Kapan rapat raksasa dilapangan ikada jakarta dilakukan?

kapan rapat raksasa dilapangan ikada jakarta dilakukan
Rapat Raksasa Lapangan Ikada terjadi pada 19 September 1945, saat Soekarno memberikan pidato singkat di hadapan ribuan rakyat di Lapangan Ikada dalam rangka memperingati 1 bulan proklamasi kemerdekaan. Di berbagai tempat, masyarakat dengan dipelopori para pemuda menyelenggarakan rapat dan demonstrasi untuk membulatkan tekad menyambut kemerdekaan.

Kapan Rapat Raksasa Ikada terjadi?

Minggu, 19 September 2021 – 06:32 WIB loading. kapan rapat raksasa dilapangan ikada jakarta dilakukan Diorama Rapat Raksasa Lapangan Ikada, 19 September 1945. Foto/https:/museum.kemdikbud.go.id/ A A A JAKARTA – Rapat Raksasa Lapangan Ikada digelar pada 19 September 1945. Soekarno menyampaikan pidato singkat di hadapan sekitar 200 ribu rakyat yang hadir.

Rapat Raksasa Lapangan Ikada digelar sebulan lebih setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Rapat tersebut dihadiri sekitar 200 ribu rakyat yang berasal dari Jakarta dan daerah sekitarnya, bahkan beberapa daerah di Jawa Barat. Dikutip dari http://munasprok.go.id/, para pemuda yang tergabung dalam Commite van Actie mempersiapkan Rapat Raksasa Ikada pada 19 September 1945.

Menurut pemuda, meski berita kemerdekaan sudah menyebar namun rakyat belum melihat perubahan. Pada awalnya, rapat raksasa tersebut direncanakan digelar pada 17 September 1945, tepat sebulan setelah Proklamasi. Lokasi yang dipilih adalah Lapangan lkada yang mampu menampung banyak orang.

  • Lapangan ini sekarang letaknya dekat Monumen Nasional (Monas),
  • Baca juga: Geopolitik Indonesia dan Pesan Soekarno Informasi tentang rencana rapat raksasa tersebut mulai disebarkan.
  • Soekarno-Hatta dan para pemimpin bangsa Indonesia lainnya disebut akan hadir.
  • Namun, saat para mahasiswa dan pemuda menghadap Soekarno atau Bung Karno untuk meminta kesediaannya hadir dan berpidato dalam rapat raksasa di Lapangan Ikada tersebut, Bung Karno menolak.

Risiko yang akan terjadi sangat besar lantaran tentara Jepang masih utuh dan memegang senjata. Namun, penolakan Bung Karno itu diabaikan para pemuda dan mahasiswa. Mereka tetap akan menggelar rapat raksasa tersebut, namun harinya digeser menjadi tanggal 19 September 1945.

Abar tentang akan diadakannya rapat raksasa tersebut semakian beredar luas, bukan hanya di Jakarta. Kabar tersebut juga sampai ke masyarakat di Tangerang, Banten, Bogor, Bekasi, Sukabumi, Cianjur, Bandung, hingga Cirebon. Baca juga: Biografi Soekarno: Masa Kecil, Perjuangannya, Hingga Sederet Penghargaan Di sisi lain, pada tanggal 17 September 1945, Kabinet mengadakan sidang khusus untuk membahas rencana para pemuda dan pelajar/mahasiswa untuk menyelenggarakan rapat raksasa di Lapangan Ikada.

Keputusannya adalah meminta kepada para pemuda dan pelajar/mahasiswa untuk membatalkan rencana rapat raksasa tersebut karena risikonya terlalu besar. Berita Terkini More 11 menit yang lalu 15 menit yang lalu 16 menit yang lalu 31 menit yang lalu 47 menit yang lalu 1 jam yang lalu

See also:  Uu yang mengatur tentang kekhususan dki jakarta adalah?

Apa peristiwa Rapat Raksasa Ikada itu?

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintahan Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melaksanakan upacara peringatan hari rapat raksasa Ikada ke-77, di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat, pada, Senin (19/9/2022). Pantauan Beritasatu.com di lokasi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi inspektur upacara peringatan hari rapat raksasa Ikada ke-77, Senin (19/9/2022).

Upacara digelar pada pukul 07.30 WIB di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat dan dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta upacara. Terlihat, upacara bendera pada pagi hari ini dihadiri oleh para aparatur sipil negara (ASN) Pemprov DKI Jakarta. Selama upacara berlangsung, terlihat ada beberapa satpol PP yang turut menjaga keamaan upacara.

Rapat Ikada adalah momentum untuk mengingat api semangat masyarakat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia pada masa awal proklamasi. Diketahui, lapangan Ikada saat itu menjadi saksi lautan manusia yang bertekat mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

  • Terdapat 300.000 masyarakat Indonesia yang menyerukan kata “Merdeka” sebagai semangat kebebesan bagi bangsa Indonesia.
  • Merdeka, Merdeka.” teriakan dari sekitar 300.000 orang pada saat itu.
  • Mereka yang berkumpul di Lapangan Ikada memiliki satu tekad bulat, yaitu mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang baru berumur satu bulan.

Hal itu bukan tanpa alasan. Itu dilakukan untuk membakar semangat rakyat Indonesia untuk segera mendapatkan kepastian akan masa depan Indonesia. Sehingga perang melawan Belanda pun tak terhindarkan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Peristiwa 10 November di Surabaya.

Siapa tokoh rapat raksasa di Lapangan Ikada?

Rapat Raksasa Ikada diawali dengan kegeraman pemuda dengan kedatangan bersama beberapa orang Belanda pada September 1945. Tujuan rapat raksasa itu untuk memperkenalkan Pemerintah Republik Indonesia di muka umum (masyarakat) dan menunjukkan kepada penjajah bahwa Indonesia sudah betul-betul merdeka.

Aksi lapangan Ikada merupakan inisiatif para pemuda yang terkumpul dalam Komite van aksi. Komite van aksi yang memobilisasi massa dan mendesak pemerintah untuk bersedia hadir dalam rapat raksasa di lapangan Ikada tersebut. Sukarni dan Adam Malik merupakan tokoh yang membentuk wadah Komite van aksi. Dalam rapat ini, hadir Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Hatta.

Jadi, yang menghadiri rapat raksasa adalah masyarakat setempat, pemuda dalam Komite van aksi, dan Sukarno-Hatta.

See also:  Mengapa jakarta sangat cocok untuk budidaya hidroponik?

Mengapa pada tanggal 19 September 1945 dilakukan rapat besar di Lapangan Ikada?

Rapat Raksasa Lapangan Ikada terjadi pada 19 September 1945, saat Soekarno memberikan pidato singkat di hadapan ribuan rakyat di Lapangan Ikada dalam rangka memperingati 1 bulan proklamasi kemerdekaan. Di berbagai tempat, masyarakat dengan dipelopori para pemuda menyelenggarakan rapat dan demonstrasi untuk membulatkan tekad menyambut kemerdekaan.

Apa tujuan dari rapat raksasa?

historia.id Rapat raksasa di Ikada Rapat raksasa Ikada – Inggris kemudian datang bersama beberapa orang Belanda. Merasa sangat geram, pemuda mencetuskan gagasan mengenai rapat raksasa di Ikada, Tujuan rapat raksasa itu untuk memperkenalkan Pemerintah Republik Indonesia di muka umum dan menunjukkan kepada penjajah bahwa Indonesia sudah betul-betul merdeka.

Sukarno awalnya tidak setuju dengan rapat raksasa tersebut. Namun, melihat banyaknya rakyat yang datang ke Ikada, Sukarno memutuskan untuk datang. Sukarno dan Hatta diiringi oleh berbagai mobil dan motor untuk berjaga-jaga dari serangan Jepang. Bahkan Sukarno dan Hatta menggunakan mobil Kempeitaicho, mobil Kepala Polisi Militer Jepang agar dapat masuk ke lapangan Ikada,

Baca juga: Janji Koiso, Janji Kemerdekaan Jepang kepada Indonesia Dalam lautan manusia tersebut, Sukarno hanya berkata kepada rakyat yang hadir untuk terus percaya kepada pemerintah dan segera pulang meninggalkan lapangan dengan menunggu perintah dalam keadaan siap sedia.

Mengapa ada rapat raksasa di Lapangan Ikada Jakarta saat awal Indonesia merdeka?

Makna – Makna rapat raksasa di Lapangan Ikada antara lain sebagai berikut:

Rapat tersebut berhasil mempertemukan pemerintah Republik Indonesia dengan rakyatnya. Rapat tersebut merupakan perwujudan kewibawaan pemerintah Republik Indonesia terhadap rakyat. Menanamkan kepercayaan diri bahwa rakyat Indonesia mampu mengubah nasib dengan kekuatan sendiri. Rakyat mendukung pemerintah yang baru terbentuk. Buktinya, setiap instruksi pimpinan mereka laksanakan.

Lapangan Ikada itu dimana?

Catatan – VIOS mempunyai lapangan sendiri bernama Viosveld (lapangan Vios), kini Stadion Menteng. Sekarang lapangan ini terletak di jalan HOS Cokroaminoto no.87, Jakarta.

Mengapa pada tanggal 19 September 1945 dilakukan rapat besar di Lapangan Ikada?

Rapat Raksasa Lapangan Ikada terjadi pada 19 September 1945, saat Soekarno memberikan pidato singkat di hadapan ribuan rakyat di Lapangan Ikada dalam rangka memperingati 1 bulan proklamasi kemerdekaan. Di berbagai tempat, masyarakat dengan dipelopori para pemuda menyelenggarakan rapat dan demonstrasi untuk membulatkan tekad menyambut kemerdekaan.

See also:  Kongres pemuda kedua yang diadakan di jakarta berlangsung pada tanggal?

Apa tujuan dari rapat raksasa?

historia.id Rapat raksasa di Ikada Rapat raksasa Ikada – Inggris kemudian datang bersama beberapa orang Belanda. Merasa sangat geram, pemuda mencetuskan gagasan mengenai rapat raksasa di Ikada, Tujuan rapat raksasa itu untuk memperkenalkan Pemerintah Republik Indonesia di muka umum dan menunjukkan kepada penjajah bahwa Indonesia sudah betul-betul merdeka.

Sukarno awalnya tidak setuju dengan rapat raksasa tersebut. Namun, melihat banyaknya rakyat yang datang ke Ikada, Sukarno memutuskan untuk datang. Sukarno dan Hatta diiringi oleh berbagai mobil dan motor untuk berjaga-jaga dari serangan Jepang. Bahkan Sukarno dan Hatta menggunakan mobil Kempeitaicho, mobil Kepala Polisi Militer Jepang agar dapat masuk ke lapangan Ikada,

Baca juga: Janji Koiso, Janji Kemerdekaan Jepang kepada Indonesia Dalam lautan manusia tersebut, Sukarno hanya berkata kepada rakyat yang hadir untuk terus percaya kepada pemerintah dan segera pulang meninggalkan lapangan dengan menunggu perintah dalam keadaan siap sedia.

Apa tujuan rapat akbar dilapangan Ikada?

Arti – Arti rapat raksasa di Lapangan Ikada diantaranya kepada berikut:

Rapat tersebut berhasil mempertemukan pemerintah Republik Indonesia dengan rakyatnya. Rapat tersebut merupakan perwujudan kewibawaan pemerintah Republik Indonesia terhadap rakyat. Menanamkan kepercayaan diri bahwa rakyat Indonesia mampu mengubah nasib dengan daya sendiri. Rakyat mendukung pemerintah yang baru terbentuk. Buktinya, setiap instruksi pimpinan mereka laksanakan.

Apa tujuan rapat akbar di Lapangan Ikada?

Rapat raksasa di Lapangan Ikada(Ikatan Atletik Djakarta) adalah rapat yang dipelopori oleh para pemuda yang tergabung dalam Komite van Aksi di Jalan Menteng 31. Rapat ini bertujuan agar para pemimpin Republik Indonesia dapat berbicara di hadapan rakyat untuk menegaskan bahwa Indonesia telah memproklamasikan kemerdekaannya.

Rapat tersebut hanya berlangsung sekitar 5 menit, tetapi berhasil mempertemukan Pemerintah Republik Indonesia yang baru berusia satu bulan dengan rakyatnya. – Rapat raksasa di Lapangan Ikada (Ikatan Atletik Djakarta) adalah rapat yang dipelopori oleh para pemuda yang tergabung dalam Komite van Aksi di Jalan Menteng 31.

Rapat ini bertujuan agar para pemimpin Republik Indonesia dapat berbicara di hadapan rakyat untuk menegaskan bahwa Indonesia telah memproklamasikan kemerdekaannya. Rapat tersebut hanya berlangsung sekitar 5 menit, tetapi berhasil mempertemukan Pemerintah Republik Indonesia yang baru berusia satu bulan dengan rakyatnya.