Kapan ulang tahun persija jakarta?

kapan ulang tahun persija jakarta
Minggu, 19 Desember 2021, menjadi hari spesial bagi suporter setia Persija, the Jakmania. Tepat pada hari ini mereka merayakan hari ulang tahun yang ke-24. Selama 24 tahun itulah Jakmania selalu menopang perjalanan Macan Kemayoran dari mulai era Divisi Utama, Indonesia Super League (ISL), hingga kini memasuki era Liga 1.

  • Seluruh elemen di Persija memiliki kesan tersendiri kepada pemain ke-12 itu, termasuk pelatih Angelo Alessio yang belum pernah merasakan indahnya didukung oleh ribuan Jakmania dari tribune penonton.
  • Bagi Persija, Jakmania bukan hanya sekadar penonton.
  • Tapi, mereka adalah alasan yang membuat para pemain bertarung layaknya macan.

Pilar senior Persija, Ismed Sofyan, menceritakan momen yang tak terlupakan dalam kariernya di Ibu Kota. Pengalaman yang setia menempel di pikirannya adalah ketika langkah Persija sedang goyah di ISL 2013. “Mereka tidak hanya mendukung, tapi mereka peduli terhadap tim ini.

  • Artinya di saat kami lagi terpuruk, yaitu pengalaman di 2013, mereka tidak hanya tinggal diam saat Persija hampir degradasi.
  • Mereka datang memberikan masukan dan dukungan hingga akhirnya kami bisa bangkit.
  • Mereka tidak pernah meninggalkan Persija walaupun Persija sedang dalam keadaan yang sangat sangat sulit,” kata Ismed.

Kapten Persija, Andritany Ardhiyasa, memiliki kesan tersendiri kepada Jakmania. “Ketika di Piala AFC 2018 bermain melawan tim dari Vietnam, Shong Lam, kami tampil di kota yang jauh dari kota besarnya (Vinh), Ho Chii Minh atau Hanoi. Tapi di sana ternyata ada Jakmania yang mendukung kami.

Momen itu menurut saya sebuah loyalitas yang luar biasa,” tuturnya. Bek Persija asal Italia, Marco Motta, pun sangat terkesan dengan dukungan yang diberikan oleh Jakmania. Menurutnya, dukungan itulah yang membuatnya semakin mudah untuk beradaptasi sejak pertama kali tiba. “Saya senang ketika bisa bermain di depan mereka.

Saat itu di GBK (Gelora Bung Karno). Saya ingin mengucapkan terima kasih karena mereka mencintai dan menghargai saya sejak pertama kali saya datang,” ucap Motta. Tak hanya pemain, kitman Persija, Abdul Rahman Soleh, juga memiliki pengalaman tak terlupakan, yaitu saat bersama-sama membereskan GBK setelah digunakan oleh acara nonsepak bola.

Tujuannya adalah agar GBK bisa digunakan untuk laga pamungkas Liga 1 2018 keesokan harinya. “Merinding di hati atau perasaan di momen 2018 itu. Dari saat persiapan pertandingan, the Jakmania terlibat menyiapkan stadion hingga akhirnya Persija menang atas Mitra Kukar dan menjadi juara,” ujar Abdul Rahman Saleh atau biasa disapa Bombom.

Doa dan Harapan Sementara itu, doa dan harapan untuk Jakmania pun meluncur dari berbagai elemen di Persija. Termasuk Presiden klub, Mohammad Prapanca. “Selamat ulang tahun Jakmania yang ke-24. Tetap menjadi kebanggaan kami, kebanggaan kota Jakarta, dan kebanggaan Indonesia,” kata Prapanca.

Ulang Tahun Persija 2022 tanggal berapa?

Rumah Persija, Jakarta, memasuki usia baru pada Rabu (22/6/2022). Ibu Kota Indonesia telah mencapai umur ke-495 tahun. Keluarga besar Persija berdoa agar Jakarta tetap menjadi kota yang bermakna bagi semua elemen. “Selamat ulang tahun ke-495 untuk Kota Jakarta.

  1. Tetap menjadi Kota Kolaborasi yang ramah bagi semua warganya.
  2. Semoga terus menjadi rumah yang indah untuk tim kebanggaan kita semua, Persija,” kata Mohamad Prapanca, Presiden Persija.
  3. Tak ketinggalan, pelatih Thomas Doll dan kiper Macan Kemayoran, Andritany Ardhiyasa mengucapkan selamat ulang tahun untuk Jakarta tercinta.

“Selamat ulang tahun untuk Kota Jakarta yang ke-495. Semoga makin berkolaborasi, berakselerasi, dan unggul,” tutur Thomas Doll. “Selamat ulang tahun Jakarta yang ke-495. Semoga tetap menjadi Jakarta yang tangguh untuk menjadi rumah bagi semua elemen,” ujar Andritany, kiper kelahiran Jakarta, 22 Desember 1991 ITU.

Kapan ulang tahun Persija yang ke-93?

93 tahun yang lalu, tepatnya pada 28 November 1928, sebuah tim sepak bola di Jakarta terbentuk dengan nama Voetballbond Indonesia Jacatra (VIJ). Kini dikenal sebagai Persija. Setelah 93 berlalu, Persija saat ini bukan hanya sebagai klub sepak bola semata. Persija adalah jati diri masyarakat Ibu Kota. Persija bukan hanya sekadar salah satu klub tua di sepak bola nasional. Persija memiliki rekam jejak gilang-gemilang. Total sembilan gelar kompetisi Perserikatan (931, 1933, 1934, 1938, 1953-1954, 1964, 1971-1973, 1973-1975, 1978-1979) plus dua juara Liga Indonesia (2001, 2018) mampu diraih. Namun, rentetan prestasi yang telah didapat para pendahulu tak pernah membuat generasi pemegang tongkat estafet saat ini jemawa. Justru, Persija saat ini sangat berambisi untuk meneruskan kejayaan klub. Ambisi itu tertuang di dalam tema HUT Persija ke-93, yaitu BIG93R & STRON93R.

  • Bigger artinya sebuah tim yang ingin mempersiapkan visi pengembangan melalui rencana stadion baru, Jakarta International Stadium (JIS).
  • Stronger adalah menyiapkan pondasi tim yang berujung pada munculnya pemain-pemain muda yang mampu promosi ke tim senior dan masuk tim nasional.
  • Perayaan HUT Persija ke-93 berlangsung di Jakarta International Stadium, Jakarta, Minggu (28/11/2021).

Selain dihadiri oleh jajaran direksi dan manajemen Persija, acara tersebut dihadiri pula perwakilan klub internal, tokoh-tokoh sepak bola Jakarta, para sponsor, the Jakmania, hingga Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. “Hari ini adalah hari yang amat khusus. Hal senada diungkapkan oleh Presiden Persija, Mohamad Prapanca yang tersambung via zoom saat berada di Jogjakarta bersama tim inti. “93 tahun lalu Persija lahir sebagai simbol solidaritas dan perlawanan terhadap diskriminasi penjajah. Dalam perjalanannya Persija adalah gairah yang membaluri setiap tarikan nafas masyarakat Jakarta, dalam memperjuangkan hidup dan mimpi-mimpinya.

  1. Hari ini Persija bukan hanya sebuah klub sepakbola.
  2. Persija adalah identitas, karakter, dan jati diri masyarakat ibu kota.
  3. Representasi dari mereka yang tidak pernah mengenal kata menyerah,” tuturnya.
  4. Sebelas gelar telah kami raih bersama-sama, namun Persija tidak akan berhenti sampai di sini.
  5. Perjalanan kami masih panjang, gairah kami masih membara, dan mimpi kami masih sangat tinggi,” ucap Prapanca lagi.

Sementara itu, ucapan selamat dan doa juga datang dari Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan Anies Baswedan.

Siapa pemilik Persija sekarang?

Selasa, 26 Juli 2022 – 18:05 WIB loading. kapan ulang tahun persija jakarta Membahas klub sepak bola tentu tidak lepas dari sektor bisnis yang bertujuan menghasilkan banyak uang. Persija Jakarta bisa dijadikan contoh. Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra A A A JAKARTA – Membahas klub sepak bola tentu tidak lepas dari sektor bisnis yang bertujuan menghasilkan banyak uang.

  • Itu semua demi menyokong kelangsungan hidup, termasuk untuk dana membei pemain.
  • Baca Juga: Manchester United Bidik Benjamin Sesko, Penyerang Belia The Next Erling Haaland Persija Jakarta bisa dijadikan contoh.
  • Peserta Liga 1 2022/2023 itu disebut-sebut masih menjadi klub sepak bola terkaya di Indonesia.

Namun, ternyata dibalik itu semua, ada campur tangan Bakrie Group. Macan Kemayoran bisa mendatangkan banyak pemain ‘kualitas Eropa’ pada bursa transfer sebelum musim digulir. Michael Krmencik, Ondrej Kudela, dan Hanno Behrens sempat mencicipi Liga Champions.

  1. Persija selalu aktif ketika bursa transfer sepak bola Indonesia dibuka.
  2. Nama-nama pemain yang didatangkan juga bukan sembarangan.
  3. Bak air yang mengalir di sungai, ‘uang’ Persija seperti tidak ada habisnya.
  4. Ternyata, di balik itu semua, ada campur tangan bos besar.
  5. Persija Jakarta di bawah PT Persija Jaya Jakarta dimiliki salah satu petinggi di perusahaan multisektor Bakrie Group, Nirwan Bakrie.

Nirwan merupakan co-Chairman Bakrie Group, yang mempunyai kontrol terhadap lini usaha lintas sektor perusahaan itu. Selain itu, gia juga tercatat sebagai Ketua Dewan Yayasan Pendidikan Bakrie. Tak ayal, Nirwan mampu menggelontorkan dana besar untuk terus membuat Macan Kemayoran semakin bertaring.

  • Terlebih lagi, Nirwan diketahui sudah berpengalaman membeli klub bola, yakni Pelita Jaya dan Brisbane Roar (Australia).
  • Endati begitu, saudara Aburizal Bakrie ini diketahui tidak terlibat langsung dalam pengelolaan manajemen Persija.
  • Namun, tentu saja kalau soal dana, Nirwan sudah bisa dipastikan berperan besar.

Baca Juga: Kekesalan Lionel Messi Ditekel Sergio Ramos saat Sesi Latihan di Jepang Perannya itu mengantar Persija meraih nilai harga pasaran tertinggi di Liga 1 2022/2023. Menurut transfermarkt, per Selasa (26/7/2022), mereka berada di urutan teratas dengan harga pasaran Rp114 miliar, disusul Persib Bandung (Rp91 miliar), dan Bali United (Rp86 miliar). 11 menit yang lalu 15 menit yang lalu 30 menit yang lalu 46 menit yang lalu 1 jam yang lalu 1 jam yang lalu

See also:  Jurusan yang ada di smkn 1 jakarta?

Berapa kali Persija gelar juara?

Minggu, 28 November 2021, menjadi hari spesial untuk Persija. Macan Kemayoran akan berusia 93 tahun di hari tersebut. Sebelum kita merayakan hari jadi klub kebanggaan Ibu kota ini, ada baiknya kita mengingat kembali musim-musim luar biasa Persija di sepak bola nasional.

Sejak berkompetisi di era Perserikatan, Persija sudah menorehkan tinta emas. Total enam trofi telah diraih. Dimulai pada musim 1931 kemudian berlanjut pada musim 1933, 1934, 1938, 1953-54, 1964, 1971-1973, 1973-1975, dan 1978-79. Memasuki era Liga Indonesia, Persija masih menjadi tim yang berprestasi, yaitu menjuarai Divisi Utama 2001 dan Liga 1 2018.

Di musim 20201 Macan Kemayoran lolos ke babak kedua sebagai runner up Wilayah Barat dengan 51 poin. Kemudian melaju ke semifinal sebagai juara grup di babak 8 besar dengan tujuh poin. Di semifinal sukses mengalahkan Persebaya 2-1 dan di partai puncak berhasil menundukkan PSM dengan skor 3-2.

PERSERIKATAN : 1931, 1933, 1934, 1938, 1953-1954, 1964, 1971-1973, 1973-1975, 1978-1979 LIGA INDONESIA : 2001, 2018 PIALA MENPORA : 2021 BRUNEI INVITATIONAL CUP : 2000, 2001 PIALA PRESIDEN : 2018 BOOST SPORTS SUPER FIX CUP : 2018 TROFEO PERSIJA : 2011, 2012, 2014, 2016 PIALA EMAS BANG YOS : 2003 PIALA FATAHILLAH CUP : 1978 PIALA SILIWANGI : 1976, 1978 PIALA YUSUF: 1977 PIALA SURYA: 1977 PIALA MARAH HALIM : 1977 BANG ALI CUP : 1977 QUOC KHANH CUP : 1973 QUOCH KHANH SAIGON CUP : 1973

Berapa kosong Persija vs rans?

KOMPAS.com – Persija Jakarta menang telak 3-0 atas RANS Nusantara FC pada laga penutup pekan kelima Liga 1 2022-2023 Pertandingan RANS vs Persija telah dihelat di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (20/8/2022) malam WIB. Kemenangan Macan Kemayoran hadir berkat gol Hanno Behrens (14′) dan brace Abdulla Yusuf Helal (37′, 40′).

Baca juga: Aji Santoso soal Wasit Borneo FC Vs Persebaya: Masyarakat Bisa Nilai Sendiri. Yusuf mengamuk dengan tampil gemilang di lini depan Persija dalam laga ini. Selama di atas lapangan, eks pemain Slavia Praha itu begitu aktif membantu serangan Macan Kemayoran. Sang striker bahkan nyaris mencetak hattrick setelah tandukannya mencium mistar gawang RANS pada babak kedua.

Selain mencetak dwigol, Yusuf juga mencatatkan assist untuk gol Behrens. Kontribusi kali ini sekaligus membuat Yusuf membuka keran golnya bagi kubu ibu kota tersebut. Jalannya pertandingan RANS Nusantara FC vs Persija RANS dan Persija menunjukkan permainan terbuka sejak awal laga.

Kedua tim juga langsung mengambil inisiatif menyerang. Namun, permainan RANS dan Persija belum cukup rapi sehingga beberapa kali melakukan kesalahan. RANS lebih sering meninggalkan lubang dalam permainannya. Tim tuan rumah pun dihukum Persija yang mencetak gol pada menit ke-14. Berawal dari pergerakan Riko Simanjuntak dari sisi kanan, bola lalu bergulir ke Syahrian Abimayu di lini tengah.

Abimanyu yang melihat celah lansung memberikan umpan terobosan kepada Abdulla Yusuf Yusuf yang maju ke kotak penalti. Baca juga: Persija Jakarta Belum Pernah Clean Sheet, Thomas Doll: Itu Wajar. Helal kemudian memberikan cutback ke kotak penalti yang langsung dituntaskan oleh Hanno Behrens lewat sepakannya.

Iper RANS, Hilman Syah, tak mampu menyelamatkan bola sehingga Persija unggul 1-0. The Prestige Phoenix, julukan RANS Nusantara, yang tertinggal mencoba merespons dengan dihiasi permainan direct. Namun, upaya-upaya mereka tak efektif. Sementara, kombinasi Helal-Behrens hampir membuahkan gol kedua untuk Macan Kemayoran pada menit ke-20.

Akan tetapi, tendangan Behrens setelah menerima umpan tarik dari Helal hanya melambung. Baca juga: Thomas Doll Singgung Manchester United Usai Persija Ditahan Persikabo Pada menit ke-35, Persija mendapatkan hadiah penalti menyusul handball yang dilakukan Hamdan Zamzani.

Helal kemudian maju sebagai algojo penalti Persija. Eksekusinya yang mengarah ke kanan sedikit menyentuh Hilman Syah, lalu mengenai tiang gawang. Namun, penyerang asal Bahrain itu dapat meraih bola muntah dan melepaskan tembakan yang kali ini berbuah gol. Tak lama kemudian, Macan Kemayoran menggandakan keunggulan menjadi 3-0.

Lagi-lagi, Helal mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, sepakan placing Helal usai memanfaatkan sentuhan Behrens berakhir menjadi gol ketiga Macan Kemayoran. Gol tersebut menjadi yang terakhir pada babak pertama. Persija unggul 3-0 atas RANS. Baca juga: Gaji Luis Milla di Persib: Tak Jauh Beda dengan di Timnas Indonesia Memasuki babak kedua, jalannya masih belum berubah.

Berapa sponsor Persija?

Bola.net – Persija Jakarta mendapatkan dua sponsor untuk mengarungi Liga 1 2022/2023. Macan Kemayoran resmi bekerja sama dengan KukuBima dan Pstore. KukuBima sudah menjadi sponsor Persija Jakarta pada musim lalu, juga ketika menjuarai Liga 1 2018. Sementara itu, Pstore baru bergabung di musim ini. “Kami senang kerja sama dengan KukuBima berlanjut. Artinya, semua pihak sama-sama mendapatkan manfaat dari kerja sama ini,” ujar Direktur Komersial Persija Jakarta, Ivi Sumarna Suryana dinukil dari laman klub. “Kami berterima kasih kepada KukuBima karena masih setia bersama Persija dalam menjalani BRI Liga 1 musim ini,” jelas Ivi Sumarna.

Apa maksud Persija?

Persija singkatan dari Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta (dahulu dikenal juga dengan nama Persija Pusat) adalah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Jakarta.

Siapa pemilik tim Persib Bandung?

Bandung – Persib Bandung merupakan salah satu klub yang paling disegani di Indonesia. Persib telah menjelma jadi klub raksasa sejak era perserikatan. Hingga sekarang Persib merupakan klub kebanggaan warga Jawa Barat (Jabar). Segudang prestasi telah diraih Persib sejak pertama kali berdiri pada 13 Maret 1933 mulai dari 5 kali juara Perserikatan, 2 kali juara Liga Indonesia dan sekali juara Piala Indonesia.

  • Iprah Persib di kancah sepakbola nasional tidak terlepas dari pemain-pemain berlabel bintang yang bergabung dengan klub berjuluk ‘Maung Bandung’ ini.
  • Disamping itu, Persib menjadi besar juga berkat manajemen klub yang profesional.
  • Roda bisnis Persib juga terus berputar.
  • Banyak pihak yang mengantri untuk bisa menjadi sponsor dari Persib Bandung.

Semua itu berawal di tahun 2009 lalu saat Persib resmi menjadi klub profesional. Dilansir detikJabar dari laman resmi Persib, di musim kompetisi 2009/2010, PT Liga Indonesia mewajibkan klub untuk mengubah statusnya menjadi badan hukum (profesional) dan tak lagi menggunakan dana APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) sesuai dengan Permendagri Nomor 13/2006 yang direvisi menjadi Permendagri Nomor 59/2007.

Padahal saat itu Persib masih mengandalkan dana APBD untuk mengikuti kompetisi. Namun aturan dari PT Liga Indonesia membuat Persib tak boleh lagi menerima dana APBD baik hibah maupun bantuan sosial secara berulang. Atas kondisi itu, 36 Persatuan Sepakbola (PS) pemilik Persib memberikan mandat kepada Wali Kota Bandung kala itu, Dada Rosada untuk bisa menyempatkan Persib agar bisa tetap mengikuti kompetisi Liga Indonesia.

Tepat pada 20 Agustus 2009, Dada Rosada menggelar pertemuan di Pendopo Kota Bandung bersama elemen sepakbola seperti pengurus Persib, mantan pemain, pengamat, bobotoh serta pejabat. Pertemuan itu membahas masa depan Persib yang harus berubah menjadi klub profesional.

Saat itulah, disepakati dari hasil musyawarah bahwa PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) akan menjadi perusahaan profesional yang menaungi Persib di kompetisi. Lalu pertanyaannya, siapa pemilik Persib Bandung saat ini ? Jika melihat dari situs resmi PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku penyelenggara kompetisi Liga Indonesia, pemilik klub Persib adalah Glenn T Sugita.

Sementara manajernya adalah Umuh Muchtar. Glen Sugita memang sangat familiar jika dikaitkan tentang Persib. Glenn merupakan seorang pengusaha yang jadi salah satu sosok penting dibalik revolusi Persib menjadi klub mandiri dan profesional. Namun jika dilihat di lama resmi Persib, nama Glenn menduduki jabatan Direktur Utama.

  1. Untuk jabatan lainnya yakni Direktur adalah Teddy Tjahjono, kemudian Komisaris Utama Zaenuri Hasyim.
  2. Sedangkan Wakil Komisaris yakni Utama Rudy S Laksmana dan Komisaris ialah Umuh Muchtar, Lawrence Barki serta Kuswara S Taryono.
  3. Namun siapapun sosok pemiliknya, Persib Bandung merupakan klub milik bobotoh dan masyarakat Jawa Barat yang begitu dicintai.

(bba/tey)

Google kapan hari ulang tahun ku?

Jakarta, CNBC Indonesia – Google merayakan hari ulang tahunnya yang ke-23 pada hari ini (27/9/2021). Untuk itu Google Doodle menampilkan animasi sebuah kue tart ulang tahun Google bertuliskan 23. Tanggal ulang tahun Google sebenarnya beberapa kali berubah-ubah.

  • Google sendiri didirikan oleh Sergey Brin dan Larry Page pada 4 September 1998.
  • Emudian sempat berubah tanggal uang tahunnya ke tanggal 7 September dan 8 September.
  • Namun tanggal ulang tahunnya diubah lagi menjadi 27 September pada 2006.
  • Ini bertepatan dengan pengumuman rekor jumlah halaman yang diindeks mesin pencari itu.
See also:  Operasi hidung di jakarta yang bagus?

Saat ini Google merupakan mesin pencari paling banyak digunakan di dunia. “Setiap hari, ada miliaran pencarian di Google dalam lebih dari 150 bahasa di seluruh dunia, dan meskipun banyak yang telah berubah sejak awal Google, dari server pertama yang ditempatkan di lemari yang terbuat dari balok mainan hingga servernya sekarang bertempat di lebih dari 20 pusat data secara global, misinya membuat informasi dunia dapat diakses oleh semua orang tetap sama,” tulis Google dalam sebuah pernyataan, dikutip dari The Indian Express, Senin (27/9/2021). Foto: Google rayakan ulang tahun ke-23 hari ini (doc. Google Doodle) Nama Google sendiri sebenarnya berasal dari sebuah ketidaksengajaan. Nama awal mesin pencari terpopuler ini adalah “Googol”, istilah matematika untuk angka “1” yang diikuti 100 angka nol.

  1. Googol dimaksudnya sebagai gudang informasi tak terbatas di internet.
  2. Entah bagaimana, para investor salah mengeja nama Googol menjadi Google.
  3. Namanya Google pun banyak dituliskan dalam cek dan berbagai dokumen oleh para investor.
  4. Hal inilah yang membuat Larry Page dan Sergey Brin akhir menggunakan nama “Google”.

Artikel Selanjutnya

Siapa klub sepak bola terkaya di Indonesia?

Bola.com, Jakarta Persija Jakarta Saat ini menempati posisi teratas di daftar klub sepak bola terkaya di Liga 1 Indonesia. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu memiliki nilai pasar mencapai 108.8 Miliar Rupiah berdasarkan situs trannsfermarkt. Skuad mahal dan mewah yang dimiliki Persija Jakarta diantaranya di isi dengan beberapa nama rekrutan terbarunya, adalah Ondrej Kudela, Hanno Behrens, dan pemain yang punya harga pasar tertinggi di klub adalah Michael Krmencik yang memiliki nilai pasar hingga 26 Miliar Rupiah.

  1. Selain pemain asing dengan harga pasar tinggi, Persija Jakarta juga memiliki beberapa pemain lokal yang harganya juga bersaing, diantaranya adalah sang kapten Andritany, dan dua penyerang sayapnya Osvaldo Haay dan Riko Simanjuntak.
  2. Pada kompetisi Liga 1 Indonesia banyak tim sepak bola yang masuk dalam daftar klub sepakbola dengan total kekayaan yang tinggi.

Faktor yang memengaruhi tim bisa menjadi salah satu klub sepak bola terkaya di Liga 1 Indonesia adalah dari nilai pasarnya. Selain Persija Jakarta, ada beberapa kontestan Liga 1 Indonesia lainnya yang punya nilai kekayaan tertinggi. Berikut ini adalah daftar klub sepak bola terkaya di Liga 1 Indonesia.

Siapa klub termahal di Liga 1?

kapan ulang tahun persija jakarta MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM Pemain Persija Jakarta, Michael Krmencik mencetak gol dalam laga uji coba melawan RANS Nusantara FC di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Sabtu (16/7/2022). SUPERBALL.ID – Persija Jakarta menjadi tim termahal di Liga 1 musim 2022/2023, dengan berisikan pemain kelas dunia, lawan-lawannya harus siap untuk kalah.

  1. Persija Jakarta memang serius dalam melakukan persiapan untuk Liga 1 musim 2022/2023, terlihat mereka merekrut pelatih top dan juga pemain-pemain asing kelas satu.
  2. Thomas Doll dipilih sebagai pelatih Persija Jakarta, dia bukanlah pelatih sembarangan.
  3. Thomas Doll tercatat pernah melatih klub raksasa Liga Jerman, Borussia Dortmund.

Baca Juga: Liga 1 2022/2023 – Bhayangkara FC Siap Ambil Risiko untuk Kalahkan Persib Selain pelatih, Persija Jakarta mendatangkan pemain-pemain top, seperti Michael Krmencik, dan Ondrej Kudela. Dua pemain tadi pernah merasakan atmosfer Liga Champions.

Editor : Ragil Darmawan
Sumber : Liga Indonesia Baru, transfermarkt.co.id

Siapa suporter terbanyak di Indonesia?

Bola.net – Persib Bandung memiliki fans yang angkanya mencapai 22 juta orang. Klaim ini diucapkan oleh Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono. Dengan angka sebesar itu, berarti Persib memiliki jumlah fans terbesar bukan cuma di Indonesia, tapi juga di Asia. “Dari sisi jumlah fans, Persib menjadi yang paling besar di Indonesia. Jadi data memperlihatkan kami memiliki 22 juta fans. Itu nomor satu di Asia dan nomor 23 di dunia,” ujar Teddy Tjahjono dalam channel Youtube Jebreeetmedia TV. Pencapaian tersebut, menurut Teddy, menjadi penyebab pertandingan-pertandingan yang dilakoni oleh Maung Bandung di BRI Liga 1 berada di jam tayang utama, atau prime time.

Apakah Persib pernah menang 7 0 lawan Persija?

Ilustrasi pertandingan Persib vs Persija di sebuah pertandingan. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) Jakarta, CNN Indonesia – Laga final Piala Menpora 2021 antara Persija vs Persib merupakan momen langka. Keduanya sudah sering bertemu sejak 1931, tetapi baru dua kali bertemu dalam partai final.

  • Pertemuan itu terjadi pada final turnamen Jusuf Cup 1976 dan 1978.
  • Persib berhasil mengamankan dua kemenangan dalam duel tersebut.
  • Pada Final Jusuf Cup 1976, Persib mengalahkan Persija dengan skor telak 7-0.
  • Lalu, saat kembali bertemu pada Jusuf Cup 1978, Persib menang tipis 1-0 atas Persija di partai final.

Setelah itu, jarang ditemukan lagi duel Persija vs Persib pada laga final. Pada Perserikatan 1933 dan 1934 misalnya, Persija yang ketika itu bernama VIJ tampil menjadi juara, sedangkan Persib menjadi runner-up. Namun, keduanya tidak bertemu dalam partai final, melainkan laga grup. Setelah itu, laga Persija kontra Persib tak pernah terjadi lagi pada partai puncak. Dalam catatan sejarah PSSI dari 1951 hingga 2019, ada sekitar 102 pertemuan. Hasilnya, Persija unggul 33 kali dan Persib 30 kali, sisanya 39 kali berakhir dengan imbang.

Namun, banyak yang menyatakan Persija dan Persib bertemu dalam sejumlah turnamen tak resmi. Sayangnya, data-data pertandingan tersebut tidak tercatat dengan baik. Jika laga-laga tak resmi tersebut dijumlahkan, ada sekitar 140 hingga 150 pertandingan antara Persib vs Persija. Namun memang data ini tak bisa dipertanggungjawabkan karena minimnya pencatatan data sepak bola nasional.

Johanis Auri, legenda Persija era 1970 hingga 1980 mengatakan, beberapa kali bertemu Persib. Hanya saja, lelaki asal Papua ini tak mengingat betul bagaimana pertemuan dua kutub sepak bola ini. “Data dan dokumen saya hilang saat banjir. Sayang sekali. Saya beberapa kali bertemu dengan Persib dalam turnamen tetapi saya tidak ingat pastinya kapan,” kata Johanis kepada CNNIndonesia.com, Penyerang Persija Marko Simic diharapkan dapat tampil tajam di Final Piala Menpora.

Persib vs Persija siapa yang paling banyak menang?

Selasa, 01 Mar 2022 14:11 WIB Persija dan Persib akan mewarnai duel pekan ke-28 di Liga 1. (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA) Jakarta, CNN Indonesia – Duel Persija vs Persib pada Selasa (1/3) malam, sejatinya seperti laga besar lainnya. Namun duel pekan ke-28 Liga 1 2021/2022 ini diwarnai ego dan gengsi.

Sejak pertemuan pertama pada 1933, kedua tim sudah bentrok 169 kali. Hasilnya Persib menang 59 kali, Persija 50 kali, imbang 49 kali, dan 11 lainnya tidak diketahui secara pasti. Dari sejarah panjang ini, pertemuan pada 2002 tercatat sebagai awal mula rivalitas. Ketika itu laga berakhir imbang 1-1 di Stadion Siliwangi dan pemain Persija pulang dengan kendaraan lapis baja.

Pasalnya, gol penyeimbang Persija diciptakan Budi Sudarsono dengan cara yang kontroversial. Bola lemparan netral karena sebelumnya ada pelanggaran malah dijadikan serangan dan berbuah gol. Sebelum itu sejatinya sudah ada gesekan, tetapi lebih ke arah anarkistis antarsuporter.

Pertama pada 1999, lantas pada 2001 seusai menghadiri ‘Kuis Siapa Berani’ di sebuah studio televisi di Tomang, Jakarta Barat. Usai itu perseteruan mengkristal jadi dendam. Kedua kubu suporter, The Jakmania dan Viking atau Bobotoh, membuat kisah di luar pertandingan lebih besar dari duel sepak bola itu sendiri.

Sudah banyak jatuh korban dari kedua kubu suporter karena fanatisme rivalitas ini. Tak hanya korban luka, ada beberapa kasus meninggal dunia yang membuat sepak bola Indonesia berduka. Ego dan gengsi daerah, yang dalam istilah antropologi disebut primordialisme, jadi melekat dalam setiap pertemuan Persija dan Persib. Seperti menjelang duel ini, masing-masing kubu memanas-manasi dengan cara dan triknya masing-masing. Rivalitas sepak bolanya tak dikupas, tertutupi umpatan dan cacian atas kebanggaan lambang klub. Beruntungnya ego-ego sentimentil tersebut tensinya agak berkurang. Ranah ego mulai digiring ke arah gengsi duel. Rivalitas yang didasari fanatisme buta pun mulai diperangi beramai-ramai. Karenanya duel di masa pandemi ini akan berarti lebih dari biasanya. Laga yang berlangsung menarik dengan wasit yang adil, serta tak ada aksi susulan seusai laga, akan terus menggerus ego kedaerahan. Baca lanjutan artikel ini di halaman selanjutnya>>>

See also:  Tanaman khas yang namanya dijadikan nama tempat di jakarta?

Berapa kali juara Persib dan Persija?

Sejak era Liga Indonesia, kedua tim telah bertemu 42 kali. Persija memenangi 17 pertandingan di antaranya. Persib Bandung hanya delapan kali membawa pulang poin penuh, dengan 17 pertandingan sisanya berakhir imbang.

Kapan Persib ulang tahun 2022?

KOMPAS.com – Persib Bandung merayakan hari jadinya yang ke-89 tahun pada Senin (14/3/2022). Klub berjulukan Maung Bandung itu ingin menjadikan perayaan ulang tahunnya kali ini sebagai momentum kejayaan. Persib bertekad meraih gelar juara Liga 1 2021-2022,

  1. Maung Bandung saat ini sedang bersaing sengit dengan Bali United dalam perebutan gelar musim ini.
  2. Dalam tabel klasemen sementara, Persib menduduki posisi kedua dengan koleksi 63 poin.
  3. Baca juga: 89 Tahun Persib Bandung: Memburu Kado Manis di Akhir Musim Jumlah poin Persib sejatinya sama dengan Bali United yang berada di puncak klasemen.

Akan tetapi, klub berjulukan Serdadu Tridatu itu belum memainkan laga pekan ke-31 menghadapi Arema FC. Andai menang dalam laga tersebut, mereka akan kembali menjauh dari kejaran Persib. Namun bila kalah akan menjadi keuntungan bagi Maung Bandung untuk menyalip ke puncak klasemen pada pekan-pekan terakhir kompetisi.

Hanya saja, untuk merealisasikan target tersebut, Persib harus bisa melewati tiga laga tersisa dengan sapu bersih kemenangan. Tentunya sambil berharap Bali United terpeleset dalam perburuan gelar juara. Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahyono berharap Persib bisa keluar sebagai kampiun Liga 1 2021-2022.

Menurutnya, Maung Bandung fokus melewati tiga laga terakhir dengan kemenangan. “Kita berdoa, kita mohon pada teman-teman, supaya diberikan kemenangan di tiga laga terakhir. Dan pesaing kami mudah-mudahan terpeleset dan kami bisa menjadi nomor satu,” kata Teddy kepada wartawan, Senin (14/3/2022).

  1. Optimisme juga digelorakan oleh Teddy.
  2. Ia mengucapkan bahwa Persib harus berusaha maksimal untuk membawa pulang piala Liga 1 2021-2022.
  3. Baca juga: Title Race Liga 1: Bruno Cantanhede Tajam Saat Persib Butuh Gol “Kami harus optimistis mau bagaimanapun kita harus berbuat yang paling baik buat kita meski itu tergantung pada hasil klub lain kita tetap fokus pada tiga laga terakhir,” tegas Teddy.

Komisaris PT PBB Umuh Muchtar juga berharap dengan ulang tahun ke-89 menjadi momentum kejayaan Maung Bandung. Klub beralias lain Pangeran Biru itu diharapkan bisa menjadi juara Liga 1 2021-2022. “Tiga kali pertandingan lagi. Ya, kami harus bisa tiga kali menang.

Mudah-mudahan juara, kalau Bali United bisa kalah satu kali draw satu kali,” tutur umuh. Setelah mengalahkan Madura United, Persib harus menjalani partai besar menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan ke-32. Bukan hal mudah bagi Maung Bandung untuk menaklukan Bajul Ijo. Sebab, Persebaya sedang dalam performa yang baik dengan meraih empat kemenangan dalam lima laga terakhirnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Siapa pemilik tim Persib Bandung?

Bandung – Persib Bandung merupakan salah satu klub yang paling disegani di Indonesia. Persib telah menjelma jadi klub raksasa sejak era perserikatan. Hingga sekarang Persib merupakan klub kebanggaan warga Jawa Barat (Jabar). Segudang prestasi telah diraih Persib sejak pertama kali berdiri pada 13 Maret 1933 mulai dari 5 kali juara Perserikatan, 2 kali juara Liga Indonesia dan sekali juara Piala Indonesia.

  • Iprah Persib di kancah sepakbola nasional tidak terlepas dari pemain-pemain berlabel bintang yang bergabung dengan klub berjuluk ‘Maung Bandung’ ini.
  • Disamping itu, Persib menjadi besar juga berkat manajemen klub yang profesional.
  • Roda bisnis Persib juga terus berputar.
  • Banyak pihak yang mengantri untuk bisa menjadi sponsor dari Persib Bandung.

Semua itu berawal di tahun 2009 lalu saat Persib resmi menjadi klub profesional. Dilansir detikJabar dari laman resmi Persib, di musim kompetisi 2009/2010, PT Liga Indonesia mewajibkan klub untuk mengubah statusnya menjadi badan hukum (profesional) dan tak lagi menggunakan dana APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) sesuai dengan Permendagri Nomor 13/2006 yang direvisi menjadi Permendagri Nomor 59/2007.

  • Padahal saat itu Persib masih mengandalkan dana APBD untuk mengikuti kompetisi.
  • Namun aturan dari PT Liga Indonesia membuat Persib tak boleh lagi menerima dana APBD baik hibah maupun bantuan sosial secara berulang.
  • Atas kondisi itu, 36 Persatuan Sepakbola (PS) pemilik Persib memberikan mandat kepada Wali Kota Bandung kala itu, Dada Rosada untuk bisa menyempatkan Persib agar bisa tetap mengikuti kompetisi Liga Indonesia.

Tepat pada 20 Agustus 2009, Dada Rosada menggelar pertemuan di Pendopo Kota Bandung bersama elemen sepakbola seperti pengurus Persib, mantan pemain, pengamat, bobotoh serta pejabat. Pertemuan itu membahas masa depan Persib yang harus berubah menjadi klub profesional.

Saat itulah, disepakati dari hasil musyawarah bahwa PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) akan menjadi perusahaan profesional yang menaungi Persib di kompetisi. Lalu pertanyaannya, siapa pemilik Persib Bandung saat ini ? Jika melihat dari situs resmi PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku penyelenggara kompetisi Liga Indonesia, pemilik klub Persib adalah Glenn T Sugita.

Sementara manajernya adalah Umuh Muchtar. Glen Sugita memang sangat familiar jika dikaitkan tentang Persib. Glenn merupakan seorang pengusaha yang jadi salah satu sosok penting dibalik revolusi Persib menjadi klub mandiri dan profesional. Namun jika dilihat di lama resmi Persib, nama Glenn menduduki jabatan Direktur Utama.

  1. Untuk jabatan lainnya yakni Direktur adalah Teddy Tjahjono, kemudian Komisaris Utama Zaenuri Hasyim.
  2. Sedangkan Wakil Komisaris yakni Utama Rudy S Laksmana dan Komisaris ialah Umuh Muchtar, Lawrence Barki serta Kuswara S Taryono.
  3. Namun siapapun sosok pemiliknya, Persib Bandung merupakan klub milik bobotoh dan masyarakat Jawa Barat yang begitu dicintai.

(bba/tey)

Kapan hari ulang tahun Persib Bandung?

Jakarta – Tepat di hari Senin (14/3/2022), Persib Bandung berusia ke-89. Di hari ulang tahunnya, mari kita bernostalgia dengan kilasan sejarah Persib dalam menapaki jalan menjadi salah satu tim top Indonesia. Cikal bakal Persib sebenarnya hadir di tahun 1923.

  • Tapi saat itu namanya masih Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB).
  • Dikutip dari Persib.co.id, BIVB merupakan organisasi perjuangan kaum nasionalis saat itu.
  • Organisasi ini dipimpin oleh Shamsudin yang kemudian diteruskan oleh anak dari Dewi Sartika yaitu R Atot.
  • Pada prosesnya, BIVB seolah menghilang.

Hal itu diiringi kemunculan dua perkumpulan lain dengan nama Persatuan Bola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetbal Bond (NVB). Nah, tepat di tanggal 14 Maret pada 89 tahun yang silam, kedua perkumpulan tersebut bersepakat untuk melebur. Lahirlah Persib Bandung di tanggal 14 Maret 1933.

  1. Persib, yang ketika itu diketuai oleh Anwar St Pamoentjak, memilikki sejumlah klub yang bergabung ke dalamnya.
  2. Mulai dari SIAP, Soenda, Singgalang, Diana, Matahari, OVJ, RAN, HBOM, JOP, Malta dan Merapi.
  3. Setelah tiga kali tampil dalam kompetisi perserikatan, klub berjuluk ‘Maung Bandung’ itu akhirnya bisa mengawali juara pada 1939 di Solo.

Di era setelah kemerdekaan Indonesia, Persib masih menjadi klub yang disegani. Pada tahun 1950, misalnya, Maung Bandung yang saat itu diperkuat legenda Aang Witarsa, adalah tim unggulan walaupun hanya menjadi runner up. Dari kompetisi itu, Aang Witarsa dan Anas menjadi pemain Persib pertama yang bergabung dengan timnas Indonesia untuk Asian Games.

Aang Witarsa juga turut menjadi wakil Persib di Timnas Indonesia, yang berlaga di Olimpiade Melbourne tahun 1956. Selain Aang Witarsa, pada era itu juga Ade Dana yang ikut menjadi bagian dari Timnas yang berhasil menahan imbang Uni Soviet hingga memaksa pertandingan ulang – yang berakhir dengan kekalahan Indonesia lewat skor 0-4.

Persib kembali mengukir prestasi di kompetisi 1961. Tim yang juga punya julukan Maung Bandung dan Pangeran Biru ini sukses menyabet gelar juara usai mengalahkan PSM Ujungpandang. Materi Persib kala itu cukup mempuni dengan duo Timisela. Di tahun yang sama Persib melahirkan legenda Emen ‘guru’ Suwarman.

Adblock
detector