Sila ke-1 dalam pancasila yang dihasilkan oleh piagam jakarta adalah?

sila ke-1 dalam pancasila yang dihasilkan oleh piagam jakarta adalah
Bung Hatta dalam Merevisi Sila “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” –

Dipostkan Oleh Rektorat Telah dibaca 349284 kali

Pada masa Orde Baru, Pancasila ditanamkan dengan dogmatis dan juga difungsikan untuk membungkam pihak-pihak yang mengkritik pemerintah saat itu, meskipun para pengkritik tersebut tidak ada hubungannya dengan paham anti-Pancasila. Semenjak jatuhnya Orde Baru, penggunaan Pancasila sebagai tameng rejim sudah tidak terjadi lagi.

Masyarakat Indonesia menikmati kebebasan dalam berpendapat termasuk kebebasan untuk mengkritik pemerintah yang pada masa Orde Baru mengkritik biasanya akan berakhir dengan kurungan penjara atau kekerasan. Seriring dengan era kebebasan, pengajaran dogma Pancasila melalui Penataran P4 juga dihentikan yang secara relatif menimbulkan “kekosongan ideologi” pada generasi muda oleh karena pengajaran Pancasila yang sebelumnya dogmatis tersebut tidak digantikan oleh metode lain yang lebih komunikatif dan substantif.

Pada saat yang bersamaan Indonesia menghadapi derasnya arus informasi dari seluruh dunia melalui internet. Berbagai jenis paham (termasuk paham radikal keagamaan) berseliweran dan berinteraksi dengan kalangan muda yang mengalami kekosongan ideologi. Meminjam istilah Melluci, mereka adalah pengembara-pengembara identitas yang mencari jati dirinya dalam pilihan-pilihan identitas yang dibawa oleh internet terutama melalui media sosial.

Pembentukan identitas kelomopok radikal itu akan semakin kuat jika mereka bertemu dengan orang-orang yang memiliki pandangan yang serupa. Kelompok-kelompok radikal keagamaan tersebut menganut apa yang disebut oleh Melluci sebagai monisme totaliter yang memandang bahwa paham mereka adalah satu-satu paham yang akan membawa kebaikan.

Orang-orang yang tidak sepaham dengan mereka dianggap sebagai manusia yang derajatlah lebih rendah. Kelompok-kelompok radikal ini ikut menunggangi kontestasi Pilkada DKI Jakarta di tahun 2017 yang diwarnai oleh penggunaan isu SARA secara masif pada level akar rumput untuk menjatuhkan kandidat tertentu.

  • Ujaran-ujaran kebencian diutarakan untuk merendahkan kandidat yang memiliki latar belakang agama dan etnis tertentu.
  • Fenomena tersebut mengajak kita untuk mengingat kembali kesepakatan-kesepakatan dasar dari para pendiri bangsa ketika mereka sepakat untuk mendirikan NKRI.
  • Memandang rendah derajat orang lain yang memiliki suku, agama, dan ras yang berbeda tentu saja pengingkaran yang serius terhadap dasar dari yang paling dasar kesepakatan pendirian republik yaitu kesetaraan dan kebersamaan.
See also:  Ppkm jakarta berlaku sampai kapan?

Menurut Bung Karno, lima sila dari Pancasila jika diperas menjadi satu maka ia menjadi Eka Sila yaitu Gotong-Royong. Menurut Bung Karno, ” Gotong Royong adalah pembantingan-tulang bersama, pemerasan-keringat bersama, perjuangan bantu-binantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua.

Sila pertama apa?

Jakarta – Ketuhanan yang Maha Esa menjadi sila pertama dalam Pancasila, Sila ini dirumuskan melalui proses panjang dan tidak mudah. Bahkan sempat mengalami perubahan. Pancasila adalah pilar ideologis negara Indonesia. Nama Pancasila sendiri berasal dari bahasa sansekerta yakni Panca yang berarti Lima dan Sila yang berarti prinsip atau asas.

Jelaskan apa saja makna yang terdapat dalam Pancasila sila ke 1?

MuslimTerkini.com – Berikut ini kami sajikan makna yang terkandung dalam sila pertaman Pancasila, Sila pertama pancasila adalah sila ketuhanan yang dilambangkan oleh bintang emas berlatar belakang hitam. Sila pertama pancasila berbuyi ketuhanan yang maha Esa.

  1. Dari lambang tersebut, bintang emas menggambarkan bahwa bangsa Indonesia mengakui akan adanya Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Sila pertama pancasila mengandung nilai ketuhanan yang memiliki makna bangsa Indonesia memiliki kebebasan untuk menganut agama dan menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran agamanya, mewujudkan kehidupan yang selaras, serasi, dan seimbang antar sesama manusia Indonesia, antar bangsa, maupun dengan makhluk ciptaan Tuhan yang lainnya.

Ada lima makna yang terkandung dalam sila pertama pancasila yaitu: 1. Percaya akan adanya Tuhan Yang Maha Esa serta menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya sesuai dengan kepercayaan masing-masing 2. Saling menghormati pemeluk agama lain 3. Memiliki toleransi antar umat beragama 4.

Bagaimana bunyi sila ke 1?

Begini Bunyi 5 Sila Pancasila, Lambang, dan Maknanya BY Pusdatin,3 September 2021 – 12:42 Jakarta :- Sila-sila yang terdapat di Pancasila memiliki lambang dan maknanya masing-masing. Lambang atau simbol tersebut terdapat di perisai pada dada Garuda Pancasila.

See also:  Apa ciri khas dari wilayah jakarta pusat?

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang penting dipahami oleh seluruh masyarakat. Layaknya sebuah rumah, negara juga membutuhkan fondasi atau dasar yang kokoh agar bisa melindungi orang-orang di dalamnya. Pancasila sebagai dasar negara dirumuskan oleh para pendiri negara agar bisa menjadi pedoman kehidupan di Indonesia.

Bersumber dari laman e-modul Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Pancasila terdiri dari dua suku kata yaitu panca dan sila. Panca memiliki arti lima dan sila berarti dasar. Secara keseluruhan Pancasila berarti lima dasar dari negara Indonesia.

Bunyi sila-sila di Pancasila yang penting diketahui dan dipahami adalah: 1. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.3. Persatuan Indonesia 4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan.5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Lambang negara dan simbol sila Pancasila Lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila.

Garuda, melansir laman e-modul Kemendikbud Ristek, digunakan sebagai lambang negara untuk menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang kuat dan besar. Lambang negara Indonesia memiliki warna kuning menunjukkan keagungan. Terdapat perisai di bagian dada Garuda yang melambangkan perjuangan serta perlindungan diri agar bisa mencapai tujuan.

  1. Terdapat garis hitam tebal pada Pancasila yang melambangkan garis khatulistiwa yang melintasi negara merdeka dan berdaulat.
  2. Garuda Pancasila memiliki jumlah bulu serta simbol-simbol lainnya yang memiliki makna khusus.
  3. Jumlah bulu pada Garuda Pancasila diantaranya: • Sayap: 17 bulu pada masing-masing sayap.

• Ekor: 8 bulu. • Pangkal ekor: 19 bulu. • Leher: 45 bulu. Jumlah keseluruhan bulu tersebut melambangkan tanggal 17 Agustus 1945 yaitu hari dimana bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaan sebagai bangsa yang merdeka. Terdapat pita bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika yang memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

Pita tersebut dicengkeram oleh kaki Garuda. Di dalam perisai terdapat simbol-simbol dari sila Pancasila yang memiliki arti yang mendalam. Berikut ini simbol sila Pancasila serta artinya: Bintang Simbol gambar bintang berwarna kuning dengan latar belakang hitam terletak di bagian tengah perisai. Gambar bintang ini menjadi lambang sila pertama Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.

Arti dari simbol ini adalah bangsa Indonesia merupakan bangsa yang beriman dan bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan keyakinan masing-masing. Rantai Sila kedua Pancasila, Kemanusiaan yang adil dan beradab, dilambangkan dengan rantau berlatar belakang warna merah.