Penulisan kota jakarta yang benar?

penulisan kota jakarta yang benar
Dalam PUEBI, disebutkan Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi. Karena nama kota adalah salah satu nama geografi maka penulisannya diawali huruf kapital. Contoh: Jakarta, Surabaya, Bandung, Palembang, Pontianak.

Apakah kota Jakarta huruf kapital?

INGAT: Julukan kota dan negara ditulis huruf kapital.

Apakah kata kota menggunakan huruf kapital?

KOMPAS.com – Bahasa Indonesia adalah bahasa yang memiliki tata kalimat dan penulisan dengan ejaan yang telah disempurnakan. Dalam bahasa Indonesia, terdapat huruf kapital dan huruf kecil. Misalnya, huruf awal nama orang maupun kota harus selalu ditulis dalam huruf kapital baik di awal, di tengah, ataupun di tengah kalimat.

Huruf pertama di awal kalimat ditulis dengan huruf kapital

Huruf pertama di awal kalimat selalu ditulis menggunakan huruf kapital, baik kata tersebut adalah nama, kata ganti, partikel, singkatan, akronim, kata dasar, maupun kata berimbuhan.Contohnya:

  1. Tahukah kamu?
  2. Adam rajin berolahraga.
  3. Belok ke kanan setelah lampu merah.
  4. Lalu ia pergi menggunakan sepeda.

Baca juga: Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional

Huruf pertama kalimat awal dalam tanda petik

Penggunaan tanda petik biasanya dilakukan saat mengutip sumber, judul, maupun menuliskan kalimat langsung. Huruf pertama dalam tanda petik harus ditulis dalam huruf kapital. Misalnya:

  1. Chairil Anwar mengeluarkan buku berjudul “Aku” pada tahun 1943.
  2. Ibu berkata padaku, “Sudah makan belum, nak?”
  3. “Hati-hati dalam berbicara,” katanya.

Huruf pertama nama orang ditulis dengan huruf kapital

Huruf pertama nama ataupun julukan seseorang selalu ditulis dengan huruf kapital. Namun nama binatang dan tumbuhan tidak ditulis dengan huruf kapital. Kata yang menunjukkan anak dari seperti bin, binti, dan van juga tidak ditulis dalam huruf kapital. Misalnya: Mohammad Hatta, Ahmad Yani, Gajah Mada, Dewa Kipas, Kopral Jono, Antoni van Leewenhok, dan Mail bin Ismail.

Huruf pertama nama agama, kitab suci, Tuhan, dan kata gantinya ditulis dalam huruf kapital.

Penulisan nama agama, kitab suci, Tuhan, maupun kata gantinya harus ditulis dengan huruf kapital, baik itu di depan kalimat, di tengah, atau di akhir kalimat. Contohnya seperti:

  1. Katolik
  2. Hindu
  3. Islam
  4. Injil
  5. Tuhan
  6. Allah
  7. Bapa
  8. Dewa
  9. hamba-Mu
  10. rahmat-Nya

Baca juga: Kata Umum dan Kata Khusus dalam Bahasa Indonesia

Huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, akademik, profesi, jabatan, atau pangkat ditulis dengan huruf kapital baik diikuti nama orang maupun tidak

Penulisan tersebut misalnya:

  1. Siap laksanakan, Kapten.
  2. Panjang umur, Yang Mulia.
  3. Terimakasih, Professor.
  4. Presiden Soekarno
  5. Wakil Presiden Mohammad Hatta
  6. Perdana Menteri Boris Johson

Huruf pertama nama bangsa, suku, dan bahasa.

Misalnya bangsa Indonesia, bangsa Portugis, suku Dani, suku Kuru, suku Dayak, bahasa Indonesia, bahasa Jerman, dan bahasa Inggris.

Bagaimana penulisan kota?

Salah satu fungsi huruf kapital adalah untuk mengawali penulisan nama geografi. Contohnya adalah K ota S emarang, Huruf k pada kata kota ditulis menggunakan huruf kapital karena diikuti nama kota, yaitu Semarang, Jika tidak diikuti nama kota, kata kota tidak perlu ditulis menggunakan huruf kapital.

Jadi, contoh penggunaan huruf kapital yang benar terdapat pada pilihan jawaban B. – Salah satu fungsi huruf kapital adalah untuk mengawali penulisan nama geografi. Contohnya adalah K ota S emarang, Huruf k pada kata kota ditulis menggunakan huruf kapital karena diikuti nama kota, yaitu Semarang, Jika tidak diikuti nama kota, kata kota tidak perlu ditulis menggunakan huruf kapital.

See also:  How to go to bandung from jakarta?

Jadi, contoh penggunaan huruf kapital yang benar terdapat pada pilihan jawaban B.

Apakah Provinsi ditulis dengan huruf kapital?

Penulisan kata “provinsi” memakai huruf besar (kapital) jika :

Dipakai sebagai huruf pertama dalam kalimat.

Dipakai sebagai huruf pertama nama geografi kecuali tidak diikuti nama atau sebagai nama jenis.

Provinsi terbesar di Indonesia adalah Provinsi Papua. Papua adalah provinsi terbesar di Indonesia.

Apakah gudeg jogja menggunakan huruf kapital?

Jawaban: Sedangkan nama geografi yang menyertai nama jenis benda olahan diawali dengan huruf kapital misalnya : dodol Garut, gudeg Yogya, rendang Padang, brem Bali, pempek Palembang. Penjelasan: semoga membantu dan diberi nilai yg bagus

Desa huruf besar apa kecil?

Kata ‘ desa ‘ yang menjadi bagian nama diawali huruf kapital, misalnya Desa Sukamiskin.

Apakah pulau Jawa menggunakan huruf kapital?

Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi, sebagai contoh, ‘Dia berasal dari Pulau Jawa ‘, sedangkan huruf pertama nama geografi yang bukan nama diri tidak ditulis dengan huruf kapital, contohnya ‘Dia menyeberangi pulau ‘.

Apakah Kecamatan ditulis kapital?

Jawaban : Apabila disertai nama dari kecamatan maka kata kecamatan, huruf awal menggunakan huruf kapital. Tetapi, apabila tidak disertai nama maka tetap huruf kecil. Penjelasan : Penggunaan Huruf Kapital 1. Awal Kalimat 2. Petikan Langsung 3. Menulis Nama Seseorang 4.

Apakah nama tempat itu kapital?

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Berikut adalah pedoman penulisan tanda baca sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan yang relevan untuk Wikipedia.

1. Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat.
Misalnya: D ia membaca buku. A pa maksudnya? K ita harus bekerja keras. P ekerjaan itu akan selesai dalam satu jam.
2. Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat setelah petikan langsung.
3. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam kata dan ungkapan yang berhubungan dengan agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk kata ganti untuk Tuhan.
Misalnya:

I slam Q uran
K risten A lkitab
H indu W eda
A llah
Y ang M ahakuasa
Y ang M aha P engasih
T uhan akan menunjukkan jalan kepada hamba- N ya.

/td>

table>

Bimbinglah hamba- M u, ya T uhan, ke jalan yang E ngkau beri rahmat. 4. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang. Misalnya: M ahaputra Yamin S ultan Hasanuddin H aji Agus Salim I mam Syafii N abi Ibrahim b. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang tidak diikuti nama orang. Misalnya: Dia baru saja diangkat menjadi s ultan. Pada tahun ini dia pergi naik h aji. Ilmunya belum seberapa, tetapi lagaknya sudah seperti k iai. 5. a. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan yang diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat yang digunakan sebagai pengganti nama orang tertentu. Misalnya: W akil P residen Adam Malik P erdana M enteri Nehru P rofesor Supomo L aksamana M uda U dara Husein Sastranegara S ekretaris J enderal Departemen Pertanian G ubernur Jawa Tengah b. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan atau nama instansi yang merujuk kepada bentuk lengkapnya. Misalnya: Sidang itu dipimpin oleh P residen R epublik I ndonesia. Sidang itu dipimpin P residen. Kegiatan itu sudah direncanakan oleh D epartemen Pendidikan Nasional. Kegiatan itu sudah direncanakan oleh D epartemen. c. Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang tidak merujuk kepada nama orang, nama instansi, atau nama tempat tertentu. Misalnya: Berapa orang c amat yang hadir dalam rapat itu? Divisi itu dipimpin oleh seorang m ayor j enderal.

Bagaimana Cara Menulis Yogyakarta?

– | Kamis, 28 Januari 2021 Yogyakarta dikenal sebagai salah satu daerah istimewa yang ada di Indonesia. Kita sering mendengar dua versi pengucapan kata ini yaitu Yogyakarta dan Jogjakarta. Manakah yang benar di antara keduanya? Perlu #SahabatDikbud dan #SahabatBahasa ketahui bahwa menurut KBBI, kata yang baku ialah Yogyakarta, bukan Jogjakarta.

Bagaimana penulisan di yang benar?

1. Kata di sebagai kata depan – Setiap kata yang memiliki fungsi sebagai kata depan harus ditulis secara terpisah dengan kata yang mengikutinya. Kata di sebagai kata depan dapat ditulis secara terpisah apabila digunakan di depan kata benda yang menyatakan tempat, nama, waktu, dan lokasi.

Selain itu, dalam beberapa penggunaan, kata depan biasanya juga dapat diganti dengan kata dari. Sebagai contoh, penulisan kata “di sini” bisa diubah menjadi “dari sini”. Namun, penulisan kata di sebagai kata depan tidak dapat dilakukan pengubahan menjadi kata kerja aktif dengan menambahkan imbuhan me-.

Misalnya, penulisan kata “di sana” tidak bisa dilakukan pengubahan menjadi “me sana”. Contoh:

Ibu telah pulang dari rumah nenek di Bandung. Acara perpisahan akan diadakan di Bumi Perkemahan Cianjur Di mana Nabila menginap selama Lebaran? Penyanyi itu membatalkan konsernya di Jakarta. Tiara rutin olahraga bersama sahabatnya di pagi hari.

Kabupaten apakah k nya kapital?

Penulisan huruf besar (kapital) yang benar sesuai ejaan yang benar terdapat dalam kalimat D. Ibukota Kabupaten Samosir adalah Pangururan. Karena dalam penulisan huruf kapital, nama orang, nama kota, provinsi, nama daerah, dan lain sebagainya ditulis menggunakan huruf besar.

Yang benar provinsi apa propinsi?

– | Rabu, 09 September 2020 Provinsi adalah wilayah atau daerah yang dikepalai oleh gubernur. Namun, tahukah #SahabatDikbud dan #SahabatBahasa penulisan kata yang benar antara propinsi dan provinsi? Menurut KBBI, kata yang baku ialah provinsi, bukan propinsi. Jadi, jangan salah lagi, ya. #katabaku #kantorbahasasultra

Apakah penulisan provinsi boleh disingkat?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI ) yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kata yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia adalah provinsi dengan huruf ‘v’, bukan ditulis dengan huruf ‘p’ menjadi propinsi.

Kata apa saja yang harus ditulis dengan huruf kapital?

Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, majalah, surat kabar, dan makalah, kecuali kata tugas seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk yang tidak terletak pada posisi awal.

Apakah kabupaten harus menggunakan huruf kapital?

Penulisan huruf besar (kapital) yang benar sesuai ejaan yang benar terdapat dalam kalimat D. Ibukota Kabupaten Samosir adalah Pangururan. Karena dalam penulisan huruf kapital, nama orang, nama kota, provinsi, nama daerah, dan lain sebagainya ditulis menggunakan huruf besar.

Apa saja yang ditulis dengan huruf kapital?

KOMPAS.com – Dalam penulisan bahasa Indonesia terdapat huruf besar atau huruf kapital dan juga huruf kecil. Setiap huruf abjad, memiliki huruf kapital dengan ukuran dan bentuknya masing-masing. Kapankah huruf Kapital digunakan? Berikut adalah penggunaan huruf kapital (huruf besar) menurut buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (2016) yang dibuat oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan:

Awal kalimat

Huruf pertama dalam suatu kalimat harus menggunakan huruf kapital. Sehingga huruf kapital selalu mengawali suatu kalimat bahasa Indonesia, misalnya:

  1. Pada suatu hari di hutan yang rindang.
  2. Apakah kesimpulan dari cerita tersebut?
  3. Ayo cepat keluar dari tempat ini!

Baca juga: Contoh Kata Tugas Hubungan Logis

Nama orang

Unsur pertama nama orang termasuk julukan harus menggunakan huruf kapital, misalakan:

  1. Mohammad Hatta
  2. Albert Einstein
  3. Diego Maradona

Menurut Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 46 Tahun 2009 Tanggal 31 Juli 2009, huruf kapital tidak digunakan sebagai huruf pertama pada de, van, der, bin, dan binti. Contohnya:

  1. Vincent van Gogh
  2. Jose Eduardo dos Santos
  3. Johann Wolfgang von Goethe
  4. Ali bin Abi Thalib
  5. Fatimah binti Muhammad
  6. Mutiara dari Selatan

Awal kalimat petikan langsung

Huruf awal dalam kalimat petikan langsung harus menggunakan huruf kapital, walaupun petikan tersebut berada ditengah atau di akhir suatu kalimat. Misalnya:

  1. “Selamat pada para pemenang!” ujar seorang juri dari podium kemenangan.
  2. Sambil menutup pintu, ia berujar “Jangan tidur terlalu malam”.
  3. Alaska bertanya “Apa arti kehidupan untukmu?”

Nama agama, Tuhan, dan kitab suci

Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama pada nama agama, Tuhan, kitab suci, sebutan, dan juga kata ganti untuk tuhan. Misalnya:

  1. Islam
  2. Kristen
  3. Hindu
  4. Buddha
  5. Injil
  6. Quran
  7. Terimakasih Bapa, atas pagi yang indah.
  8. Kebaikanmu akan dibalas oleh Allah.
  9. Berdoalah pada yang Maha Kuasa.

Baca juga: Pengertian Huruf Vokal dan Diftong beserta Penggunaannya

Nama gelar, kehormatan, keturunan, dan keagamaan

Huruf kapital digunakan sebagai huruf awal pada nama gelar kehormatan, gelar akademik, keturunan, maupun keagamaan. Contohnya:

  1. Nabi Muhammad
  2. Imam Syafii
  3. Sultan Hasanuddin
  4. Haji Agus Salim
  5. Raden Ajeng Kartini
  6. Insinyur Soekarno
  7. Raja Kudungga

Nama gelar

Huruf kapital juga digunakan pada sebagai huruf awal pada nama gelar kehormatan, gelar akademik, keturunan, maupun keagamaan dalam suatu sapaan. Misalnya:

  1. Selamat pagi, Professor!
  2. Assalammualaikum, Kyai.
  3. Selamat datang, Jenderal!
  4. Semoga anda panjang umur, Yang Mulia.

Namun gelar tersebut tidak perlu ditulis dengan huruf kapital jika tidak diikuti oleh penyebutan nama orang.

Adblock
detector