Pahlawan Yang Berasal Dari Kabupaten Tangerang?

KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – Dispora Kabupaten Tangerang mengusulkan kepada pemerintah pusat agar Raden Arya Wangsakara sebagai pahlawan asal Tangerang.
Sosok Raden Aria Diketahui, Raden Aria Wangsakara dikenal sebagai tokoh pendiri Tangerang sekaligus ulama kharismatik di wilayah tersebut.

Siapakah nama pahlawan yang ada di Tangerang?

Pahlawan Nasional Raden Aria Wangsakara merupakan pendiri wilayah Tangerang.

Siapakah pahlawan yang berasal dari Banten?

Sultan Ageng Tirtayasa

Sultan Ageng Tirtayasa merupakan sultan Banten ke-6 yang lahir pada tahun 1631 dengan nama kecil Abdul Fatah. Dirinya diangkat menjadi sultan pada usia yang masih muda (20 tahun) dan mendapatkan gelar Sultan Ageng Tirtayasa.

Siapakah nama pahlawan yang berasal dari Maluku?

KOMPAS.com – Kapitan Pattimura atau Pattimura berasal berasal dari Maluku Tengah. Pattimura memiliki asli Thomas Matulessy. Pattimura lahir di Desa Haria, Pulau Saparua, Maluku, 8 Juni 1783. Ayahnya bernama Frans Matulessy dan ibunya bernama Fransina Silahoi.

Siapakah nama pahlawan yang melawan VOC di Banten?

Sultan Ageng Tirtayasa berkuasa di Kesultanan Banten pada periode 1651-1683, ia memimpin banyak perlawanan terhadap Belanda. Masa itu, VOC menerapkan perjanjian monopoli perdagangan yang merugikan Kesultanan Banten. Kemudian Sultan menolak perjanjian ini dan menjadikan Banten sebagai pelabuhan terbuka.

Siapa pendiri Tangerang?

Arya Wangsakara dikenal sebagai pendiri wilayah Tangerang.

Daan Mogot pahlawan apa?

Daan Mogot (28 Desember 1928 – 25 Januari 1946) adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia dan mantan anggota (dan pelatih) PETA di Bali dan Jakarta pada tahun 1942-1945. Setelah Perang Dunia ke-2 selesai, ia menjadi Komandan TKR di Jakarta dengan pangkat Mayor.

Diantara tokoh berikut manakah yang termasuk tokoh yang berasal dari Banten?

Berikut adalah 5 pahlawan yang berasal dari Banten yang wajib diketahui, dikutip dari situs web Dinas Sosial provinsi Banten

See also:  Bangunan Apa Saja Yang Ada Di Kota Tangerang?
  • Sultan Ageng Tirtayasa. Pahlawan yang berasal dari Banten yang pertama adalah Sultan Ageng Tirtayasa.
  • Mr. Syafruddin Prawiranegara.
  • Brigjen K.H Syam’un.
  • Nyimas Gamparan.
  • Nyimas Melati.
  • Siapa saja pendiri Banten?

    Kesultanan Banten didirikan pada abad ke-16 Masehi oleh Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah, meski sang sunan tidak pernah menjadi raja di sana. Raja pertama Kesultanan Banten adalah Sultana Maulana Hasanuddin (1552-1570 Masehi), yang juga putra Sunan Gunung Jati.

    Ulama Banten Siapa saja?

    Napak Tilas: Tiga Ulama Karismatik di Banten

    1. Abuya Syar’I Ciomas Banten.
    2. Abuya Muhtadi Cidahu Pandeglang Banten.
    3. Abuya Munfasir Pandarincang Banten.

    Siapa nama pahlawan dari Maluku Utara?

    Tepat hari ini, 10 Februari pada 1528 silam, Sultan Baabullah lahir di Ternate, Maluku Utara. Ia merupakan putra dari Raja Ternate Sultan Khairun dan permaisurinya Boki Tanjung. Sejak kecil, Baabullah sudah dikenal sebagai sosok yang pemberani dan bertanggung jawab.

    Siapa saja pahlawan yang berasal dari Ambon?

    Thomas Matulessy juga dikenal dengan nama Kapitan Pattimura atau Pattimura adalah Pahlawan nasional Indonesia dari Maluku.

    Siapa saja tokoh yang ikut berjuang dalam perang Maluku?

    Dalam pertemuan tersebut, mereka sepakat untuk melawan dan Pattimura dipercaya sebagai pemimpin perlawanan. Selain itu, terdapat tokoh-tokoh lain yang berjasa besar dalam Perang Saparua, yaitu Anthonie Rhebok, Thomas Pattiwael, Lucas Latumahina, Said Perintah, Ulupaha, dan Christina Martha Tiahahu.

    Siapakah nama raja Banten yang bekerja sama dengan Belanda?

    Sultan Haji bekerjasama dengan VOC

    Tentunya bantuan dari Belanda tidak datang secara cuma-cuma. Hal inilah yang membuat kedua belah pihak sering mengadakan perjanjian. Sebagai imbalan membantu Sultan Haji mendapatkan takhta kesultanan, Belanda mengajukan empat syarat, yaitu: Banten harus menyerahkan Cirebon kepada VOC.

    See also:  Sebutkan 5 Nama Bangunan Tua Yang Ada Di Kota Tangerang?

    Siapakah nama lain Sultan Ageng Tirtayasa?

    Sultan Ageng Tirtayasa atau Pangeran Surya berkuasa antara tahun 1651-1683. Selama berkuasa, perannya tidak sebatas memajukan Kesultanan Banten. Raja dari Banten yang gigih menentang VOC adalah Sultan Ageng Tirtayasa.

    Siapa yang berjuang melawan VOC di Batavia?

    SULTAN Agung Hanyokrokusumo, Raja Mataram Islam merupakan penguasa lokal pertama yang secara besar-besaran melakukan perlawanan dengan Belanda yang kala itu hadir lewat kongsi dagang VOC (Vereenigde Ooos Indische Compagnie). Perlawanan Sultan Agung terhadap VOC di Batavia dilakukan pada tahun 1628 dan 1629.

    Siapa yang memimpin perjuangan di daerah Banten?

    Perlawanan rakyat Banten terhadap hegemoni VOC berlangsung pada saat Sultan Ageng Tirtayasa naik takhta, tepatnya pada tahun 1651. Dalam upaya perlawanan terhadap VOC, Sultan Ageng Tirtayasa dengan mengirim pasukannya untuk menggangu kapal-kapal milik VOC serta merusak beberapa kebun tebu milik VOC.

    Siapa saja nama pahlawan nasional?

    Pahlawan Nasional Indonesia

  • Sultan Agung (1591-1645)
  • 7. Sultan Hasanuddin (1631-1670)
  • Nyi Ageng Serang (1752-1828)
  • Kapitan Pattimura (1783-1817)
  • 10. Tuanku Imam Bonjol (1772-1864)
  • Pangeran Diponegoro (1785-1855)
  • Martha Kristina Tiahahu.
  • 13. Sri Susuhunan Pakubuwono VI (1807-1848)
  • Dari mana asalnya Sultan Ageng Tirtayasa?

    Tirtayasa dari Banten (lahir di Kesultanan Banten, 1631 – meninggal di Batavia, Hindia Belanda, 1692 pada umur 60–61 tahun) adalah sultan Banten ke-6. Ia naik takhta pada usia 20 tahun menggantikan kakeknya, Sultan Abdul Mafakhir yang wafat pada tanggal 10 Maret 1651, setelah sebelumnya ia diangkat menjadi Sultan Muda

    Siapakah nama pahlawan yang berasal dari Jawa Tengah?

    Berikut ini para pahlawan nasional yang berasal dari Jawa Tengah dikutip dari laman sejarahlengkap.com:

    1. 1 Jenderal TNI (Anm) Ahmad Yani.
    2. 2 R.A. Kartini.
    3. 3 Jenderal Gatot Subroto.
    4. 4 MGR A.Sugiopranoto SJ.
    5. 5 Dr.
    6. 6 Sri Susuhunan Pakubuwono VI.
    7. 7 Jenderal Oerip Soemohardjo.
    8. 8 Jenderal Soedirman.

    Leave a Comment

    Your email address will not be published.

    Adblock
    detector