Mall yang buka di jakarta?

mall yang buka di jakarta
JAKARTA, KOMPAS.com – Selama masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) yang berlaku hingga 16 Agustus 2021, pemerintah melakukan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan atau mal di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya.

Dari 138 mal yang buka selama PPKM, sebanyak 85 diantaranya berada di Jakarta. Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan, meskipun pembukaan masih bertahap yakni baru diperbolehkan untuk beroperasi dengan kapasitas 25 persen, pihaknya menyambut baik pelonggaran itu.

Baca juga: Kemendag Syaratkan PCR dan Antigen Buat Pengunjung Mal yang Tidak Divaksin, Ini Alasannya Pembukaan bertahap ini dinilai akan membantu sektor usaha di sekitar pusat perbelanjaan, khususnya usaha nonformal skala mikro dan kecil setelah tutup selama beberapa pekan.

  • Namun demikian, diakuinya, pelonggaran ini belum meringankan beban pengusaha mal.
  • APPBI menyambut baik pelonggaran atas pusat perbelanjaan meski belum dapat meringankan beban berat kondisi usaha sektor pusat perbelanjaan di Indonesia yang telah dialami lebih dari selama satu setengah tahun, khususnya selama tidak beroperasi lebih dari lima pekan terakhir ketika PPKM,” ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (11/8/2021).

Selama masa uji coba, pusat perbelanjaan atau mal hanya diizinkan beroperasi selama pukul 10.00-20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung maksimal 25 persen. Baca juga: Pengusaha Senang Mal Bisa Buka meski Belum Mampu Ringankan Beban Berat Semua pengunjung, termasuk pegawai, harus sudah divaksin dan dapat dibuktikan dengan sertifikat vaksin dalam aplikasi PeduliLindungi, serta harus dengan keadaan sehat dan memakai masker.

  1. Selain itu, semua pengunjung dan pegawai juga wajib memindai kode QR saat masuk dan keluar lokasi agar dapat tercatat dengan baik.
  2. Bagi yang belum atau tidak bisa mendapatkan vaksinasi karena alasan kesehatan atau penyintas Covid-19, untuk bisa masuk mal wajib menunjukkan bukti hasil negatif Covid-19 dari tes antigen (maksimal 1×24 jam) atau tes PCR (maksimal 2×24 jam).

Selain itu, perlu menunjukkan pula KTP. Bukti tes antigen dan PCR wajib dilengkapi dengan kode QR yang dapat diverifikasi secara digital. Persyaratan lainnya yakni anak dengan usia di bawah 12 tahun dan orang tua di atas 70 tahun tidak diperkenankan masuk.

Jakarta Pusat

Plaza Indonesia Grand Indonesia Senayan City Plaza Senayan Fx Sudirman Harco Pasar baru Thamrin City Jakarta Design Center Cikini Gold Center Gajah Mada Plaza ITC Mega Grosir Cempaka Mas ITC Roxy Mas ITC Mangga Dua Mangga Dua Mall Mangga Dua Square Plaza Atrium Plaza Glodok Plaza Kenari Mas Senayan Park Teras Benhil

Jakarta Selatan

Kota Kasablanka Gandaria City Blok M plaza Blok M mall Pondok Indah mall Blok m square Pejaten Village Lippo mall kemang The Plaza Semanggi Town Square Cilandak Astha Mall Ciputra World/Lotte Shopping Avenue The Entrance Epiwalk Grand ITC Permata Hijau ITC Fatmawati ITC Kuningan Kalibata Citu Square Kuningan City Mal Ambasador One Belt Park Pacific Place Plaza Kalibata Plaza Mebel Poins Square Plaza Festival Trans Mary Cilandak

Jakarta Barat

Central Park Neo Soho Mal Taman Anggrek Mal Ciputra Jakarta LTC Glodok Lippo mall Puri Puri Indah Mal Mal Puri Daan Mogot Harco Glodok Hub Life Mal Taman Palem Plaza Slipi Jaya Px Pavilion Seasons City Green Sedayu Mall

Jakarta Utara

Emporium Pluit Mall Baywalk Mal Artha Gading Summarecon Mal Kelapa Gading PIK Avenue Mahaka Square Mall of indonesia Pluit Junction Pluit Village Wtc Mangga Dua Sunter Mall La Piaza Koja Trade Center

Jakarta Timur

Arion Mall Buaran Plaza Cibubur Junction Aeon Mall Jakarta Garden City Mal Cipinang Indah Pusat Grosir Cililitan Lippo Plaza Kramat Jati Mall @Basura Mal Cijantung Tamini Square Pulo Gadung Trade Center

Baca juga: APPBI Sebut Sejumlah Dampak ke Pusat Perbelanjaan Jika PPKM Darurat Diperpanjang Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com.

PPKM mall buka sampai jam berapa?

KOMPAS.com – Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali diperpanjang hingga 21 Maret 2022. Sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi kini berstatus level 2. Adapun sejumlah kegiatan masih dibatasi termasuk jam operasional di sejumlah mal di Jakarta.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 10 Tahun 2022 tentang PPKM disebutkan bahwa kegiatan di pusat perbelanjaan atau mal dibuka hingga pukul 21.00 WIB. Baca juga: PPKM Level 3, Ganjil Genap di Tempat Wisata Jakarta Ditiadakan Selain itu kapasitasnya masih dibatasi maksimal 75 persen pengunjung per hari.

Selain itu Pengunjung juga wajib untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining. Hanya pengunjung dengan kategori hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan. Khusus anak usia 6 sampai dengan 12 tahun menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama.

See also:  Nama suku bangsa yang ada di dki jakarta adalah betawi?

Berapa jumlah mall yang ada di Jakarta?

Jakarta, HarianHaluan.com – Jakarta merupakan kota Megapolitan yang memiliki mall dengan jumlah terbanyak di dunia. Berdasarkan data Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), ada 80 mal yang kini beroperasi di Ibu Kota. Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat memiliki jumlah paling tinggi, masing-masing sebanyak 25 unit dan 20 unit.

  1. Pertanyaan pun terlintas di benak publik siapakah pemilik mall-mall di Jakarta tersebut? Melansir dari web finance.detik.com, mal-mal tersebut ternyata tercatat sebagai anak perusahaan dari induk perusahaan yang dimiliki oleh beberapa orang terkaya di Indonesia.
  2. Baca Juga: Pembangunan Mall Pelayanan Publik Padang Panjang Butuh Dukungan Berbagai Pihak 1.Trihatma Kusuma Haliman Trihatma melalui PT Agung Podomoro Land, Tbk.

(Agung Podomoro Group) mengelola beberapa mall besar di Jakarta seperti Senayan City, Thamrin City, dan Central Park 2. Eka Tjipta Widjaja Eka Tjipta melalui Plaza Indonesia Realty, Tbk. (Sinar Mas Group) diketahui mengelola dua mall besar di Jakarta yakni FX Sudirman dan Plaza Indonesia

Apakah masuk mal harus pakai Pedulilindungi 2022?

Kompas TV video vod Minggu, 17 Juli 2022 | 13:00 WIB Penulis : Shinta Milenia JAKARTA, KOMPAS.TV – Mulai hari ini, 17 Juli 2022, Vaksinasi Covid-19 dosis ketiga alias Booster ternyata tak hanya jadi syarat perjalanan. Masuk mal atau pusat perbelanjaan dan fasilitas publik yang berpotensi kerumunan juga harus sudah mendapat vaksin dosis penguat.

  • Pasalnya, lonjakan kasus harian Covid-19 semakin tinggi.
  • Untuk pertama kalinya sejak sekitar 4 bulan lalu, kasus harian Covid-19 kembali menembus angka 4.329 kasus per 16 Juli kemarin.
  • Imbas Covid-19 varian Omicron BA4 dan BA5 yang kian merajalela sejak 12 Juli lalu, kasus baru selalu berada di atas 3.000 kasus per hari.

Dengan penularan Covid-19 yang semakin ngegas, total kasus aktif per 16 Juli 2022 pun kini kembali berada di angka 28.215 pasien. Baca Juga: Capaian Vaksinasi Masih 32%, Kabupaten Berau Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal di Lokasi Wisata Setiap hari kematian akibat Covid-19 juga terus bertambah meski tak setinggi saat amukan varian Delta.

Total sudah 156.845 pasien meninggal dunia akibat korona. Dengan aturan baru ini, pemeriksaan masuk ke mal atau pusat perbelanjaan kembali diperketat lewat penggunaan aplikasi Pedulilindungi. Jika pengunjung belum melakukan vaksinasi Booster, maka tidak boleh masuk. Di dalam mal pengawasan protokol kesehatan juga diperketat, terutama soal penggunaan masker.

Apapun variannya pencegahan Covid-19 tetap sama. Baik di dalam maupun di luar ruanga, tetaplah gunakan masker dengan baik dan benar, jaga jarak, dan jauhi kerumunan. Sumber : Kompas TV

PPKM level 3 Apakah mall buka?

PPKM Level 3 di Mall : Jam Buka dan Kapasitas – Berikut aturan PPKM level 3 di mall, bioskop, serta restoran di mall:

Mall diperbolehkan beroperasi hingga pukul 21.00 dengan pengunjung maksimal 60%Tempat bermain dan hiburan anak dapat dibuka dengan kapasitas maksimal 35% serta wajib menyertakan bukti vaksin minimal dosis pertamaRestoran atau kafe bisa beroperasi hingga pukul 21.00 dengan kapasitas maksimal 60%Bioskop diperbolehkan beroperasi dengan ketentuan:

PPKM level 3 Apakah mall tutup?

Foto: Suasana Great Western Grand Serpong Mall di kawasan Serpong, Tangerang, Banten, Selasa (25/1/2022). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo) Jakarta, CNBC Indonesia – Melonjaknya kasus penularan Covid-19 di dalam negeri membuat Pemerintah Pusat menetapkan wilayah Jabodetabek, DIY, Bali dan Bandung Raya berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

See also:  Kapan adzan magrib dki jakarta?

Dengan kenaikan level PPKM ini, aturan jam buka mall, sejumlah tempat hiburan, dan fasilitas umum pun berubah. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan bahwa naiknya level PPKM bukan hanya akibat tingginya kasus, tetapi juga karena rendahnya tracing, Oleh karena itu, sejumlah aktivitas masyarakat pun dilakukan penyesuaian kembali.1.

Aturan Jam Buka Supermarket, Mall dan Bioskop Untuk kegiatan supermarket diizinkan beroperasi sampai dengan pukul 21.00 dengan maksimal pengunjung 60%. Sedangkan untuk pasar rakyat dapat beroperasi sampai pukul 20.00 dan maksimal pengunjung 60%. Mall juga diizinkan tetap beroperasi, namun hanya sampai pukul 21.00, dengan maksimal 60% pengunjung.

Ada catatan bagi anak kurang dari 12 tahun yang ingin masuk mall, mereka sudah harus menerima minimal vaksin dosis pertama. Sementara, tempat bermain anak-anak dan tempat hiburan dapat dibuka, dengan kapasitas maksimal 35%, serta wajib bukti vaksinasi dosis pertama untuk anak di bawah 12 tahun. Untuk bioskop, Pemerintah Pusat mengizinkan bioskop dibuka dengan syarat ada jarak antar kursi.

Anak di bawah 12 tahun diperbolehkan masuk bioskop dengan syarat harus sudah menerima dosis pertama.

PPKM level 3 mall buka jam berapa?

Jakarta, CNBC Indonesia – DKI Jakarta sampai saat ini masih menyandang status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jakarta, seiring dengan peningkatan kasus Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir. Lantas, bagaimana aturan mal maupun pusat perbelanjaan di kawasan Ibu Kota? Merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 10/2022, jam operasional mal dan pusat perbelanjaan dibuka hingga pukul 21.00 waktu setempat, dengan kapasitas maksimal 60%.

  • Bagi anak usia di bawah 12 tahun diperbolehkan masuk mal dengan ketentuan wajib didampingi orang tua.
  • Husus anak usia 6 hingga 12 tahun diwajibkan menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama.
  • Tempat bermain anak di pusat perbelanjaan atau mal juga diperbolehkan buka dengan kapasitas maksimal 50% dengan syarat menunjukkan bukti vakinasi lengkap, khusus bagi anak usia 6 hingga 12 tahun yang masuk.

Bioskop di mal juga diperbolehkan beroperasi dengan kapasitas maksimal 50%, dan hanya pengunjung dengan kategori hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk, kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan. Bagi anak usia di bawah 12 tahun yang ingin memasuki bioskop wajib didampingi orang tua.

Apa nama mall terbesar di Indonesia?

1. Pakuwon Mall Surabaya – kompas.com Sebagian orang mungkin berpikir jika mall terbesar di Indonesia terletak di Jakarta. Namun sebenarnya mall terbesar di Indonesia ada juga yang terletak di kota Surabaya yaitu Pakuwon Mall Surabaya. Pakuwon Mall Surabaya sendiri memiliki luas lantai hingga 200.000 meter persegi.

  • Selain itu mall ini juga memiliki tiga lantai dengan luas bangunan sebesar 90.000 meter persegi.
  • Sedangkan untuk atrium dasar dari Pakuwon Mall Surabaya memiliki luas hingga 1.200 meter persegi.
  • Memiliki tiga lantai basement yang dilengkapi dengan enam lantai mall serta 1 lantai exhibition hall menjadikan Pakuwon Mall Surabaya begitu banyak dikenal orang.

Bahkan tenant yang berada di Pakuwon Mall Surabaya juga terbilang cukup lengkap dengan keberadaan brand-brand besar. Pakuwon Mall Surabaya tak hanya digunakan sebagai pusat perbelanjaan saja. Namun mall ini juga kerap digunakan untuk berbagai macam acara seperti promosi, pameran, pertemuan hingga acara pernikahan.

Mall apa yang terbesar di dunia?

1. Iran Mall – Iran Mall adalah pusat perbelanjaan paling besar di dunia tahun 2022, Bunda. Letaknya dekat dengan Danau Chitgar di barat laut Teheran, Iran. Iran Mall adalah mal terbesar yang memiliki total luas lahan sekitar 1.950.000 meter persegi. Luas ini setara dengan gabungan dari Dubai Mall dan New South China Mall. Ilustrasi Iran Mall/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Socha Atap mal berfungsi sebagai kompleks olahraga dengan rute panjang untuk hiking, bersepeda dan aktivitas umum. Kompleks ini mencakup 15 lapangan olahraga, lapangan tenis, gelanggang es seluas 12.000 meter persegi, dan kolam renang.

See also:  Tempat wisata sejarah yang berlokasi di jakarta timur adalah?

PPKM level 3 mall buka jam berapa?

Jakarta, CNBC Indonesia – DKI Jakarta sampai saat ini masih menyandang status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jakarta, seiring dengan peningkatan kasus Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir. Lantas, bagaimana aturan mal maupun pusat perbelanjaan di kawasan Ibu Kota? Merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 10/2022, jam operasional mal dan pusat perbelanjaan dibuka hingga pukul 21.00 waktu setempat, dengan kapasitas maksimal 60%.

Bagi anak usia di bawah 12 tahun diperbolehkan masuk mal dengan ketentuan wajib didampingi orang tua. Khusus anak usia 6 hingga 12 tahun diwajibkan menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama. Tempat bermain anak di pusat perbelanjaan atau mal juga diperbolehkan buka dengan kapasitas maksimal 50% dengan syarat menunjukkan bukti vakinasi lengkap, khusus bagi anak usia 6 hingga 12 tahun yang masuk.

Bioskop di mal juga diperbolehkan beroperasi dengan kapasitas maksimal 50%, dan hanya pengunjung dengan kategori hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk, kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan. Bagi anak usia di bawah 12 tahun yang ingin memasuki bioskop wajib didampingi orang tua.

PPKM level 3 Indomaret tutup jam berapa?

Aturan PPKM Level 3 di Lokasi Lain Berikut rincian aturannya: Jam operasional Supermarket hingga pukul 21.00 dengan maksimal pengunjung 60% Jam operasional Pasar Raya hingga pukul 20.00 dengan maksimal pengunjung 60%

PPKM di Jakarta sampai tanggal berapa?

Foto: Wilayah Jabodetabek kembali berstatus PPKM level 2 (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki) Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah kembali memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) seluruh Indonesia terhitung mulai 5 Juli hingga 1 Agustus 2022.

  • Eputusan perpanjangan PPKM dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 33/2022 dan 34/2022 tentang PPKM Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali yang diteken Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
  • Direktur Jenderal Bina Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA mengemukakan dalam perpanjangan PPKM kali ini, ada beberapa daerah yang statusnya terpaksa kembali naik menjadi level 2, salah satunya DKI Jakarta.

“Akhir-akhir ini kita melihat adanya peningkatan kasus covid-19 dikarenakan adanya penyebaran varian BA.4 dan BA.5. Beberapa daerah terpaksa harus dinaikkan menjadi Level 2,” kata Safrizal dalam keterangan resmi. Selain DKI Jakarta, status sejumlah wilayah aglomerasi di Jawa-Bali juga naik menjadi level 2.

Mulai dari Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Sorong. Dengan menggunakan indikator transmisi komunitas untuk melakukan asesmen pemerintah daerah dalam pelaksanaan PPKM, saat ini untuk Jawa Bali terdapat 114 daerah dengan status PPKM Level 1, menurun dari pelaksanaan Inmendagri sebelumnya yaitu 128 daerah.

Sedangkan jumlah daerah dengan status Level 2 meningkat menjadi 14 daerah, dari yang sebelumnya tidak ada satupun daerah yang berada di Level 2. Dalam pelaksanaan PPKM Luar Jawa Bali, kondisinya masih sama yaitu 385 daerah berstatus PPKM Level 1, dan hanya 1 daerah berstatus PPKM Level 2.

  • Namun ada pergantian daerah yang berada di Level 2 yang sebelumnya adalah Kabupaten Teluk Bintuni, beralih menjadi Kabupaten Sorong.
  • Masyarakat dihimbau untuk tidak panik dengan adanya kenaikan kasus ini karena kasus omicron varian BA.4 dan BA.5 memiliki masa puncak kasus yang lebih cepat dibanding varian sebelumnya.

“Studi Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa puncak kasus Covid-19 varian BA.4 dan BA.5 sekitar 30% – 50% lebih rendah dari kasus varian omicron, yang disertai dengan gejala ringan. Sehingga masyarakat tidak perlu panik, namun tanpa mengurangi kewaspadaan dalam menerapkan protokol Kesehatan yang ketat, khususnya memakai masker di ruangan yang tertutup (indoor)” tegas Safrizal.