Sekolah tatap muka jakarta kapan?

sekolah tatap muka jakarta kapan
Liputan6.com, Jakarta Seluruh pelajar di sekolah-sekolah Jakarta akan menjalani pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen Kamis, 7 April 2022 besok. Dinas Pendidikan DKI sudah menyiapkan standar prosedur jika terdapat kasus positif Covid-19 di setiap sekolah.

Benar, 7 April insya allah sudah mulai PTM karena tanggal 4-6 April sekolah libur awal puasa. Dan kami sudah siapkan standar prosedurnya,” kata Kepala Bagian Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah kepada merdeka.com, Rabu (6/4/2022). Taga menerangkan, di PTM kapasitas 100 persen ini, standar prosedur setiap sekolah tidak berubah dengan pelaksanaan PTM 50 persen.

Ada dua prosedur yang dilakukan sekolah saat mendapatkan konfirmasi kasus positif Covid-19, pertama; kasus yang ditemukan sekolah secara mandiri. Artinya, wali murid melaporkan bahwa peserta didik terkonfirmasi positif Covid-19. Menghadapi kondisi tersebut, sekolah diminta bergegas berkoordinasi dengan pihak Puskesmas dilakukan pelacakan kontak erat.

Dan menghentikan dulu PTM di kelas dialihkan ke PJJ,” kata dia. Durasi PJJ tergantung dengan temuan kasus dari hasil pelacakan oleh Puskesmas. Taga menyebutkan, jika kasus tidak lebih dari 3 orang, maka PJJ cukup dilakukan 5 hari. “Kalau ada penularan sampai banyak maka PJJ sampai 14 hari,” jelasnya. Provinsi DKI Jakarta mulai pembelajaran tatap muka 100% hari Ini, Senin 3 Januari 2022.

Sisaw SD kelas 1-6 yang masuk diwajibkan memakai masker hingga menjalani pemeriksaan suhu tubuh. * Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tatap muka 100 persen kapan?

Tahun ajaran baru 2022/2023 telah dimulai. Sebagian besar sekolah diyakini telah memiliki kesiapan yang baik untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen. Sebab, sekolah di seluruh Indonesia telah banyak belajar dari pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir ini.

  1. Bahkan tidak hanya sekolah, pemerintah daerah juga banyak belajar mengenai hal ini.
  2. Sekolah sebagian besar sudah melengkapi fasilitas kesehatan yang menjadi syarat PTM.
  3. Mereka juga telah menyusun protokol kesehatan.
  4. Ini menjadi modal dasar bagi sekolah kita untuk melaksanakan PTM 100 persen.
  5. Dan dari data yang kami peroleh, sekolah kita sebagian besar sudah memiliki kesiapan itu,” kata Direktur Sekolah Dasar, Kemendikbudristek, Dr.
See also:  Pelabuhan laut yang paling besar di jakarta adalah?

Muhammad Hasbi dalam webinar SMB: Pulihkan Pendidikan Melalui Pembelajaran Tatap Muka yang tayang di kanal Youtube Kemendikbud.ri (14/07/22). Akan tetapi, lanjut Muhammad Hasbi, yang perlu lebih didorong lagi untuk mensukseskan PTM 100% adalah capaian vaksinasi di kalangan pendidik dan tenaga kependidikan. Diharapkan persentase vaksinasinya ini di atas 80% atau bahkan mencapai 100%. Demikian pula vaksinasi bagi lansia di daerah-daerah yang berada di lingkungan sekolah perlu didorong agar cakupannya di atas 60%.

  • Sehingga semakin memperkuat kepercayaan diri masyarakat untuk melaksanakan PTM 100%.
  • Murid juga harus divaksin sehingga kita betul-betul bisa menjaga dan memitigasi risiko terjadinya penularan Covid-19, baik di sekolah maupun di keluarga murid masing-masing,” imbuh Direktur Sekolah Dasar.
  • Erna Mulati, Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan, untuk mensukseskan PTM 100 persen ada beberapa poin yang perlu diperhatikan oleh guru, kepala sekolah dan orang tua.

Pertama harus memastikan kondisi kesehatan anak sebelum memasuki PTM 100 persen. Apakah anak sudah divaksin Covid-19 dan apakah mereka sudah menerima imunisasi lengkap terkait dengan berbagai penyakit yang ada di usianya. “Nah ini juga penting karena saat ini Kemendikbudristek dan Kementerian Kesehatan sedang berupaya untuk menggalakkan imunisasi bagi anak sekolah melalui program bulan imunisasi anak sekolah. Maka mari kita pastikan anak kita yang masuk PTM 100 persen sudah menerima imunisasi yang lengkap,” kata Erna.

Apakah Jakarta akan PTM 100 persen?

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria mengatakan, pembelajaran tatap muka (PTM) di DKI Jakarta dengan kapasitas 100 persen resmi akan kembali diterapkan mulai 1 April 2022. Penerapan PTM 100 persen tersebut, kata Iman, sudah dibicarakan dalam rapat kerja Komisi E bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta pada Senin (28/3/2022).

“Resminya 1 April resmi diterapkan 100 persen,” kata Iman saat dihubungi melalui telepon, Selasa (29/3/2022). Baca juga: 67 Hari Menuju Formula E Jakarta: Target Penonton Merosot, Sirkuit yang Membahayakan Direvisi Dalam rapat kerja tersebut, Komisi E meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta menunda pelaksanaan PTM 100 persen di jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD).

Sementara itu, jenjang SD, SMP, dan SMA diberikan keleluasaan untuk menggelar pembelajaran tatap muka 100 persen. “Rekomendasi dari Komisi E, PAUD jangan dulu 100 persen, jenjang lain boleh asal izin orangtua,” tutur Iman. Baca juga: PTM 100 Persen Berjalan Kembali di Tangsel, Dindik Klaim Tak Ada Laporan Kasus Covid-19 Politikus Gerindra ini juga menyampaikan, DPRD DKI meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta tidak menutup sekolah apabila ditemukan kasus Covid-19.

See also:  Sebutkan lima dasar negara yang terdapat dalam piagam jakarta?

Penutupan sekolah boleh dilakukan apabila ditemukan kasus Covid-19 secara masif, yakni lebih dari 5 persen dari warga sekolah. “Kalau cuma satu atau dia, jangan sekolahnya yang ditutup, anaknya aja yang isolasi, tapi kalau memang lebih dari 5 persen nah itu boleh dievaluasi (ditutup sementara),” imbuh Iman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Jakarta ada di PPKM level berapa?

JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah Pusat kembali menaikan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) DKI Jakarta ke level 2. Hal itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 33 Tahun 2022 tentang penerapan PPKM Level 2 dan 1 di Jawa dan Bali.

  • Baca juga: Car Free Day Jakarta Ditiadakan Saat Idul Adha 10 Juli 2022 “Gubernur DKI Jakarta untuk wilayah kabupaten/kota dengan kriteria level 2,” demikian yang tertulis dalam Inmendagri, Selasa (5/7/2022).
  • Level PPKM saat ini berlaku sejak 5 Juli hingga 1 Agustus.
  • Setelah itu, status level PPKM Jakarta akan dievaluasi kembali.

Level PPKM itu harus diterapkan di seluruh wilayah di Jakarta mulai dari Kepulauan Seribu, Jakarta Barat, Jakarta Timur, kemudian Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat. Tidak hanya itu, wilayah lain di Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi juga menerapkan PPKM Level 2.

Apakah Anak sekolah Wajib vaksin 2022?

Kemendikbudristek Tegaskan Vaksinasi Bukan Syarat PTM 28 Maret 2022 ← Back – Jakarta, 28 Maret 2022 – Vaksinasi Covid-19 pada peserta didik bukanlah syarat wajib pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) ataupun kegiatan asesmen. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Bersama Mendikbudristek, Menag, Menkes, dan Mendagri (SKB 4 Menteri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 yang berlaku mulai tanggal 21 Desember 2021.

  • Penambahan syarat yang tidak sesuai dengan SKB 4 Menteri tersebut tidak diperbolehkan,” ucap Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Sesjen Kemendikbudristek), Suharti pada Senin (28/3) di Jakarta.
  • Dalam menyelenggarakan pembelajaran di masa pandemi Covid-19, pemerintah daerah dan satuan pendidikan harus mengacu pada ketentuan dalam SKB 4 Menteri dan tidak diperkenankan menambahkan pengaturan atau persyaratan penyelenggaraan pembelajaran.
See also:  What is the population of jakarta?

Seiring dengan semakin membaiknya situasi pandemi Covid-19, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Suharti menjelaskan bahwa pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas pada satuan pendidikan kembali mengikuti ketentuan dalam Keputusan Bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 06/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

  1. Tentunya menjadi harapan kita semua bahwa kondisi pandemi Covid-19 terus membaik.
  2. Tetapi, masih sangat penting bagi dinas pendidikan dan sekolah untuk tetap memastikan pembelajaran bagi seluruh peserta didik bisa berlangsung dengan aman, nyaman, dan menyenangkan.
  3. Sehingga pelaksanaan PTM Terbatas kembali mengikuti panduan di dalam SKB Empat Menteri yang terakhir,” jelasnya.

Pemerintah akan terus mendorong vaksinasi Covid-19 kepada seluruh warga pendidikan, khususnya para Pendidik dan Tenaga Kependidikan. “Namun, vaksinasi peserta didik tidak pernah menjadi syarat penyelenggaraan maupun keikutsertaan peserta didik pada PTM,” tegasnya lagi.

Aturan PTM Terbatas di Satuan Pendidikan Melalui Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nomor 3 Tahun 2022, PTM Terbatas pada satuan pendidikan mengikuti ketentuan yang sudah diatur di dalam Keputusan Bersama Empat Menteri. Selain itu, di dalam Surat Edaran ini juga dijelaskan bahwa orang tua/wali peserta didik diberikan pilihan untuk mengizinkan anaknya mengikuti PTM Terbatas atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kemudian juga dijelaskan kembali peranan pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan dan memberikan pembinaan terhadap penyelenggaraan PTM Terbatas, utamanya dalam hal sosialisasi penyelenggaraan PTM Terbatas yang aman kepada orang tua/wali peserta didik.