Tanah abang jakarta apa?

tanah abang jakarta apa
Seorang pekerja batik cap di Tanah Abang (foto diambil antara tahun 1910 dan 1930) Tanah Abang adalah salah satu kecamatan di wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Provinsi D.I Jakarta, Indonesia.

Tanah Abang masuk Jakarta Apa?

GEOGRAFIS – Letak / keadaan wilayah Kecamatan Tanah Abang berada di bagian barat Kodya Jakarta Pusat. Wilayah Kecamatan Tanah Abang merupakan wilayah yang padat dengan penduduk yang heterogen serta merupakan sentra perdagangan. Pengurangan penduduk di Kecamatan Tanah Abang disebabkan oleh adanya pembangunan perkantoran, hotel mewah, plaza dan apartemen. Batas wilayah Kecamatan Tanah Abang:

Utara : Kecamatan Gambir Timur : Kecamatan Menteng Selatan : Kodya Jakarta Barat Barat : Kodya Jakarta Selatan (Jl. Gatot Subroto)/li>

Wilayah Kecamatan Tanah Abang berbatasan dengan beberapa kecamatan di wilayah Jakarta Pusat serta beberapa wilayah di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Sebagai pusat perdagangan dan bisnis menyebabkan banyaknya pekerja serta pendatang yang menyebabkan padatnya penduduk di wilayah Kecamatan Tanah Abang. Gambar 2.1 wilayah Kecamatan Tanah Abang terbagi menjadi 7 kelurahan yaitu : Kelurahan Kebon Melati luas wilayah 7,1 km2, Kelurahan Kebon Melati luas wilayah 7,1 km2, Kelurahan Kebon Kacang luas wilayah 12,5 km2, Kelurahan Bendungan Hilir luas wilayah 15,8 km2, Kelurahan Karet Tengsin luas wilayah 15,3 km2, Kelurahan Petamburan luas wilayah 9,0 km2, Kelurahan Kampung Bali luas wilayah 7,3 km2, dan Kelurahan Gelora luas wilayah 25,4 km2.

Terlilat pula luas wilayah di tiap kelurahan di wilayah Kecamatan Tanah Abang. Terlihat adanya perbedaan luas wilayah dan jumlah rumah tangga yang menghuni wilayah tersebut. Hal ini berpengaruh pada jenis permasalahan yang dihadapi di tiap wilayah terutama masalah lingkungan yang berpengaruh terhadap derajat kesehatan.

Gambar 2.2 : memperlihatkan jumlah penduduk dan kepadatan penduduk di wilayah Kecamatan Tanah Abang. Penduduk terpadat ada di wilayah Kelurahan Kebon Melati dan dan yang paling kecil adalah Kelurahan Gelora. Secara umum kepadatan penduduk di wilayah Kecamatan Tanah Abang adalah 1.848 jiwa/km.

See also:  Bunyi sila pertama pada piagam jakarta yang di ganti?

Apa arti Tanah Abang?

Warna tanah yang kemerahan membuat pasukan tersebut menyebutnya ‘ tanah abang ‘ di mana kata abang dalam bahasa Jawa berarti merah. Ada pula yang menyebut kata abang bukan berarti ‘merah’, namun memang berarti sapaan kepada ‘kakak laki-laki’.

Mengapa Tanah Abang disebut Pangkalan?

Nama – Ada beberapa teori yang menjelaskan asal muasal nama Tanah Abang, Salah satu teorinya, saat pasukan Mataram melakukan penyerangan di selatan Batavia pada 1628 dan menjadikan kawasan yang kini disebut Tanah Abang sebagai pangkalan karena kondisinya yang berupa tanah bukit dengan daerah rawa-rawa dan ada Kali Krukut di sekitarnya.

  • Warna tanah yang kemerahan membuat pasukan tersebut menyebutnya ” tanah abang ” di mana kata abang dalam bahasa Jawa berarti merah.
  • Ada pula yang menyebut kata abang bukan berarti “merah”, namun memang berarti sapaan kepada “kakak laki-laki”.
  • Awasan tersebut menjadi dikenal umum setelah seorang Kapten Tionghoa (Kapitein der Chinezen) bernama Phoa Bing Gam mendapatkan izin dari VOC untuk memegang hak kekuasaan hutan di kawasan tersebut, yang mengerjakan terusan dan kanal untuk sarana pengangkutan.

Selama pengerjaan, para pekerjanya yang berasal dari Banten memberikan nama Tanah Abang pada lahan yang dimiliki Phoa Bing Gam. Teori lainnya menyebut bahwa daerah tersebut mulanya disebut sebagai “Nabang”, yang kemudian ditambahkan partikel “De” oleh kolonial Belanda, sehingga menjadi “De Nabang”.

Bagaimana sejarah bangunan Pasar Tanah Abang?

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Pasar Tanah Abang pada tahun 1900 -an Pasar Tanah Abang atau Pasar Sabtu dibangun oleh Yustinus Vinck pada 30 Agustus 1735, Yustinus Vinck mendirikan Pasar Tanah Abang Pasar atas izin dari Gubernur Jenderal Abraham Patras, Izin yang diberikan saat itu untuk Pasar Tanah Abang adalah untuk berjualan tekstil serta barang kelontong dan hanya buka setiap hari Sabtu,

See also:  Terminal yang ada di jakarta timur adalah?

Oleh karena itu, pasar ini disebut Pasar Sabtu. Pasar ini mampu menyaingi Pasar Senen (Welter Vreden) yang sudah lebih dulu maju. Pada tahun 1740 terjadi Peristiwa Geger Pecinan, yaitu pembantaian orang-orang Tionghoa, perusakan harta benda, termasuk Pasar Tanah Abang diporakporandakan dan dibakar. Pada tahun 1881, Pasar Tanah Abang kembali dibangun dan yang tadinya dibuka pada hari Sabtu, ditambah hari Rabu, sehingga Pasar Tanah Abang dibuka 2 kali seminggu.

Bangunan Pasar pada mulanya sangat sederhana,terdiri dari dinding bambu dan papan serta atap rumbia dari 229 papan dan 139 petak bambu. Pasar Tanah Abang terus mengalami perbaikan hingga akhir abad ke-19 dan bagian lantainya mulai dikeraskan dengan pondasi adukan.

  • Pada tahun 1913, Pasar Tanah Abang kembali diperbaiki.
  • Pada tahun 1926 pemerintah Batavia membongkar Pasar Tanah Abang dan diganti bangunan permanen berupa tiga los panjang dari tembok dan papan serta beratap genteng, dengan kantor pasarnya berada di atas bangunan pasar mirip kandang burung.
  • Pelataran parkir di depan pasar menjadi tempat parkir kuda-kuda penarik delman dan gerobak.

Di situ tersedia kobakan air yang cukup besar, dan di seberang jalan ada toko yang khusus menjual dedak makanan kuda. Beberapa puluh meter dari toko dedak ada sebuah gang yang dikenal sebagai Gang Madat, tempat lokalisasi para pemadat. Pada zaman pendudukan Jepang, pasar ini hampir tidak berfungsi, dan menjadi tempat para gelandangan.

Apakah Pasar Tanah Abang masih eksis?

JAKARTA, KOMPAS.com — Mendengar nama Pasar Tanah Abang yang berada di kawasan Jakarta Pusat ini rasanya tak asing lagi. Tentu saja karena Pasar Tanah Abang telah bediri sejak 282 tahun yang lalu, tepatnya pada 1735. Seiring berjalannya waktu, banyak pula perubahan di pasar tersebut. tanah abang jakarta apa KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Suasana Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Kamis (9/11/2017).1. Dulunya Hanya Buka pada Hari Sabtu Pada 1735, Pasar Tanah Abang yang didirikan Yustinus Vinck dikenal dengan nama Pasar Sabtu. Di pasar tersebut, ramai penjual tekstil hingga barang kelontong yang hanya buka pada Sabtu.

  • Ala itu, Pasar Sabtu merupakan salah satu pusat perdagangan yang sangat terkenal di Ibu Kota.
  • Baca juga: Kurma Nabi, dari Tanah Suci sampai Tanah Abang ) Tidak hanya itu, Pasar Tanah Abang juga dikenal orang-orang Belanda dengan panggilan De Nabang.
  • Abarnya dulu di sana terdapat banyak pohon nabang atau sejenis pohon palem.
See also:  Kapan ujian mandiri uin jakarta 2022?

Selanjutnya, diubah lagi oleh masyarakat Batavia menjadi Tenabang. Saat ini Pasar Tanah Abang buka setiap hari, mulai pagi hingga sore hari. tanah abang jakarta apa KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Suasana Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Kamis (9/11/2017).2. Salah Satu Pusat Grosir Terbesar di Jakarta Pasar Tanah Abang telah melegenda selama ratusan tahun. Hingga kini, pusat perbelanjaan ini masih eksis dan menjadi incaran masyarakat Jakarta dan luar Jakarta.

Adblock
detector