jawaban Materi Kelas 6 SD/MI Tema 9, Apa Saja Kegiatan yang Mencerminkan Persatuan dan Kesatuan? 4.
  3. Bahasa apa yang digunakan dalam lagu Ondel-Ondel? Jawaban: Bahasa yang digunakan adalah bahasa daerah Betawi, Jakarta.5.

Termasuk jenis lagu apakah lagu Ondel-Ondel? Jawaban: Ondel-Ondel termasuk lagu daerah tradisional Betawi, Jakarta. Contoh soal dan pembahasan ini bisa menjadi pemandu bagi orang tua dalam mendampingi anak selama belajar di rumah.

Dari mana asal usul ondel-ondel?

Jakarta – Ondel-ondel adalah kesenian khas masyarakat Betawi. Figurnya selalu menemani perayaan kebudayaan di wilayah Jakarta. Sebenarnya, ondel-ondel ada dari kapan, ya? Sebetulnya, masih belum diketahui siapa pencipta ondel-ondel maupun awal mula kesenian tersebut dipertunjukkan oleh masyarakat.

  1. Meski demikian, ada satu catatan historis yang menunjukkan keberadaan ondel-ondel.
  2. Secara historis, ondel-ondel sudah ada sebelum 1.600 Masehi.
  3. Bukti ini tercatat dalam buku perjalanan yang ditulis oleh seorang pedagang dari Inggris bernama W. Scot.W.
  4. Scot menulis, ada kebudayaan unik yang berbentuk boneka raksasa dan dipertunjukkan oleh masyarakat Sunda Kelapa dalam sebuah upacara adat.

Pertunjukan boneka raksasa dalam buku catatan W. Scot itu tidak disebutkan namanya, tetapi para ahli meyakini, jenis boneka yang dimaksud adalah ondel-ondel. Boneka raksasa yang terbuat dari kertas ini memiliki sejarah yang diceritakan secara turun temurun.

See also:  Akupuntur yang bagus di jakarta?

Apa makna dari lagu ondel-ondel?

Ilustrasi Ondel-Ondel. Foto: Pixabay Berikut lirik lagu Ondel-Ondel yang merupakan lagu daerah dari DKI Jakarta. Lagu ini diciptakan oleh Djoko Subagyo. Sesuai judulnya, lagu “Ondel-Ondel” menceritakan tentang Ondel-Ondel, maskot khas masyarakat Betawi berupa boneka besar yang biasanya diarak di acara besar.

Lagu ondel-ondel diciptakan pada tahun berapa?

JAKARTA, KOMPAS.com – “Ondel-Ondel” merupakan lagu daerah khas DKI Jakarta yang dipopulerkan Benyamin Sueb. Dirilis pada 1971, lagu ini diciptakan Djoko Subagyo. Selain berprofesi sebagai penyanyi, semasa hidupnya Benyamin Sueb juga aktif membintangi sejumlah film.

Salah satunya Benyamin Biang Kerok yang rilis pada 1972. Baca juga: Lirik dan Chord Lagu Rayuan Pulau Kelapa – Ismail Marzuki Berikut lirik dan chord lagu “Ondel-Ondel” dari Benyamin Sueb. CHORD KUNCI F G D Nyok kita nonton ondel-ondel nyok! D G Nyok kita ngarak ondel-ondel nyok! Em D Ondel-ondel ada anaknyanye boyyy D G Anaknya ngider-der ideran oyyyy G D MAk!bapak ondel-ondel ngibing ser! D G Ngarak penganten disunatin serrrr Em D Goyangnya asik ndut-ndutan duttt D G Yang ngiringin igel-igelan! Em Plank dung dung dung plak.plak.plak! D Gendang nyaring ditepak Yang ngiringin nandak G pada surak-surak Am Tangan iseng jailin Em kePale anak ondel-ondel D Tarukin puntungan G,rambut kebakaran G D Anak onel-ondel jijikrakan krakkkk D G Kepale nyale berkobaran bullllllll Em D Yang ngarak pada kebingungan ngunggg G Disiramin air comberan byurrrrrrr Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com.

Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Boneka apa yang menjadi ikon besar di kota Jakarta?

Ondel-ondel tak bisa dipisahkan dari budaya Betawi, sama halnya seperti asinan Betawi, tanjidor, dan lenong.

Siapa nama seniman Betawi yang menyanyikan lagu ondel ondel pertama kali?

Oleh SIDIQ SURYANTO (2201785531) Lagu seniman Legendaris Benyamin Sueb berjudul “Ondel-Ondel” tentu sudah sangat dikenal di seluruh lapisan masyarakat. Lagu ini mempopulerkan nama ondel-ondel menjadi dikenal seluruh masyarakat sebagai salah satu kesenian khas Betawi.

Alunan musik Tanjidor yang berasal dari sound system diatas grobak kayu mengiringi ondel-ondel yang diarak dari satu kampung ke kampung lain, cukup familiar diantara warga sekitaran Jakarta sejak tahun 90an. Kehadiran ondel-ondel di tengah masyarakat tak lepas dari para seniman yang berjuang untuk melestarikan dan mengankat derajat kesenian yang satu ini.

Seperti pria yang akrab disapa Cing Ucup yang ditemui mahasiswa BINUS University di tempat tinggalnya di Kecamatan Pinang Tangerang baru-baru ini. Cing Ucup adalah seniman Betawi yang telah membuat Ondel-Ondel sejak enam tahun lalu. Beliau bisa membuat satu buah ondel-ondel berbahan dasar bambu hanya dalam waktu 4-7 hari seorang diri.

Satu unit ondel-ondel ia jual dengan harga 1,5 hingga 4 juta Rupiah, tergantung seberapa besar ukuran dan jenis ondel-ondel. Selain membuat dan menjual ondel-ondel, Cing Ucup juga menyewakan ondel-ondel untuk acara tertentu. Menolak pesanan jika dijadikan untuk mengamen. Beliau mengaku banyak mendapat pesanan ondel-ondel dari kawasan Jabodetabek.

Pesanan mulai dari komunitas hingga seniman yang juga ingin melestarikan kesenian ini, Tetapi beliau selalu menolak pesanan membuat ondel-ondel jika dimanfaatkan untuk keperluan mengamen. Karena menurutnya menggunkan ondel-ondel untuk mengamen sama saja menurunkan derajat budaya betawi yang kemudian dianggap orang sebagai budaya kelas rendah.

“karena kalau dipakai untuk ngamen kesanya kita jadi kayak ngemis-ngemis, jadi kalo untuk ngamen saya pasti tolak “ujarnya. Cing Ucup mengungkapkan bahwa profesinya sebagai seniman Betawi dan pembuat ondel-ondel merupakan keinginanya sejak lama. Beliau mengatakan dengan profesinya saat ini, bisa menjadi hobi sekaligus melestarikan budaya Betawi.

Selain itu Cing Ucup juga tergabung dalam komunitas yang bergerak untuk melestarikan budaya dan kesenian betawi seperti silat Betawi, tradisi palang Pintu, Golok Betawi, serta Pelaminan Betawi. “Saat ini hal yang berbau budaya tradisional sedang digandrungi oleh masyarakat, mungkin karena rindu masa lalu” ujar pria asli Betawi ini. Sejarah Ondel-ondel Dahulu ondel-ondel merupakan alat untuk menolak bala atau pengusir Setan.”mitosnya ondel-ondel itu adalah biangnya (Orang tua) Setan, jadi Kalau ada ondel-ondel di suatu tempat, nanti Setan jadi takut sama biangnya, dan engga datang lagi ke tempat itu” ujar Cing Ucup.

Siapa nama ondel-ondel?

Makna Ondel-Ondel – Telah diwariskan turun-temurun, kebudayaan ini mengandung simbol dan makna yang mendalam. Topeng ondel-ondel lelaki warna merah memiliki arti laki-laki harus pemberani dan gagah perkasa, sementara topeng perempuan mengandung arti harus menjaga kesucian.

See also:  Yang menyerahkan kedaulatan indonesia dari belanda di jakarta adalah?

Embang kelapa di atas kepala ondel-ondel berarti kekuatan. Pohon kelapa memiliki akar kuat yang semua unsur tubuhnya bisa dimanfaatkan. Sepasang ondel-ondel juga punya nama yaitu Kobar untuk laki-laki dan Borah untuk perempuan. Kobar menyimbolkan manusia harus mencari nafkah di dunia, sedangkan Borah adalah simbol akhirat, yaitu manusia harus selalu berbuat baik dan ingat kepada Tuhan.

Beberapa wujud ondel-ondel ada yang menyeramkan dengan rambut gimbal dan gigi bertaring. Ini dimaksudkan agar roh jahat takut dengan wajah raksasa yang menyeramkan, sehingga tidak mengganggu manusia. Selain itu, dulunya banyak sesajen dan upacara sebelum pertunjukan ondel-ondel dengan maksud mengusir roh jahat serta filosofi kehidupan.

Mengapa ondel-ondel dibuat oleh masyarakat Betawi?

adjar.id – Seperti apa sejarah ondel-ondel ? Ondel-ondel adalah salah satu ikon kebudayaan bagi masyarakat Betaw i yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No.11 Tahun 2017, Adjarian. Aturan tentang ondel-ondel ini ditetapkan secara langsung oleh pejabat pelaksana Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017.

Dalam peraturan tersebut juga diberikan kriteria penggunaan ondel-ondel sebagai salah satu ikon kebudayaan masyarakat Betawi. Bagi penduduk asli Jakarta, ondel-ondel bukan hal asing karena sudah menjadi bagian dari budaya Jakarta. Ondel-ondel biasanya memiliki bentuk yang menyerupai manusia dan ada pada acara perayaan budaya Betawi.

Keberadaan ondel-ondel sendiri sudah lama di kota Jakarta dan kehadirannya tidak terjadi begitu saja. Terdapat sejarah panjang tentang hadirnya ondel-ondel sebagai salah satu kebudayaan masyarakat Betawi. Yuk, kita cari tahu sejarah ondel-ondel! Baca Juga: Lagu Daerah yang Berasal dari Jakarta, Buku Tematik Kelas 4 Tema 8 Sejarah Ondel-Ondel Kehadiran ondel-ondel diperkirakan ada sejak tahun 1605 yang di mana zaman dahulu menjadi iring-iringan dari acara kerajaan.

Selain itu, ondel-ondel juga menjadi media untuk menolak bala atau hal-hal buruk, lo. Dalam masyarakat Betawi ondel-ondel lahir bersama dengan hadirnya para petani di wilayah pinggiran Jakarta. Ondel-ondel dibuat ketika pertanian sudah modern dan sistem irigasi mulai ditemukan untuk mengairi persawahan di Jakarta.

Nah, ondel-ondel menjadi media bagi para petani Betawi dalam merayakan panen saat musim panen telah datang, Adjarian. Lama kelamaan, fungsi ondel-ondel berubah menjadi sarana hiburan dan pengiring acara besar masyarakat Betawi, seperti acara adat dan pernikahan.

O iya, saat terjadi krisis ekonomi pada tahun 1998, ondel-ondel berubah peran untuk mencari penghasilan dengan mengamen. Masyarakat Betawi juga mempercayai bahwa ondel-ondel bisa menjadi menolak bala dari berbagai penyakit yang menyerang masyarakat Betawi pada zaman dulu. Baca Juga: 8 Ikon Khas Budaya Betawi yang Harus Dilestarikan Masyarakat Ondel-Ondel sebagai Ikon Kebudayaan Betawi Ondel-ondel ditetapkan sebagai ikon kebudayaan Betawi melalui Pergub DKI Jakarta No.11 Tahun 2017.

Dalam Pergub tersebut, ada tiga fungsi ondel-ondel, yaitu: 1. Sebagai dekorasi acara seremonial pemerintah DKI Jakarta, pentas artis asing, festival, pameran, industri pariwisata, pusat perbelanjaan, gedung pertemuan, dan area publik.2. Ondel-Ondel sebagai pelengkap berbagai upacara adat dari masyarakat Betawi.3.

Ondel-ondel ditempatkan di sisi kiri dan kanan pintu masuk, di lobi sebagai perlengkapan foto, di panggung pementasan atau dalam bentuk visual lainnya. Nah, berlandaskah Pergub inilah, ondel-ondel kurang cocok jika digunakan sebagai media mencari uang dengan mengamen. Itulah sejarah ondel-ondel yang menjadi salah satu ikon kebudayaan Betawi di Kota Jakarta, Adjarian.

Yuk, tonton juga video berikut ini!

Apakah nama ondel-ondel saat pertama kali muncul?

Awalnya Bernama Barong – Sejumlah ondel-ondel terlihat di Kramat Pulo, Jakarta, Senin (7/6/2021). Harga ondel-ondel tersebut mencapai Rp.5 juta untuk sepasangnya. (Liputan6.com/Faizal Fanani) Pada awal kemunculannya, boneka ini disebut dengan Barongan.

Mengapa lagu ondel ondel perlu di lestarikan?

Jawaban: Karena tari ondel-ondel merupakan ciri khas kesenian Betawi yang hampir punah, sehingga perlu dikembangkan dan dilestarikan. Penjelasan: *Maaf jika salah.

Kapan biasanya ada pertunjukan ondel ondel?

Pertunjukan Ondel – ondel biasanya diadakan dalam rangka pesta rakyat seperti pesta panen, penyambutan tamu, pernikahan dan dan perayaan resmi lainnya, sehingga boneka Ondel – ondel menjadi salah satu ikon besar dalam pesta perayaan Ibukota Jakarta.

Ondel ondel di mana?

Ondel-ondel di daerah lain – Sebenarnya ondel-ondel adalah tokoh yang dihilangkan pada sendratari Reog versi ” Wengker ” dari Ponorogo yang merupakan tokoh sepasang makhluk halus dengan tubuh raksasa, tetapi karena mengganggu perjalanan Singo Barong, maka dikutuklah mereka menjadi burung gagak dan burung merak dalam bentuk raksasa pula.

  • Namun pada pemerintahan Bathara Katong, tokoh-tokoh yang tidak terlalu penting dihilangkan.
  • Di dalam kesenian Jathilan, dikenal dengan nama Genderuwo Gede, di Pasundan dikenal dengan sebutan Badawang, yang sudah ada sejak pasca Perang Bubat yang dibawa pejabat sunda yang masih hidup dengan membawa Angklung Reog, sedangkan di Bali lebih dikenal dengan nama Barong Landung yang merupakan jenis Barong Bali yang dibawa Raja Airlangga saat menyelamatkan diri.
See also:  Apa isi piagam jakarta yang dihasilkan oleh panitia sembilan?

Menurut perkiraan jenis pertunjukan ini sudah ada sejak sebelum tersebarnya agama Islam di Pulau Jawa,

Kenapa ondel ondel selalu tampil berpasangan?

Ondel-Ondel biasanya tampil berpasangan, yang laki-laki berwajah merah dan yang perempyuan berwajah putih. (Thinkstock/Abraham Amandus A.) Jakarta, CNN Indonesia – Ondel-Ondel merupakan salah satu kesenian khas Betawi. Namun, sebelum dikenal sebagai kesenian khas Betawi, Ondel-Ondel adalah penolak bala atau kesialan.

Boneka besar itu dulu dikenal dengan nama ‘Barongan’. Oleh karena itu, membuat Ondel-Ondel tidak bisa sembarangan. Dibutuhkan sesajen berisi bubur merah-putih, rujak-rujakan tujuh rupa, bunga tujuh macam, serta asap kemenyan. Pun ketika sudah selesai dibuat, Ondel-Ondel juga diberikan sesajen dan dibasuh dengan asap kemenyan yang disertai dengan mantera-mantera.

Tak hanya itu, pemain ondel-ondel juga senantiasa melakukan ritual pembakaran kemenyan. ‘Ngukup’ begitulah masyarakat Betawi menyebut ritual tersebut. Diolah dari berbagai sumber, bentuk Ondel-Ondel yang terkesan menyeramkan, rupanya memiliki sejumlah makna.

  • Misalnya saja nama Ondel-Ondel yang sering kita dengar, ternyata berasal dari kata ‘gondel-gondel’ yang memiliki arti menggantung atau bergandul.
  • Ata tersebut didasari oleh gerakan Ondel-Ondel yang acapkali berayun ketika berjalan.
  • Bentuknya yang tinggi-besar rupanya dianggap ampuh sebagai penolak bala.

Selain itu, dari segi kesenian, tinggi 2.5 meter dengan diameter 80 cm ini juga dibuat agar manusia mudah untuk masuk ke dalam badan ondel-ondel dan dapat leluasa menggerakkannya. Bahan yang digunakan untuk baju Ondel-Ondel pun terbilang banyak. Bahan sepanjang sepuluh meter diolah untuk membuat baju adat Betawi raksasa dengan model kurung, lengkap dengan selendangnya.

  • Lalu bagaimana cara memanggul Ondel-Ondel? Para pembuat ondel-ondel sengaja membuat rangkanya dengan anyaman bambu.
  • Tujuannya tentu agar mudah dipikul dan digerakkan oleh manusia yang menggoyangkannya.
  • Layaknya manusia, Ondel-Ondel juga memiliki jenis kelamin.
  • Tidak sulit untuk membedakan Ondel-Ondel laki-laki dan perempuan.

Biasanya, wajah Ondel-Ondel laki-laki akan dicat dengan warna merah. Tidak hanya itu, matanya pun dibuat melotot, ditambah dengan kumis dan senyuman yang menyeringai. Wajah tersebut dibuat dengan maksud menimbulkan kesan semangat dan keberanian. Ada pula yang menganggapnya sebagai simbol kekuatan jahat dan sangar.

Sedangkan wajah Ondel-Ondel perempuan akan dicat dengan warna putih. Ondel-Ondel perempuan juga memiliki mata yang besar, namun tidak melotot. Mulutnya pun tersenyum manis dengan riasan gincu. Itu dianggap sebagai simbol kekuatan baik dan kesucian. Selain dari wajah, Ondel-Ondel juga bisa dibedakan dari pakaiannya.

Ondel-Ondel laki-laki biasanya akan menggunakan baju adat berwarna gelap, sedangkan Ondel-Ondel perempuan menggunakan warna cerah polos atau dengan motif kembang-kembang.

Rambut ondel ondel terbuat dari apa?

Efek lain untuk memperlihatkan kesan seram ialah dimuncul­kan­nya ­”caling” atau taring tajam yang menyembul dari mulut ­ ondel-ondel, Selain itu, ondel-ondel juga digambarkan memiliki rambut “jebrig” yang menjingkrak ke atas. Biasanya rambut ondel-ondel terbuat dari bahan ijuk meski sekarang kerap dimodifikasi dengan lidi yang dililit kertas warna-warni.

  • Ostum yang membalut boneka ondel-ondel biasanya senada.
  • Semula identik dengan kain sarung bermotif kotak-kotak.
  • Sebagai pelengkap, ondel-ondel juga suka dipasangi kalung besar serupa tasbih.
  • Namun, kini kostumnya lebih variatif sesuai dengan keperluan acara.
  • Detail lain boneka ondel-ondel ialah bagian telapak tangannya yang berbahan tripleks tetapi dibuat menyerupai tangan manusia yang terdiri atas lima jari.

“Jadi kalau ondel-ondel berputar-putar, penonton yang deket suka ada saja yang kena ‘tabok’ tangan ondel-ondel, Sekarang sih banyaknya tangan ondel-ondel sudah diganti pakai centong nasi,” kata Kong Guntur. Biasanya, ondel-ondel “ditanggap” saat akan ada pesta.

Ondel-ondel yang semula hanya dijadikan pajangan, lantas digerakkan oleh orang yang masuk ke dalam rangka ondel-ondel, Dengan iringan musik khas Betawi, ondel-ondel pun berjoget-joget. “Tidak jarang orang yang ada di dalam rangka ondel-ondel sampai ‘kemasukan’ (roh halus). Gerakannya pun jadi liar,” katanya.

Melihat atraksi ondel-ondel yang demikian, biasanya warga sekitar menyemut di sekitarnya untuk melihat lebih dekat. Tak terkecuali para bocah cilik yang bercampur rasa takut sekaligus penasarannya pada aksi ondel-ondel,

Adblock
detector