Suku yang ada di jakarta?

suku yang ada di jakarta

Daerah Khusus Ibukota Jakarta
— Provinsi —
(Dari atas, kiri ke kanan): Kota Tua Jakarta, Bundaran Hotel Indonesia, Cakrawala Jakarta, Stadion Gelora Bung Karno, Taman Mini Indonesia Indah, Monumen Nasional, Istana Merdeka, Masjid Istiqlal
Lambang
Slogan: “Jaya Raya” (“Jaya dan Agung (Agung)”)
Peta lokasi Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Negara Indonesia
Hari benar 22 Juni 1527 (hari jadi)
Ibu kota Jakarta
Koordinat 5° 19′ 12″ – 6° 23′ 54″ LS 106° 22′ 42″ – 106° 58′ 18″ BT
Demografi
• Suku bangsa Jawa (35,16%), Betawi (27,65%), Sunda (15,27%), Tionghoa (5,53%), Batak (3,61%), Minang (3,18%), Melayu (1,62%), Lain-lain (7,98%).
• Agama Islam (85,36%), Protestan (7,54%), Katolik (3,15%), Buddha (3,13%), Hindu (0,21%), Konghucu (0,06%)
• Bahasa Indonesia, Betawi, Jawa, Tionghoa, Sunda, Minangkabau, Batak, Inggris
Zona waktu WIB ( UTC +7)
Lagu daerah Kicir-Kicir
Rumah tradisional Rumah Bapang/Kebaya
Senjata tradisional Golok
Situs web www.jakarta.go.id

Daerah Khusus Ibukota Jakarta ( DKI Jakarta, Jakarta Raya ) adalah ibu kota negara Indonesia, Jakarta adalah satu-satunya kota di Indonesia yang mempunyai status setingkat provinsi, Jakarta terletak di anggota barat laut Pulau Jawa, Dahulu pernah dikenal dengan nama Sunda Kelapa (sebelum 1527), Jayakarta ( 1527 – 1619 ), Batavia /Batauia, atau Jaccatra (1619-1942), dan Djakarta (1942-1972).

  1. Di dunia internasional Jakarta juga mempunyai julukan seperti J-Town, atau semakin populer lagi The Big Durian karena dianggap kota yang sebanding New York City ( Big Apple ) di Indonesia.
  2. Jakarta mempunyai lapang sekitar 664,01 km² (lautan: 6.977,5 km²), dengan penduduk berjumlah 9.603.417 jiwa (2013).

Wilayah metropolitan Jakarta ( Jabotabek ) yang berpenduduk sekitar 28 juta jiwa, adalah metropolitan terbesar di Asia Tenggara atau urutan kedua di dunia. Sebagai pusat bidang usaha, politik, dan kebiasaan istiadat, Jakarta adalah tempat berdirinya kantor-kantor pusat BUMN, perusahaan swasta, dan perusahaan asing.

Suku apa saja yang ada di Jakarta?

Nama suku bangsa yang ada di provinsi DKI jakarta dapat dilihat di bawah ini, yakni:

Suku Jawa

Suku Jawa merupakan suku terbesar di Indonesia. Daerah asal suku Jawa meliputi tiga provinsi, yaitu Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Di tiga provinsi tersebut, suku Jawa menjadi suku mayoritas. Ternyata di kota Jakarta suku Jawa juga merupakan suku mayoritas. Populasi suku Jawa sekitar 35,16% dari total populasi kota Jakarta.

Suku Betawi

Suku Betawi disebut-sebut sebagai suku asli Jakarta. Sebenarnya suku Betawi merupakan gabungan dari berbagai suku bangsa di Indonesia yang telah mendiami kota Jakarta semenjak era kolonial Belanda. Suku Betawi menggunakan bahasa kreol melayu yang disebut dengan bahasa Betawi. Populasi suku Betawi di Jakarta mencapai 27,65% dari total populasi kota Jakarta.

Suku Sunda

Salah satu provinsi yang berbatasan darat dengan kota Jakarta adalah provinsi Jawa Barat. Makanya tidak mengherankan kalau suku Sunda yang berasal dari Jawa Barat menjadi salah satu suku terbesar di kota Jakarta. Bahkan sebelum adanya orang Betawi, Jakarta disebut-sebut dihuni oleh orang Sunda.

See also:  Ppkm mikro jakarta sampai kapan?

Suku Tionghoa

Sebenarnya orang Tionghoa yang ada di Indonesia terdiri dari berbagai suku. Hanya saja Indonesia mengklarifikasikan mereka menjadi satu kelompok saja yang disebut Tionghoa. Jakarta sendiri ternyata memiliki populasi orang Tionghoa yang cukup besar. Sekitar 5,53% penduduk Jakarta adalah orang Tionghoa.

Suku Batak

Suku Batak merupakan suku bangsa terbesar di kota Jakarta yang berasal dari luar pulau Jawa. Suku Batak sendiri berasal dari provinsi Sumatera Utara. Populasi suku Batak sekitar 3,61% dari total populasi kota Jakarta.

Suku Minangkabau

Sama halnya seperti suku Batak, suku Minangkabau juga berasal dari luar pulau Jawa. Suku Minangkabau berasal dari provinsi Sumatera barat. Suku Minangkabau meliputi 3,18% dari total populasi kota Jakarta.

Suku Melayu

Suku Melayu juga merupakan suku bangsa yang berasal dari luar pulau Jawa. Suku melayu berasal dari berbagai provinsi, seperti provinsi Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Sumatera Utara dan Kalimantan Barat. Dari total populasi kota Jakarta, sekitar 1,62% berasal dari suku Melayu.

Suku Betawi ras nya apa?

Kebudayaan Betawi secara umum merupakan hasil perkawinan berbagai macam kebudayaan, baik yang berasal dari daerah-daerah lain di Nusantara maupun kebudayaan asing. Secara biologis, mereka yang mengaku sebagai orang Betawi adalah keturunan kaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa. Waktu Fatahillah dengan tentara Demak menyerang Sunda Kelapa (1526/27), orang Sunda yang membelanya dikalahkan dan mundur ke arah Bogor. Sejak itu, dan untuk beberapa dasawarsa abad ke-16, Jayakarta dihuni orang Banten yang terdiri dari orang yang berasal dari Demak dan Cirebon.

Sampai JP Coen menghancurkan Jayakarta (1619), orang Banten bersama saudagar Arab dan Tionghoa tinggal di muara Ciliwung. Selain orang Tionghoa, semua penduduk ini mengundurkan diri ke daerah kesultanan Banten waktu Batavia menggantikan Jayakarta (1619). Pada awal abad ke-17 perbatasan antara wilayah kekuasaan Banten dan Batavia mula-mula dibentuk oleh Kali Angke dan kemudianName Cisadane.

Kawasan sekitar Batavia menjadi kosong. Daerah di luar benteng dan tembok kota tidak aman, antara lain karena gerilya Banten dan sisa prajurit Mataram (1628/29) yang tidak mau pulang. Beberapa persetujuan bersama dengan Banten (1659 dan 1684) dan Mataram (1652) menetapkan daerah antara Cisadane dan Citarum sebagai wilayah kompeni.

  1. Baru pada akhir abad ke-17 daerah Jakarta sekarang mulai dihuni orang lagi, yang digolongkan menjadi kelompok budak belian dan orang pribumi yang bebas.
  2. Sementara itu, orang Belanda jumlahnya masih sedikit sekali.
  3. Ini karena sampai pertengahan abad ke-19 mereka kurang disertai wanita Belanda dalam jumlah yang memadai.

Akibatnya, benyak perkawinan campuran dan memunculkan sejumlah Indo di Batavia. Tentang para budak itu, sebagian besar, terutama budak wanitanya berasal dari Bali, walaupun tidak pasti mereka itu semua orang Bali. Sebab, Bali menjadi tempat singgah budak belian yang datang dari berbagai pulau di sebelah timurnya. Sementara itu, orang yang datang dari Tiongkok, semula hanya orang laki-laki, karena itu mereka pun melakukan perkawinan dengan penduduk setempat, terutama wanita Bali dan Nias. Sebagian dari mereka berpegang pada adat Tionghoa (misalnya penduduk dalam kota dan ‘Cina Benteng’ di Tangerang), sebagian membaur dengan pribumi (terutama dengan orang Jawa dan membentuk kelompok Betawi Ora, misalnya di sekitar Parung).

See also:  Pik di jakarta apa?

Apakah Betawi itu Melayu?

Betawi bukanlah bersuku bangsa Melayu, melainkan orang-orang bukan Melayu yang dimelayikkan (bukan dimelayukan). Aslinya, Betawi itu hanyalah semacam nama yang dipelesetkan dari kota bernama Batavia yang pernah disematkan oleh para penjajah dari Belanda.

Apakah Betawi termasuk suku Jawa?

4. Suku Betawi – Suku di Pulau Jawa yang keempat adalah Suku Betawi yang merupakan sebuah suku bangsa di Indonesia yang penduduknya umumnya menempati wilayah Jakarta dan sekitarnya. Mereka adalah keturunan penduduk yang bermukim di Batavia (nama kolonial dari Jakarta) dari sejak abad ke-17.

  1. Sejumlah pihak berpendapat bahwa suku Betawi berasal dari hasil perkawinan antar etnis dan bangsa pada masa lalu.
  2. Secara biologis, mereka yang mengaku sebagai orang Betawi adalah keturunan kaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa yang didatangkan oleh Belanda ke Batavia.
  3. Apa yang disebut dengan orang atau suku Betawi sebenarnya terhitung pendatang baru di Jakarta.

Secara Ras/DNA atau genetika (gen), kelompok etnis ini lahir dari perpaduan etnis asli dengan berbagai kelompok etnis lain yang sudah lebih dulu dan lama hidup di Jakarta, seperti Sunda, Melayu, Makassar, Jawa, Bugis, Tionghoa, Arab, Belanda, Portugis, Bali, dan Ambon.

Secara kesukuan, mulai dari kebudayaan, adat-istiadat, kuliner, kebiasaan masyarakat, tradisi, arsitektur bangunan, motif pakaian tradisional, seni musik, dan kesenian-kesenian lainnya, suku Betawi terpengaruh kuat dari kebudayaan Melayu dan Tionghoa. Bahkan menurut para pakar, hampir setengah dari kebudayaan Betawi ialah kebudayaan Tionghoa dengan setengahnya kebudayaan Melayu.

Hal ini bisa kita lihat dari beberapa adat, tradisi, kebiasaan, kesenian, serta kebudayaan Betawi sangat bercorak Melayu dan Islam. Sisanya, kebudayaan Betawi terpengaruh oleh beberapa suku lain, seperti Sunda, Arab, Portugis, Jawa, Belanda, dan Bali.

Jakarta apakah termasuk Sunda?

TIDAK, DKI Jakarta adalah tidak termasuk Jawa Barat. Jawa Barat merupakan provinsi tersendiri, demikian pula dengan DKI Jakarta. Meski begitu, keduanya memang berada di pulau yang sama yakni Jawa dan wilayah administrasinya pun berdekatan.

orang Betawi asli tinggal dimana?

Suku Kamu Termasuk? Ini 10 Suku Terbesar Di Indonesia

Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta diperingati setiap 22 Juni, dan Tahun 2021 ini Ibu Kota Indonesia tersebut menginjak usia ke-494. Kota Jakarta identik dengan Budaya Betawi, yang merupakan suku asli. Suku Betawi atau orang Betawi bermukim di Jakarta dan daerah-daerah penyangganya seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Baca juga: Fosil Badak Raksasa Seberat 20 Ton Ditemukan di China Penjaga Kebun Binatang Tewas Diterkam Harimau Siberia Dikutip dari pelbagai sumber resmi, suku Betawi mulai terbentuk pada abad ke-17 dan merupakan hasil akulturasi dari beberapa suku seperti Sumatera, Bali, Arab, Cina hingga Portugis.

  1. Dikarenakan berasal dari berbagai latar belakang, penduduk ini mulai mencari identitas kelompok agar terbentuk masyarakat yang homogen dengan sendirinya.
  2. Nama Betawi pun muncul, dan merupakan pemberian dari pihak Belanda.
  3. Usut punya usut, Betawi diambil dari nama Jakarta pada masa itu, yakni Batavia.
  4. Julukan kaum Betawi juga mulai populer pada 1918, saat Mohammad Husni Tamrin membentuk ‘Kaum Betawi’.
See also:  Kapan mall jakarta dibuka?

Sejarah lain yang diungkap situs resmi Setu Babakan, bahwa orang Betawi selanjutnya mulai mencari tempat tinggal layak. Mulanya, mereka memutuskan untuk menghuni kawasan pesisir. Kemudian bergerak lagi ke tengah hingga pinggir kota.

Di Bali ada suku apa?

Suku Asli Bali – Admin disbud | 21 Juni 2021 | 24562 kali Ada pendapat yang mengatakan bahwa suku asli Bali ialah suku Aga yakni salah satu subsuku bangsa Bali yang bermukim di Desa Trunyan. Masyarakat Bali Aga dianggap sebagai orang gunung yang bodoh. Karena masyarakatnya tinggal di pegunungan yang sangat terpencil dan pedalaman sekali serta belum terjamah oleh teknologi sama sekali.

Penduduk asli suku Bali Aga ini bermukim di pegunungan karena masyarakatnya menutup diri dari pendatang yang mereka sebut dengan Bali Hindu, yakni penduduk keturunan Majapahit. Selain itu, masyarakatnya juga menganggap bahwa daerah di pegunungan ialah tempat suci karena daerah tersebut banyak sekali puri dan kuil yang dianggap suci oleh masyarakat Bali.

Selain suku Aga yang ada di Bali, ada pula suku Bali Majapahit. Suku ini berasal dari pendatang Jawa yang sebagian besar tinggal di Pulau Bali khususnya berada di dataran rendah. Masyarakat suku Bali ini berasal dari masyarakat Jawa pada kerajaan Majapahit yang menganut agama Hindu.

Suku apa yang terkecil di Indonesia?

Indonesia adalah negara yang kaya sekali akan keragaman suku bangsanya. Setiap suku bangsa menghasilkan keragaman budaya yang unik. Berdasarkan hasil sensus Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010, Indonesia terdiri atas 1.331 suku bangsa. Berdasarkan data BPS tahun 2010, suku Nias adalah suku dengan jumlah yang paling sedikit, yaitu sebesar 1.041.925 jiwa atau hanya 0,44 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

Suku apa saja yang ada di 34 provinsi?

No.

No. Provinsi Suku Bangsa
1. Nanggroe Aceh Darussalam Aceh, Gayo, Alas, Tamiang, Kluet, Singkil, Anak Jame, Simeuleu
2. Sumatra Utara Melayu, Batak, Toba, Mandailing, Nias, Simalungun, Karo
3. Sumatra Barat Minangkabau
4. Riau Melayu, Anak Dalam, Sakai, Hutan, Talang Mamak, Laut
Adblock
detector