Tempat wisata jakarta yang buka?

tempat wisata jakarta yang buka
Monas menjadi salah satu tempat wisata yang sudah buka di Jakarta, dengan jadwal buka setiap hari pada pukul 08.00 – 22.00 WIB. Harga Tiket Masuk Monumen Nasional Catatan : untuk tiket masuk kategori apapun, pengunjung diwajibkan membeli kartu elektronik sebagai tiket masuk resmi Monas.

Icon Jakarta Apa?

Jakarta dipenuhi landmark-landmark megah dan ikonik. Simak landmark Jakarta terpopuler berikut: Landmark Jakarta – Sebagai ibu kota negara Republik Indonesia, Jakarta menjadi tempat berdirinya ikon dan landmark-landmark nasional yang megah. Dari sekian banyak landmark yang ada di Jakarta, berikut adalah landmark Jakarta yang paling ikonik serta terkenal! tempat wisata jakarta yang buka Lokasi: Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta Monumen Nasional | Sumber gambar: Wikimedia Monas atau Tugu Monas, adalah landmark dari Jakarta satu ini sudah lama menjadi ikon kebanggaan masyarakat Indonesia. Memiliki tinggi 132 meter, monumen ini diprakarsai oleh presiden pertama Ir. Soekarno untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan. Temukan lebih banyak pilihan hotel dan penginapan dekat Monumen Nasional dengan penawaran harga terbaik di Traveloka Lokasi: Persimpangan jalan M.H. Thamrin dengan Jalan Imam Bonjol, Jalan Sutan Syahrir, dan Jalan Kebon Kacang, Jakarta Bundaran HI | Sumber gambar: Wikipedia Jakarta menyimpan banyak sekali landmark-landmark ikonik. Selain Monumen Nasional, ada pula Bundaran HI dengan Monumen Selamat Datang-nya yang sangat populer. Nama Bundaran HI sendiri merujuk pada Hotel Indonesia (HI) yang berlokasi menghadap ke bundaran dengan air mancur yang ikonik ini. Temukan lebih banyak pilihan hotel dan penginapan dekat Bundaran HI dengan penawaran harga terbaik di Traveloka Lokasi: 2, Jl. Gatot Subroto No.1, RT.2/RW.1, Menteng Dalam, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota tempat wisata jakarta yang buka Patung Dirgantara | Sumber gambar: Wikipedia Lebih dikenal dengan nama Patung Pancoran karena lokasinya yang berada di daerah Pancoran, Patung Dirgantara merupakan salah satu landmark ikonik yang ada di Jakarta.

See also:  Kapan karaoke jakarta dibuka?

Apa ikon Jakarta?

Monas atau disingkat Monumen Nasional merupakan Icon atau Lambang dari Kota Jakarta dan sekaligus Ciri Khas Negara Indonesia. Di atas menara terdapat bongkahan emas yang berbentuk kobaran api (gelora api) yang memberikan symbol semangat perjuangan merebut kemerdekaan dan mengisi kemerderkaan.

Di lantai dasar menara terdapat diorama sejarah perjuangan anak bangsa dari sebelum masa penjajahan, saat masa penjajahan, dan saat kemerdekaan. Di sini pula disimpan Naskah Proklamasi. Pengunjung akan disuguhkan pembacaan Teks Proklamasi yang dibacakan oleh Bung Karno dengan direkam oleh Radio. Pengunjung wajib antri untuk naik ke puncak menara dengan menggunakan Lift yang hanya berkapasitas 10 orang.

Terdapat 2 (dua) Lift, yakni 1 Lift untuk Tamu VIP dan 1 Lift untuk umum. Disarankan untuk datang pada hari kerja biasa (tidak saat liburan sekolah atau weekend) untuk menghindari antrian lift menuju puncak menara. Di atas menara, pengunjung dapat menikmati panorama Ibukota dari atas ketinggian.

  1. Di pelataran monas juga terdapat patung-patung heroic jaman sejarah kerajaan Majapahit (terdapat replica patung Gajah Mada dan Prajurit Majapahit saat pengucapan Sumpah Palapan oleh Mahapatih Gajah Mada).
  2. Pelataran dikelilingi oleh Taman yang luasnya kurang lebih 80 hektar, menjadikan Taman Monas sebagai taman terbesar di Asia Tenggara.

untuk keliling areal taman, disediakan kereta mobil secara cuma-cuma oleh Pemerintah DKI Jakarta.

Wilayah kota di Jakarta ada berapa?

Sekilas Tentang Provinsi DKI Jakarta Provinsi DKI Jakarta mempunyai luas daratan 661,52 km2 dan lautan seluas 6.977,5 km2 serta tercatat ±110 pulau yang tersebar di Kepulauan Seribu. Secara administrasi, Provinsi DKI Jakarta terbagi menjadi 5 wilayah Kotamadya dan 1 Kabupaten Administrasi yaitu Jakarta Pusat dengan luas daratan 47,90 km2; Jakarta Utara dengan luas daratan 154,01 km2, Jakarta Barat dengan luas daratan 126,15 km2; Jakarta Selatan dengan luas daratan 145,73 km2; Jakarta Timur dengan luas daratan 187,73 km2 dan Kabupaten Adm.

Kepulauan Seribu. Jumlah penduduk Provinsi DKI Jakarta 9,041 juta jiwa dengan kepadatan penduduk 13.667,01 jiwa per km2. Jakarta beriklim tropis, dengan suhu tahunan rata-rata 27°C dengan kelembaban 80-90%. Karena terletak di dekat garis khatulistiwa, arah angin dipengaruhi oleh angin musim. Angin musim barat bertiup antara November dan April, sedang angin musim timur antara Mei dan Oktober.

Curah hujan rata-rata 2.000 mm, curah hujan paling besar sekitar bulan Januari dan paling kecil pada bulan September. Provinsi DKI Jakarta terletak disebelah Selatan Laut Jawa; sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten/Kota Bekasi; sebelah Selatan dengan Kabupaten/Kota Bogor dan Depok serta sebelah Barat dengan Kabupaten/Kota Tangerang.

  1. Lokasi Provinsi DKI Jakarta yang strategis di Kepulauan Indonesia menjadikan Jakarta pintu gerbang utama dalam perdagangan antar pulau dan hubungan Internasional dengan pelabuhan utamanya Tanjung Priok dan Bandara Soekarno Hatta.
  2. Nama kota JAKARTA dapat kita telusuri mulai abad ke-14.
  3. Ota ini pada masa itu masih bernama Sunda Kelapa, yakni sebagai pelabuhan kerajaan Pajajaran.
See also:  Apa yang kamu ketahui tentang peristiwa rengasdengklok dan piagam jakarta?

Kemudian, pada tanggal 22 Juni 1527, oleh Fatahillah, nama Sunda Kelapa diganti menjadi Jayakarta. Dalam perjalanannya dari masa ke masa, nama Jayakarta pun mengalami perubahan. Menurut catatan, pada 4 Maret 1621, Belanda untuk pertama kalinya membentuk pemerintahan kota di tempat ini, yang diberi nama Stad Batavia; Sampai dengan menjelang pemerintahan Jepang, sebelum tanggal 8 Januari 1935 (masa awal dimulainya pemerintahan Jepang), nama Batavia tetap dipertahankan.

Pada masa pemerintahan Jepang diubah menjadi Jakarta (Jakarta Toko Betshu Shi) dan setelah kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada September 1945, pemerintah kota Jakarta diberi nama “Pemerintah Nasional Kota Jakarta.” Sejak itu nama Jakarta tidak mengalami perubahan lagi sampai sekarang. Melengkapi keabsahan keberadaan kota Jakarta, tanggal 22 Juni – tanggal digantinya nama Sunda Kelapa menjadi Jayakarta — melalui Keputusan DPR Kota Sementara No.6/D/K/1956, ditetapkan sebagai hari jadi kota Jakarta.

Kondisi Umum Kota Jakarta:

    Jakarta, dengan luas kota: 661,52 Km2, terletak di antara 60 8′ Lintang Selatan dan 106 0 48′ Bujur Timur. Sebelah barat berbatasan dengan Propinsi Banten dan sebelah timur dan selatan berbatasan dengan Propinsi Jawa Barat.

Adblock
detector