Pelabuhan yang terdapat di daerah dki jakarta adalah?

pelabuhan yang terdapat di daerah dki jakarta adalah
Jakarta – DKI Jakarta yang bersisian langsung dengan Laut Jawa memiliki cukup banyak pelabuhan. Tanjung Priok di Jakarta Utara merupakan pelabuhan terbesar dan tersibuk di Tanah Air. Pelabuhan memiliki peran penting dalam roda ekonomi sebuah negara. Yakni, sebagai simpul dalam jaringan transportasi sesuai dengan hierarkinya, pintu gerbang kegiatan perekonomian, tempat kegiatan alih moda transportasi, penunjang kegiatan industri dan/atau perdagangan, tempat distribusi, produksi, dan konsolidasi muatan atau barang, dan mewujudkan Wawasan Nusantara dan kedaulatan negara.

Sementara itu, sesuai fungsinya pelabuhan dibagi menjadi dua, yakni pemerintahan dan pengusahaan. Nah, Jakarta memiliki cukup banyak pelabuhan. Merujuk situs resmi Pejabat Pengelola dan Informasi Daerah DKI Jakarta, pelabuhan di Jakarta ada 22. Sebanyak 12 pelabuhan di Jakarta Utara dan sisanya berada di Kepulauan Seribu.

Sebanyak 22 pelabuhan di DKI Jakarta itu memiliki fungsi yang berbeda-beda sesuai dengan status atau hierarki pelabuhan. Sepuluh pelabuhan yang ada di Jakarta itu adalah: 1. Pelabuhan Tanjung Priok 2. Pelabuhan Kalibaru 3. Pelabuhan Muara Baru 4. Pelabuhan Sunda kelapa 5.

Pelabuhan Marunda 6. Pelabuhan Muara Angke Kaliadem 7. Pantai Mutiara 8. Pelabuhan Marina Ancol 9. Pelabuhan Pangkalan Pasir Kalibiru 10. Pelabuhan Cakung Drain Cilincing 11. Pelabuhan Kamal Muara 12. Pelabuhan Muara Angke Perikanan Pelabuhan Tanjung Priok berstatus sebagai pelabuhan utama. Merujuk keterangan dari peraturan pemerintah nomor 61 tahun 2009 tentang pelabuhan, pelabuhan utama adalah pelabuhan yang fungsi pokoknya melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri dan internasional, alih muat angkutan laut dalam negeri dan internasional dalam jumlah besar, dan sebagai tempat asal tujuan penumpang dan/atau barang, serta angkutan penyeberangan dengan jangkauan pelayanan antarprovinsi.

Tanjung Priok memiliki lima terminal, yakni Jakarta International Container Terminal I (JICT I), Jakarta International Container Terminal II (JICT II), Terminal Petikemas Koja (TPK Koja), Mustika Alam Lestari (MAL), dan Multi Terminal Indonesia (MTI).

Sementara itu, Pelabuhan Kalibaru, Muara Baru, Sunda Kelapa, dan Marunda merupakan pelabuhan pengumpul. Artinya, pelabuhan yang fungsi pokoknya melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri, alih muat angkutan laut dalam negeri dalam jumlah menengah, dan sebagai tempat asal tujuan penumpang dan/atau barang, serta angkutan penyeberangan dengan jangkauan pelayanan antarprovinsi.

See also:  Kongres pemuda kedua yang diadakan di jakarta berlangsung pada tanggal?

Pelabuhan utama dan pelabuhan pengumpul ini dikelola oleh kementerian. Pelabuhan Sunda Kelapa di Jakarta Utara Foto: Pradita Utama Adapun Pelabuhan Muara Angke, Mutiara, Marina Ancol, Pangkalan Pasir Kalibiru, dan Cakung Drain Cilincing merupakan pelabuhan pengumpan regional.

Apakah Kota Jayakarta termasuk kota pelabuhan?

Sebagai kota pelabuhan, Jakarta pada mulanya bernama Sunda Kelapa. Kemudian, pada 22 Juni 1527, Pangeran Fatahillah datang dan mendirikan kota Jayakarta untuk mengganti Sunda Kelapa. Tanggal inilah yang kemudian ditetapkan sebagai saat berdiri kota Jakarta.

Ota Jayakarta berkembang sebagai kota pelabuhan yang sibuk, di mana para pedagang dari Cina, India, Arab, Eropa, serta negara-negara lain saling bertukar komoditas. Pada 1619, VOC Belanda yang dipimpin Jan PieterszoonCoen menghancurkan Jayakarta, lalu membangun kota baru di bagian barat sungai Ciliwung yang dinamakan Batavia, diambil dari Batavieren, nenek moyang bangsa Belanda Batavia direncanakan dan dibangun nyaris mirip dengan kota-kota di Belanda, yaitu dalam bentuk blok yang masing-masing dipisahkan oleh kanal, dilindungi oleh dinding sebagai benteng, serta parit.

Selesai dibangun pada 1650, Batavia adalah tempat tinggal bangsa Eropa. Sementara bangsa Cina, Jawa, dan penduduk pribumi lainnya disingkirkan ke tempat lain. Batavia digunakan untuk menyebut nama kota ini selama tiga abad lebih. Setidaknya bermula pada 1619, atau sumber lain mengatakan tahun 1621, hingga 1942.

Sejalan dengan kebijakan de-Nederlandisasi oleh Pemerintah Jepang, nama kota sengaja diganti dengan bahasa Indonesia atau Jepang. Walhasil, pada 1942, nama Batavia berubah menjadi Djakarta sebagai akronim Djajakarta. Menurut Lasmijah Hardi dalam Jakartaku, Jakartamu, Jakarta Kita (1987), pergantian nama itu bertepatan dengan perayaan Hari Perang Asia Timur Raya, pada 8 Desember 1942.

Nama lengkap kota itu ialah Jakarta Tokubetsu Shi, Setelah Jepang kalah pada Perang Dunia II dan Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, nama Jakarta tetap dipakai dengan meninggalkan nama Jepang-nya. Memasuki zaman Indonesia merdeka, Menteri Penerangan Republik Indonesia Serikat (RIS) saat itu, Arnoldus Isaac Zacharias Mononutu, menegaskan, sejak 30 Desember 1949 tak ada lagi sebutan Batavia bagi kota ini.

Sejak saat itu, nama Ibu Kota Republik Indonesia adalah Jakarta. Pemberian nama Jakarta ini kembali dikukuhkan pada 22 Juni 1956 oleh Wali Kota Jakarta Sudiro (1953-1960). Saat itu, sebelum 1959, posisi Jakarta masih merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat. Pada 1959, status Jakarta diubah, dari sebuah kotapraja di bawah wali kota ditingkatkan menjadi Daerah Tingkat Satu yang dipimpin gubernur.

Gubernur pertama ialah Soemarno Sosroatmodjo. Pada 1961, status Jakarta diubah kembali, dari Daerah Tingkat Satu menjadi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI). Sedangkan penetapan tanggal lahir Jakarta didasarkan pada momen peristiwa kemenangan Fatahillah mengusir Portugis dari Sunda Kelapa pada 22 Juni 1527.

See also:  Tuliskan potensi sumber daya alam yang ada di jakarta?

Seperti diketahui, untuk memperingati momen itu, nama Sunda Kelapa kemudian diubah menjadi Jayakarta. Hingga kini, setiap 22 Juni diperingati sebagai HUT Ibu Kota Republik Indonesia. Jakarta dengan kondisi geografis lautan yang lebih luas daripada daratan memiliki potensi sumber daya laut yang cukup besar, yakni berupa sumber daya mineral dan hasil laut.

Sumber daya mineral yang dihasilkan, tepatnya di Pulau Pabelokan, Kepulauan Seribu, berupa minyak bumi dan gas mulai dieksploitasi sejak 2000, dengan rata-rata kapasitas produksi sekitar 4 juta barel per tahun.

Apa pelabuhan paling sibuk di Indonesia?

Pelabuhan merupakan salah satu fasilitas yang memiliki fungsi untuk bongkar muat barang pindahan antar pulau dalam dunia logistik. Akan tetapi, secara umum pelabuhan dapat digunakan sebagai tempat naik / turunnya penumpang dari suat tempat. Indonesia sebagai tempat yang tersusun dari beberapa pulau sudah memiliki kurang lebih sekitar 70 pelabuhan yang beroperasi.

Hal ini didukung oleh pemerintah sebagai wujud bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang ingin pindah ke pulau baru Tidak hanya itu, wujud dukungan pemerintah RI terhadap kelangsungan pelabuhan di Indonesia adalah didasari karena banyak pengusaha kalangan manapun sudah mulai mendistribusikan produknya ke seluruh nusantara.

Adapun daftar nama pelabuhan seluruh provinsi di Indonesia dapat dilihat pada tabel berikut.

No Provinsi Nama Pelabuhan Kota
1 Jawa Tengah Pelabuhan Tanjung Mas Semarang
2 Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap
3 Jawa Timur Pelabuhan Batu Guluk Madura
4 Pelabuhan Kalianget Madura
5 Pelabuhan Kalimas Surabaya
6 Pelabuhan Kamal Madura
7 Pelabuhan Ketapang Banyuwangi
8 Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
9 Pelabuhan Ujung Surabaya
10 Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi
11 Jawa Barat Pelabuhan Cirebon Cirebon
12 Pelabuhan Pertiwi Subang
13 Pelabuhan Pramuka Garut
14 Banten Pelabuhan Merak Banten
15 DKI Jakarta Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta
16 Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
17 Kepulauan Riau Pelabuhan ASDP Jagoh Lingga
18 Pelabuhan ASDP Dompak Tanjungpinang
19 Pelabuhan ASDP Parit Rempak Karimun
20 Pelabuhan ASDP Tanjung Uban Bintan
21 Pelabuhan ASDP Telaga Punggur Batam
22 Pelabuhan Bakong Lingga
23 Pelabuhan Batam Centre Batam
24 Pelabuhan Batu Ampar Batam
25 Pelabuhan Bulang Linggi Bintan
26 Pelabuhan Dabo Singkep Lingga
27 Pelabuhan Harbour Bay Batam
28 Pelabuhan Kijang Sri Bayintan Bintan
29 Pelabuhan Kote Lingga
30 Pelabuhan Letung Jemaja Kepulauan Anambas
31 Pelabuhan Marok Tua Lingga
32 Pelabuhan Telaga Punggur Batam
33 Pelabuhan Tarempa Kepulauan Anambas
34 Pelabuhan Tanjung Setelung Serasan Natuna
35 Pelabuhan Tanjung Buton Lingga
36 Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Karimun
37 Pelabuhan Sunggak Kepulauan Anambas
38 Pelabuhan Sungai Buluh Lingga
39 Pelabuhan Sri Payung Tanjungpinang
40 Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang
41 Pelabuhan Sijantung Batam
42 Pelabuhan Sekupang Batam
43 Pelabuhan Senayang Lingga
44 Pelabuhan Sei Tenam Lingga
45 Sumatera Barat Pelabuhan Teluk Bayur
46 Pelabuhan Muara Padang
47 Bangka Belitung Pelabuhan Tanjung Pandan Bangka Belitung
48 Pelabuhan Pangkal Balam Bangka Belitung
49 Sumatera Utara Pelabuhan Tanjung Balai
50 Pelabuhan Belawan
51 Aceh Pelabuhan Yoseph Iskandar Tapaktuan
52 Pelabuhan Krueng Geukueh
53 Kalimantan Selatan Banjarmasin Batu Licin, Satui
54 Kalimantan Barat Dwikora
55 Kalimantan Tengah Palangkaraya
56 Kalimantan Pelabuhan Semayang
57 Pelabuhan Malundung Tarakan
58 Pelabuhan Trisakti Banjarmasin
59 Pelabuhan Samudera
60 Sulawesi Pelabuhan Sulathan Hasanuddin
61 Pelabuhan Gorontalo Gorontalo
62 Pelabuhan Anggrek Gorontalo
63 Pelabuhan Paotere Makassar
64 Pelabuhan Pamatata Selayar
65 Sulawesi Selatan Pelabuhan Tanjung Ringgit Palopo
66 Sulawesi Tengah Pelabuhan Belopa
67 Pelabuhan Malili
68 Pelabuhan Pare Pare
69 Pelabuhan Barru
70 Pelabuhan Pantoloan Pantoloan
71 Sulawesi Tenggara Pelabuhan Kendari
72 Pelabuhan Buton
See also:  Apa yang kamu ketahui tentang jakarta informal meeting atau jim?

Jika dilihat dari aktivitasnya, peringkat pelabuhan paling sibuk di Indonesia yang pertama adalah Pelabuhan Bakauheni.

Adblock
detector